Aldhi Chandra
Rabu, 16 Desember 2020 - 01:44 WIB

Sempat Terhenti karena Covid-19, BP2MI Lepas Pekerja Migran Program G to G Jepang

Foto/Dok BP2MI/Economiczone
Foto/Dok BP2MI/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melepas sebanyak 116 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Program Government to Government (G to G) Jepang. Pekerja Migran tersebut bekerja sebagai Kangoshi (nurse) dan Kaigofukushishi (careworker).

Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyatakan, PMI yang dilepas telah melalui berbagai tahapan seperti Pre Departure Orientation (PDO) dan berbagai pelatihan. Pempatan PMI ke Jepang, sebelumnya sempat terhenti prosesnya karena pandemi covid-19. 

"Saya apresiasi calon PMI yang telah mengikuti PDO dengan baik. Sekarang mereka memiliki bekal untuk memahami peran dan tanggung dalam pekerjaan, bekal untuk tidak terjerumus ke dalam gaya hidup bebas, dan penggunaan narkotika. Juga bekal untuk memanfaatkan kelas online Universitas Terbuka, mengelola penghasilan dengan baik, menjadi duta wisata, dan tentu saja bagaimana untuk melindungi diri sendiri," ujar Benny kepada para PMI Jepang di Graha Insan Cita Depok, Selasa 15/12.

Secara Virtual, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, bangga bisa melihat dan  mengantarkan para PMI ke Jepang. Ida meminta agar semua bisa bekerja dengan sungguh-sungguh, namun tetap jaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan. 

"Ini sangat berat dimana proses sempat tertunda, karena Pandemi.
Mewakili Pemerintah mengucapkan terimakasih kepada Jepang yang sangat peduli kepada PMI Jepang, terimakasih kepada semua pihak yang membantu kelancaran ini," ujarnya.

Ida mengatakan, program G to G Jepang  sudah berjalan selama 13 Tahun. Ini akan menjadi solusi karena saat ini  sedang kekurangan tenaga kerja akibat aging population yang ada di Jepang. Menurutnya,  program penempatan ini adalah kerjasama yang saling menguntungkan dan ivenstasi jangka panjang yang memberikan efek domino bagi dua negara. 

Benny menambahkan, sesampainya di Jepang, ke  116 CPMI akan kembali mengikuti pelatihan Bahasa Jepang lanjutan selama 6 bulan. Bukan hanya agar lulus pelatihan, tapi karena kemampuan bahasa menjadi kunci dari pelindungan diri dan juga penentu keberhasilan kerja di negara penempatan.

Untuk Batch 13 tahun 2020 ini, terdapat 305 CPMI akan mengikuti pelatihan Bahasa Jepang lanjutan dan 2 orang dibebaskan pelatihan dengan rincian: The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS) Tokyo sebanyak 88 orang, AOTS Osaka sebanyak 116 orang, dan AOTS Nagoya sebanyak 101 orang. 
 
"Dari total 305 orang tersebut, kami bagi menjadi 2 gelombang dimana 196 orang lainnya akan mengikuti Pre Departure Orientation minggu depan tanggal 20 Desember 2020 dan kemudian akan diberangkatkan ke Jepang," jelasnya.

Kepala BP2MI  mengapresiasi dukungan dan perhatian dari semua institusi pemerintah yaitu Kemenaker, Kemenkes, dan Kemenlu yang terlibat langsung dalam penempatan ini. Juga kepada Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, JICWELS, Japan Foundation, dan  AOTS.

TAGS
  1. BP2MI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Mesin Pertumbuhan Anyar Berjalan, GOTO Pastikan Target EBITDA 2026 Tak Goyah
Perseroan juga menaikkan proyeksi kinerja bisnis Fintech menjadi Rp1,7 triliun-Rp1,8 triliun dari sebelumnya Rp1,4 triliun-Rp1,5 triliun.
 
Nasional
5 jam yang lalu
Inggris Dukung Penuh Langkah Strategis Indonesia Masuk Blok CPTPP
Menko Airlangga juga menyampaikan perkembangan proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).
 
Nasional
7 jam yang lalu
Untung Besar Kawasan Industri Berkat Ledakan Ekspansi Pusat Data
Pasalnya, penyerapan lahan ikut terkerek seiring dengan besarnya permintaan lahan untuk pengembangan data center.
 
Nasional
8 jam yang lalu
Pasar Tenang Usai Gubernur BI Mundur, Mirae Asset Sebut Investor Pilih "Wait and See"
Setelah reaksi awal yang relatif tenang, fokus investor diperkirakan akan beralih pada proses transisi kepemimpinan BI serta konsistensi kebijakan moneter yang akan ditempuh untuk menjaga stabilitas ekonomi dan pasar keuangan.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Gebrakan Baru BMW di GIIAS 2026: Sambut Kehadiran New BMW iX3 Neue Klasse!
Pengunjung juga dapat mencoba langsung 11 model BMW dan MINI melalui fasilitas test drive.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Tampil Beda! Koleksi MINI Collection Terbaru Resmi Hadir di GIIAS 2026
Pembukaan BMW Group Pavilion turut dihadiri President Director BMW Group Indonesia Peter Medalla, Director of Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania, serta Head of MINI Asia Daren Ching.
 
Nasional
23 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen Temui Gubernur Jabar KDM, Dukung Kesejahteraan Pensiunan ASN
Bank Mandiri Taspen untuk memperkenalkan lebih dekat peran strategisnya sebagai mitra PT TASPEN (Persero) dalam menyalurkan berbagai manfaat program bagi aparatur sipil negara (ASN)
Ad Placholder