Roni Mawardi
Jumat, 12 Juni 2026 - 19:33 WIB

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

Foto/Dok-BankJakarta/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BankJakarta/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - JAKARTA – Dorong layanan perbankan digital, Bank Jakarta kembali hadir di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI Jakarta pada Jakarta Fair 2026 yang berlangsung dari 11 Juni s/d 12 Juli 2026 di JI Expo Kemayoran. Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo dalam pembukaan Jakarta Fair 2026 di Jakarta (11/6) mengatakan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi JakOne Mobile untuk bertransaksi di berbagai merchant Jakarta Fair 2026 maupun tenant UMKM yang tersedia di berbagai hall di area Jakarta Fair.

Agus H. Widodo menyampaikan kehadiran Bank Jakarta di Jakarta Fair merupakan bentuk upaya Bank Jakarta untuk hadir dan senantiasa relevan ditengah masyarakat. Melalui kehadiran konsep baru yaitu Engagement Store dengan menggandeng Bli-Bli, salah satu e-commerce ternama, Agus berharap warga  masyarakat Jakarta dapat menikmati pengalaman belanja dan transaksi yang unik dan berkesan. 

Lebih lanjut Agus juga menyampaikan bahwa pengunjung Jakarta Fair juga dapat melakukan berbagai transaksi perbankan lainnya di Bank Jakarta Engagement Store diantaranya pembukaan rekening secara online melalui aplikasi JakOne, serta pengajuan kredit dan pembiayaan. Bank Jakarta juga menghadirkan layanan ATM-CRM dimana pengunjung Jakarta Fair dapat melakukan aktivitas tarik dan setor tunai.   

Masih dalam lokasi yang sama yakni di Anjungan Pemprov DKI Jakarta, pengunjung juga dapat mengunjungi booth Badan pendapatan daerah dan melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BPNKB) menggunakan EDC dan aplikasi JakOne Mobile.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi mengajak warga masyarakat Jakarta untuk dapat mengunjungi Bank Jakarta Engagement Store di Hall C1 Anjung Pemprov DKI Jakarta.  “Melalui kehadiran Bank Jakarta di Jakarta Fair 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman bertransaksi yang dapat memperkuat engagement antara Bank Jakarta dengan nasabah dan masyarakat. Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi layanan serta memperluas kolaborasi untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutup Arie.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
5 jam yang lalu
Kenaikan Harga Pertamax Berdampak Menggerusnya Anggaran Rumah Tangga
Kelompok masyarakat kelas menengah pun dinilai menjadi pihak paling terdampak karena harus menyesuaikan anggaran transportasi di tengah berbagai kebutuhan yang meningkat pula.
 
Nasional
6 jam yang lalu
Keterbatasan Lahan Membuat Bertahan Hidup di Ibukota
Bau tidak sedap juga mewarnai kawasan tersebut. Kawasan permukiman itu diapit bantaran kali ibukota. Tempat tersebut juga minim pencahayaan. Di setiap tempat tinggal warga tidak memiliki pintu.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 12 Juni 2026: Tembus Rp 2,7 Juta Lagi
Sebelumnya, harga emas Antam (ANTM) pada hari Kamis (11/6/2026) sempat ambles Rp 24.000 ke level Rp 2.689.000 per gram.
 
Nasional
14 jam yang lalu
Maybank Buka Suara soal Pemeriksaan Kejagung terkait Salim Ivomas
"Dalam memberikan fasilitas kredit, perseroan senantiasa mengikuti kaidah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melalui analisa dan prinsip kehati-hatian yang berlaku," tegasnya.
 
Nasional
14 jam yang lalu
Pengetatan Restitusi Pajak Dinlai Berpotensi Tekan Arus Kas Perusahaan Farmasi
Pandangan tersebut disampaikan Parlin dalam podcast bertema Bisnis Farmasi Pascapengetatan Fasilitas Restitusi yang diselenggarakan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI).
 
Nasional
10/06/2026 18:48 WIB
Pengelola Mal Keluhkan Rupiah Melemah Imbas Lesunya Daya Beli
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, rupiah bertengger pada Rp17.368 per dolar AS pada 4 Mei 2026. Nilai tersebut terus melemah hingga menyentuh Rp18.039 per dolar AS pada 5 Juni 2026.
 
Nasional
10/06/2026 16:21 WIB
Muruarar Ajak  BPK Bahas Penguatan Tata Kelola Program Perumahan
Dalam pertemuan tersebut, Menteri PKP menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan dan pengawasan yang selama ini dilakukan BPK dalam mendukung pelaksanaan program perumahan yang transparan dan akuntabel.
Telkomsel