Endang Muchtar
Rabu, 15 Juli 2026 - 15:59 WIB

Modus Baru Mafia Judi Online Incar Petani dan Ibu Rumah Tangga sebagai "Ternak Rekening"

Foto/ilustrasi AI Dola/ECONOMICZONE
Foto/ilustrasi AI Dola/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - pemerintah mengungkap modus baru jaringan judi online (judol) yang memanfaatkan masyarakat kecil sebagai "ternak rekening". Ibu rumah tangga hingga petani disebut dibayar Rp100 ribu hingga Rp500 ribu untuk membuka rekening bank yang kemudian dipakai menampung transaksi ilegal.Fakta itu diungkap Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam Banking Forum di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

"Bagaimana mudahnya membuat penampungan rekening dengan meminta kepada masyarakat yang kurang mampu, dibayar Rp100.000-Rp500.000 untuk membuat rekening-rekening penampungan. Banyak yang petani, banyak yang ibu rumah tangga," kata Meutya.
 
Modus ini menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber tidak hanya menyasar pengguna internet, tetapi juga memanfaatkan keterbatasan ekonomi masyarakat di daerah. Rekening yang dibuat atas nama warga kemudian dipakai untuk mengalirkan dana hasil perjudian online dan aktivitas ilegal lainnya.
 
Pemerintah menilai pemblokiran situs judi online saja tidak cukup. Selama aliran uang masih berjalan, jaringan judol akan terus hidup.Karena itu, Meutya meminta industri perbankan memperkuat penerapan know your customer (KYC) atau verifikasi nasabah, termasuk di wilayah pelosok. Menurutnya, deteksi dini dapat mencegah rekening bermasalah lahir sejak awal."Kalau nanti pemutusan akses ini didukung juga dengan pemutusan terhadap rekening-rekening yang memang bermasalah, syukur-syukur lebih dideteksi dininya," ujarnya.
 
Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap jumlah rekening yang terindikasi terkait judi online terus bertambah. Hingga pertengahan 2026, perbankan telah memblokir 32.453 rekening setelah melalui proses enhanced due diligence (EDD) dan pelaporan transaksi mencurigakan ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)."Kami mencatat setelah melalui proses EDD sebanyak 32.453 rekening telah diblokir," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae.
 
Data OJK menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Sepanjang 2025, laporan transaksi keuangan mencurigakan yang terkait tindak pidana asal perjudian melonjak 260,03 persen.Kontribusi indikasi perjudian terhadap total laporan transaksi mencurigakan juga naik tajam, dari 18,37 persen pada Desember 2024 menjadi 48,83 persen pada Desember 2025.
 
Sementara pada kuartal I-2026, indikasi tindak pidana asal perjudian masih mendominasi dengan porsi 35,28 persen dari total laporan transaksi keuangan mencurigakan.Temuan ini memperlihatkan bahwa perang melawan judi online tak lagi sekadar soal memblokir situs. 
 
Di balik layar, ada ribuan rekening atas nama warga biasa yang menjadi jalur perputaran uang. Dan ironisnya, sebagian pemilik rekening itu hanyalah petani dan ibu rumah tangga yang menerima uang ratusan ribu rupiah tanpa mengetahui risiko hukum yang mengintai.
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
7 jam yang lalu
Duel Klasik Abadi Ambisi Argentina dan Inggris Saling Sikut ke Final Piala Dunia 2026
Selain memperebutkan satu tempat di final, duel ini juga menjadi ajang pembuktian dua negara yang sama-sama memiliki ambisi mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
 
Nasional
8 jam yang lalu
Bertambahnya Populasi, Anak Gajah Sumatera di Lampung Diberi Nama "Rut" oleh Menhut
“Kelahiran anak gajah ini menjadi bukti nyata komitmen Taman Satwa Lembah Hijau dalam mendukung pelestarian Gajah Sumatera.
 
Nasional
8 jam yang lalu
Pendekatan Personal Berhasil, Luka Modric Siap Perpanjang Kontrak di AC Milan
Saat ini Modric memang masih menikmati masa liburan musim panasnya, namun sinyal hijau untuk melanjutkan masa bakti di San Siro tampaknya tinggal menunggu peresmian hitam di atas putih.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Kemenhut Lepasliarkan Lima Orangutan  Kembali Pelukan Rimba  ke Taman Nasional Betung Kerihun  
Kelima individu orangutan tersebut adalah Benazir (14 tahun), Jamilah (25 tahun) beserta anaknya Ulin (1 tahun), dan Sinta (13 tahun) beserta anaknya Sabine (2 tahun).
 
Nasional
10 jam yang lalu
Luar Biasa! Pedro Porro Tak Percaya Skuat Spanyol Bisa Taklukkan Prancis
Pedro Porro sebut keberhasilan skuat Spanyol lolos ke final Piala Dunia 2026 setelah bungkam Prancis 2-0 bagaikan mimpi jadi nyata.
 
Nasional
14/07/2026 20:49 WIB
Sinergi Bersama OJK, Komdigi, dan Perbankan: Bersama Menutup Celah, Melindungi Rupiah dari Kejahatan Scam dan Judi Online
siber yang telah berjalan adalah operasional Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).
 
Nasional
14/07/2026 18:10 WIB
Dominasi Dunia Tim Panjat Tebing Kawinkan Emas Speed di Chamonix
Medali emas untuk Indonesia dipersembahkan oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi dari speed perorangan putri. dan Veddriq Leonardo dari speed perorangan putra.
Telkomsel