MA
Jumat, 26 Februari 2021 - 10:25 WIB

Aksi Nyata Perangi Sindikat, BP2MI Selamatkan 11 Calon Pekerja Migran Korban TPPO

Foto/Dok BP2MI/Economiczone
Foto/Dok BP2MI/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali menyelamatkan sebanyak 11 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari upaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO)  di Tangerang, Banten, Kamis 25/2/2020.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyatakan, sebanyak 11 CPMI telah berhasil diselamatkan oleh BP2MI bekerjasama dengan Polda Banten.

"Ini upaya nyata dari aksi pemberantasan sindikat dan upaya nyata yang dilaksanakan BP2MI untuk menyelamatkan korban dari upaya tindak pidana perdagangan orang," jelas Benny di Jakarta, Jumat  26/2/2021.

Benny mengatakan, sebelumnya BP2MI menerima  pengaduan dari  masyarakat perihal adanya tempat yang diduga dijadikan penampungan CPMI Ilegal atau non prosedural di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

"Informasi kami terima  Kamis, 25 Februari 2021, sekitar pukul 14.20 WIB, melalui Kepala UPT BP2MI Serang bahwa ada tempat penampungan yang diduga ilegal. Kemudian petugas langsung menindaklanjuti tempat tersebut," jelasnya

Berangkat dari keterangan tersebut, sambung Benny,  petugas BP2MI melakukan inspeksi ke dalam gedung, yang dikunci oleh seorang penjaga yang bernama Adum. Sebelumnya Adum enggan untuk membuka ruko tersebut dengan dalil  menunggu persetujuan Bos-nya. Namun, dengan desakan petugas, tanpa halangan berarti akhirnya pintu dibuka juga.

"Di mana di lantai dua  gedung terdapat 11 orang perempuan yang ketika di tanya petugas, mereka menjawab bahwa ingin jadi PMI  di Timur Tengah," ujar Benny.

Setelah dilakukan penelusuran, lanjut Benny, diketahui bahwa patut diduga telah terjadi aktivitas pemberangkatan CPMI ilegal atau non prosedural.  "Karena disebutkan biasanya disini hanya jadi tempat transit saja, untuk medical, lalu dibawa para CPMI dibawa ke Condet Jakarta  sebelum diberangkatkan," ujarnya.

Kepala UPT BP2MI Serang, Lismia Elita mengatakan, setelah melakukan  koordinasi dengan Polda Banten perihal kondisi lapangan, lalu diambil langkah kepada 11 perempuan yang diduga CPMI nonprosedural tujuan negara penempatan  Timteng dibawa ke P4TKI Tangerang untuk dilakukan pendataan.

"Setelah tiba P4TKI Tangerang sekitar pukul 18.00 WIB, diberikan mereka diberikan arahan, dan selanjutnya dilakukan penanganan oleh Polda Banten, termasuk dokumen-dokumen yang ditemukan di lokasi. Namun,  tidak ada Paspor dan Tiket, hanya dokumen-dokumen  photocopy KK dan KTP yang ada pd PMI," katanya.

Lismia mengatakan, selanjutnya sudah dilakukan koordinasi UPT BP2MI  Jakarta, apabila diperlukan para CPMI akan di bawa ke Shelter UPT BP2MI Jakarta untuk diinapkan dan dilakukan tindaklanjut lainnya sesuai kebutuhan penegakan hukum selanjutnya.

TAGS
  1. BP2MI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
05/06/2026 17:17 WIB
Pemerintah Tarik Utang Rp386 Triliun hingga Mei 2026
Meski pemerintah terus menambah pembiayaan utang, Purbaya menegaskan kondisi pasar surat utang domestik masih relatif stabil di tengah tekanan pasar keuangan global dan pelemahan nilai tukar rupiah.
 
Nasional
05/06/2026 16:49 WIB
Kampanye Bumi Hijau Telkomsel Dukung Bisnis Hingga UMKM
Melalui tiga pilar utama yakni Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business,
 
Nasional
04/06/2026 16:50 WIB
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Menyatukan kapabilitas AI TelkomGroup dalam ekosistem terintegrasi untuk hadirkan solusi AI yang berdaulat, berdampak, dan berkelanjutan.
 
Nasional
04/06/2026 14:51 WIB
Krom Bank Catat 1 Juta Rekening Hingga DPK Tembus Rp10 Triliun
Selain mencatat pertumbuhan jumlah rekening dan DPK, Krom juga menyatakan mampu mempertahankan profitabilitas secara konsisten sejak beroperasi sebagai bank digital.
 
Nasional
04/06/2026 14:00 WIB
Pemerintah Klim Penerimaan Pajak Mei 2026 Tumbuh 22%
Lonjakan penerimaan itu turut mendorong keseimbangan primer bulan Mei kembali ke zona positif.
 
Nasional
04/06/2026 11:21 WIB
Glodok Sentra Elektronik "Hidup Segan Mati Tak Mau" 
Para pedagang mengeluhkan pembeli yang semakin hilang membuat omzet penjualan turun drastis dan tidak sebesar seperti dahulu saat masih ramai, meski mereka kini mengandalkan pelanggan langganannya.
 
Nasional
03/06/2026 18:32 WIB
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
Telkomsel