Endang Muchtar
Senin, 29 Juni 2026 - 18:35 WIB

Pelemahan Rupiah Gerus Kinerja Bisnis MAP Group Sepanjang Tahun Ini

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing diperkirakan memberi tekanan terhadap kinerja bisnis PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP Group) sepanjang tahun ini. Kondisi tersebut terutama berdampak pada biaya pengadaan barang karena sebagian besar produk yang dipasarkan perusahaan masih berasal dari impor. 

Manajemen MAP Group menjelaskan perusahaan melakukan pembayaran kepada pemasok menggunakan mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat, pound sterling, dan euro. Akibatnya, setiap pelemahan rupiah akan langsung meningkatkan harga pokok penjualan.
 
Perusahaan menyebutkan bahwa setiap kali menerima pengiriman barang baru, perhitungan biaya dilakukan berdasarkan nilai tukar yang berlaku saat itu. Kondisi tersebut membuat perubahan kurs memiliki pengaruh langsung terhadap struktur biaya operasional. “Setiap kali kami menerima pengiriman baru, kami harus menerapkan nilai tukar yang baru,” ucap manajemen MAP dalam keterangan tertulisnya, 26 Juni 2026.
 
Untuk meredam dampak fluktuasi nilai tukar, MAP Group menerapkan strategi lindung nilai (hedging) terhadap sekitar 30 persen dari total eksposur valuta asing yang dimiliki.  Langkah tersebut dilakukan guna menjaga stabilitas margin keuntungan di tengah volatilitas pasar.
 
Meski demikian, strategi lindung nilai belum mampu menutup seluruh dampak pelemahan rupiah. 
Perusahaan mengakui kenaikan biaya impor pada akhirnya mendorong penyesuaian harga jual sejumlah produk di tingkat ritel.
 
Manajemen menilai penyesuaian harga menjadi langkah yang tidak dapat dihindari agar keberlanjutan bisnis dan profitabilitas perusahaan tetap terjaga, meskipun kebijakan tersebut berpotensi memengaruhi daya beli konsumen pada beberapa kategori produk impor. “Kami tidak memiliki pilihan selain meneruskan kenaikan biaya tersebut kepada pelanggan,” jelasnya.
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
2 jam yang lalu
1.000 Lansia Mengikuti Happily Day Jalan Sehat
Sebanyak 1.000 lansia mengikuti Happily Day Jalan Sehat yang digelar Happily, popok celana dewasa 3in1 dari WINGS Care, di Bandung
 
Nasional
9 jam yang lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Resmi Menurunkan Harga LNG Untuk Industri
Pemerintah melihat pemenuhan kebutuhan gas bumi industri secara menyeluruh, tidak hanya dari satu skema pasokan.
 
Nasional
9 jam yang lalu
Sensus Ekonomi, Investasi Pengetahuan untuk Navigasi Pembangunan
Sensus Ekonomi 2026 menjadi penting sebab mengumpulkan data dari pelaku usaha dan rumah tangga di seluruh Indonesia.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Kemenperin Tempa IKM Logam Permesinan Masuk Rantai Pasok Manufaktur
Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah melalui pendampingan penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 bagi IKM logam dan permesinan agar mampu memenuhi standar industri, meningkatkan produktivitas, serta memperluas peluang masuk ke dalam rantai pasok industri…
 
Nasional
25/06/2026 17:28 WIB
Buka Jalan Difabel, Bank Mandiri Taspen dan PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi di Brebes
PT Bank Mandiri Taspen dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tegal terus melakukan berbagai upaya pemberdayaan untuk membuka akses yang lebih setara
 
Nasional
25/06/2026 17:25 WIB
Pemprov DKI Jakarta dan Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Cita Loka Fest 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Bank Jakarta meraih penghargaan dalam ajang Cita Loka Fest 2026
 
Industri
24/06/2026 22:51 WIB
6G Sudah di Depan Mata, Ini yang Terjadi dengan 5G Sekarang
Ericsson Mobility Report Juni 2026: 5G capai 3,1 miliar, uplink tumbuh lebih cepat, dan peluang besar FWA di Indonesia. Simak proyeksi hingga 2031
Telkomsel