Endang Muchtar
Rabu, 02 September 2026 - 14:19 WIB

Jalan di Tempat: Laporan Lengkap Kinerja DPR Tahun Sidang 2025–2026

Foto/istimewa/ECONOMICZONE
Foto/istimewa/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE -Jalan di Tempat: Laporan Lengkap Kinerja DPR Tahun Sidang 2025–2026 DPR menjabarkan kinerjanya selama setahun pada periode 2025-2026 dalam rapat Paripurna HHUT ke-81 RI Selasa 1 September 2026.

Sejumlah kinerja dipaparkan ketua DPR Puan Maharani di gedung DPR RI dalam pidato dalam dalam rangka HUT ke 81 DPR RI dan penyampaian laporan kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026, Selasa (1/9/2026).

Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sepanjang Tahun Sidang 2025–2026 dinilai mengalami stagnasi serius dan gagal memenuhi ekspektasi publik.

Laporan evaluasi tahunan menunjukkan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran yang dijalankan parlemen tidak mengalami kemajuan berarti dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Rapor merah ini memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kelompok sipil dan pengamat politik, mengingat besarnya alokasi anggaran negara yang terserap untuk operasional lembaga perwakilan rakyat tersebut.

Evaluasi mendalam terhadap kinerja DPR sepanjang periode 2025–2026 menyoroti beberapa titik kritis:

# Legislasi Minim Hasil: Target Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas kembali gagal tercapai, dengan sebagian besar rancangan undang-undang (RUU) krusial tertahan di tahap pembahasan tanpa kepastian pengesahan.

# Pengawasan Formalitas: Fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah dinilai tumpul dan cenderung kompromistis, sehingga gagal mengoreksi program eksekutif yang berdampak buruk pada masyarakat.

# Anggaran Kurang Berpihak: Alokasi APBN yang disetujui masih minim keberpihakan pada sektor riil, jaminan sosial, dan pemulihan ekonomi masyarakat bawah.

# Masalah Absensi Kronis: Tingkat kehadiran anggota dewan dalam rapat paripurna dan rapat komisi tetap rendah, yang berdampak langsung pada lambatnya pengambilan keputusan strategis.

Stagnasi ini menunjukkan perlunya pembenahan total pada sistem kerja parlemen. DPR tidak boleh sekadar menjadi stempel bagi kebijakan pemerintah. Transparansi kehadiran, akuntabilitas pembahasan undang-undang, serta pelibatan publik yang bermakna (meaningful participation) harus segera diwujudkan agar kepercayaan masyarakat tidak semakin merosot.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
11 jam yang lalu
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
BTW 2026 menjadi momentum TelkomGroup memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah dan pelaku industri untuk mendorong transformasi digital nasional
 
Nasional
16/10/2026 14:41 WIB
Debut Akting Azka Corbuzier di New York Dipuji, Home, Almost Sentuh Emosi Penonton
Pemutaran perdana dunia film pendek Home, Almost di Urbanworld Film Festival 2026, New York, menjadi momen berkesan bagi Azka Corbuzier yang menjalani debut aktingnya melalui film tersebut. Karya arahan Tumpal Tampubolon itu mendapat sambutan antusias, dengan sejumlah penonton menyampaikan…
 
Nasional
13/10/2026 08:04 WIB
Telkom University Terus Berkoordinasi dalam Proses Pencarian Mahasiswa Maisha Aurelia Rafif
Telkom University dukung upaya pencarian bersama keluarga dan pihak berwenang
 
Nasional
13/10/2026 02:00 WIB
Kolaborasi Tokopedia & TikTok Shop Dongkrak Transaksi Momami hingga Dua Kali Lipat Lewat #BeliLokal Brand Day
melalui Tokopedia dan TikTok Shop, didukung oleh puluhan ribu video affiliate creator setiap bulannya.
 
Nasional
12/10/2026 19:00 WIB
Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti
Penataan portofolio bisnis secara terukur dan berlandaskan tata kelola yang baik menjadi pijakan transformasi TelkomGroup menuju pertumbuhan berkelanjutan
 
Nasional
12/10/2026 14:56 WIB
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi
InfraNexia siapkan kapasitas backbone hingga 600 Gbps di sejumlah titik kritikal untuk menjamin kelancaran operasional acara
 
Nasional
09/10/2026 16:51 WIB
Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026
Melalui Telkom Solution, Telkom mempertemukan kapabilitas teknologi dan kolaborasi lintas sektor guna mendorong pemanfaatan AI yang berdampak bagi bisnis
Ad Placholder