Endang Muchtar
Rabu, 15 Juli 2026 - 18:36 WIB

Menkeu Klaim Kebijakannya Diakui Internasional Menepis Kritik Pengamat Terkait Risiko krisis Ekonomi

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa . Foto/ist/ECONOMICZONE
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa . Foto/ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau penilaian dari Standard & Poor's Global Ratings (S&P) menunjukkan kalau kebijakan ekonomi RI diakui lembaga Internasional.

Kata Menkeu, pemerintah menjalankan kebijakan fiskal serta menciptakan pertumbuhan ekonomi dengan baik. Ia menambahkan, kalau kondisi ekonomi RI berbeda dengan kritik yang dilontarkan para ekonom maupun pengamat.

"Fiskal kita amat baik. Beda dengan yang ditunjukkan oleh para pengamat itu, katanya kita menjalankan fiskal secara brutal dan lain-lain. Jadi, assessment S&P meruntuhkan tuduhan bahwa saya menjalankan fiskal atau pemerintah menjalankan kebijakan fiskal yang liar. Ini merupakan suatu pengakuan internasional bahwa, ya, kita bisa menjalankan fiskal dengan baik, prudent, dan menciptakan pertumbuhan yang baik sekali," jelasnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/7).

Sebelumnya, Bendahara Negara ini bercerita kalau hasil rating S&P ini tak lepas dari pertemuannya bersama dengan para anggota Komisi XI DPR RI ke investor global di Amerika Serikat.

Dan hasil rating S&P ini, kata Menkeu, optimis kalau kondisi ekonomi RI sudah mulai membaik.

"Itu di situ lembaga pemeringkat melihat bahwa kita, pemerintah dengan parlemen itu cukup bersatu gitu. Jadi mereka yakin juga dengan program yang bagus dengan dukungan parlemen, harusnya sih pemulihan kita akan bagus ke depan," katanya.

Karena itu, dirinya mengajak para investor untuk segera membeli saham di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan juga meminta investor untuk segera menukarkan dolar AS ke rupiah.

"Harusnya ke depan sentimen negatif di pasar modal, di pasar obligasi, maupun di nilai tukar rupiah akan hilang dengan cepat. Jadi ke depan, nah kalau begitu siap-siap beli saham. Kalau punya dolar, jual dolarnya. Kira-kira gitu," tukas Menkeu Purbaya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
02/10/2026 17:20 WIB
DENNY JA TERIMA AMA APPRECIATION AWARD 2026, SEBAGAI PEMIMPIN KORPORASI YANG BERDAMPAK
Penghargaan diberikan dalam AMA Indonesia Conference 2026 yang mengangkat tema “From Management to Wealth Creation,” sebuah tema tentang perubahan makna kepemimpinan korporasi.
 
Nasional
02/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berani Mengeksplorasi Potensi Diri
CIMB Niaga percaya bahwa proses menemukan mimpi sering kali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, namun keberanian untuk melangkah adalah kunci utamanya.
 
Nasional
01/10/2026 17:57 WIB
Padukan Mobilitas Premium dan Seni Kontemporer, BMW Indonesia Jadi Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026
Dalam kemitraan tahun ini, BMW dan MINI menyerahkan total 5 unit kendaraan premium untuk mendukung kelancaran mobilitas para tamu penting, kurator, dan pengisi acara Art Jakarta 2026.
 
Nasional
01/10/2026 08:25 WIB
RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo dan Perubahan Pengurus, Tunjuk Dirut Baru Perseroan
PT Telkom Indonesia Persero (Tbk) (Telkom) memperoleh persetujuan pemegang saham independen atas aksi korporasi pemisahan aset dan bisnis (spin-off) wholesale fiber connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia)
 
Nasional
30/09/2026 07:01 WIB
InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2, Dorong Kesiapan Infrastruktur Hadapi Pertumbuhan Trafik Data
Langkah TelkomGroup untuk perkuat infrastruktur jaringan antardaerah sekaligus menopang peningkatan layanan digital di Indonesia
 
Nasional
29/09/2026 15:38 WIB
Kejar Ekonomi 6% di 2027, Pemerintah Gas Investasi, AI hingga Ekspor Bernilai Tambah
Kinerja ekonomi nasional dinilai masih solid. Pada semester I-2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% secara tahunan, sementara inflasi Agustus tercatat 3,19%. Tingkat kemiskinan berada di 8,07%, rasio Gini 0,368, dan pengangguran 4,65%.
Ad Placholder