Roni Mawardi
Jumat, 10 Juli 2026 - 13:15 WIB

BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026

Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan tiga mitra binaan dalam pameran Puspa Nuswantara 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center pada 8–12 Juli 2026. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan BNI terhadap pelestarian batik, penguatan UMKM, serta pengembangan ekonomi kreatif nasional.

Puspa Nuswantara 2026 mengusung tema “Rupa Makna Tambal Nusantara” sebagai simbol keberagaman, kekuatan, dan harapan. Pameran ini juga membawa tagline “Asli Batiknya, Asli Harganya, dan Asli Perajinnya” untuk memperkuat posisi batik asli Indonesia sekaligus mendekatkan perajin kepada masyarakat.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, keikutsertaan mitra binaan BNI dalam Puspa Nuswantara merupakan upaya perseroan memperluas akses promosi dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM batik dan kriya lokal.

“Melalui keikutsertaan dalam Puspa Nuswantara, BNI ingin memperkenalkan para perajin batik binaan kepada masyarakat dan pencinta batik Nusantara. Kami juga ingin memperluas peluang kolaborasi sehingga produk-produk unggulan UMKM binaan dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Dari tiga mitra binaan yang dihadirkan, dua di antaranya bergerak di sektor batik, yakni Kampoeng Laweyan dan Rumah BUMN Wonogiri. Kehadiran keduanya mencerminkan komitmen BNI dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat daya saing UMKM batik Indonesia.

Okki menjelaskan, Batik Kampoeng Laweyan dipilih karena merupakan salah satu pelopor industri eco-batik. Pelaku usaha ini telah beralih menggunakan malam atau lilin berbahan dasar minyak sawit dalam proses produksinya.

Inovasi tersebut didukung oleh CECT Universitas Trisakti dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Penggunaan malam berbahan dasar minyak sawit menjadi alternatif bagi lilin kimia konvensional sehingga proses produksi batik dapat lebih aman, bersih, dan ramah lingkungan.

Selain Kampoeng Laweyan, BNI juga menghadirkan Batik Kalimasada dari Purwantoro, Wonogiri. Batik ini memiliki karakteristik khas berupa motif “remukan” atau retakan pada malam dengan warna dasar kuning kecokelatan atau sogan.

Untuk melengkapi ragam produk kriya Nusantara, BNI turut menghadirkan Borneo Queen, UMKM asal Palangkaraya yang memproduksi perhiasan berbasis batu khas Kalimantan dan pelat kuningan. Produk yang ditampilkan mencakup bros, kalung, cincin, dan aksesori lain dengan inspirasi bentuk flora serta fauna Kalimantan.

Beragam koleksi batik dan perhiasan karya perajin lokal tersebut dapat dijumpai pengunjung di booth UMKM BNI selama penyelenggaraan Puspa Nuswantara 2026.

Menurut Okki, partisipasi dalam pameran ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan produk unggulan mitra binaan, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, baik institusi maupun individu. Pameran juga menjadi sarana pembelajaran bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, mulai dari pengembangan desain, motif, kemasan, hingga strategi pemasaran.

*Sejalan dengan semangat melayani sepenuh hati, BNI menjalankan peran tersebut sebagai bagian dari sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia dalam memperkuat sektor produktif, termasuk industri kreatif berbasis budaya yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi Indonesia.*

BNI menilai, Puspa Nuswantara bukan hanya ajang promosi dan transaksi, tetapi juga ruang apresiasi terhadap produk unggulan khas Indonesia. Sejalan dengan momentum HUT ke-80 bertema “Swadharma Bhakti Nagara”, BNI terus mendampingi UMKM binaan agar dapat berkembang, melestarikan warisan budaya bangsa, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Melalui partisipasi di Puspa Nuswantara 2026, BNI berharap para perajin dan mitra binaan semakin terdorong untuk berinovasi, menciptakan nilai tambah, dan memperluas jangkauan pasar. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen BNI dalam memperkuat UMKM kreatif agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun pasar yang lebih luas. (*)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
09/07/2026 19:51 WIB
Proses Hukum Berlanjut, OJK Amankan Ratusan Bukti dan Aset Asuransi Jiwa Prolife Indonesia
Selain itu, dugaan tindak pidana juga mencakup perbuatan sengaja mengabaikan, tidak memenuhi, dan/atau menghambat pelaksanaan kewenangan OJK dalam kurun waktu tahun 2020 sampai dengan 2023.
 
Nasional
09/07/2026 17:06 WIB
TikTok Luncurkan "Makan Dengan Makna" untuk Dorong Pola Makan Sehat dan Rayakan Pangan Lokal Indonesia
TikTok dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menandatangani Memorandum Saling Pengertian tentang Peningkatan Literasi Kesehatan dan Pembudayaan Hidup Sehat
 
Nasional
09/07/2026 10:31 WIB
OJK Resmi Merilis Regulasi Anyar Bursa Karbon dan Perdagangannya
POJK 10 Tahun 2026 dikeluarkan sejalan dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 (Perpres 110) tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional
 
Industri
09/07/2026 07:00 WIB
in-Lite LED Hadirkan Pengalaman Pencahayaan Imersif di IndoBuildTech 2026
in-Lite LED hadir di IndoBuildTech 2026 dengan konsep The Matter of Light, menampilkan pengalaman pencahayaan yang imersif.
 
Nasional
08/07/2026 20:22 WIB
JETOUR T1 Meluncur di Bandung, Urban Adventure SUV Dibanderol Mulai Rp393 Juta
PT Jetour Sales Indonesia resmi memperkenalkan JETOUR T1 kepada masyarakat Bandung
 
Nasional
08/07/2026 18:26 WIB
Menkeu Purbaya Kaji Ulang Aturan Perpajakan Jaminan Hari Tua
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Menkeu menyampaikan bahwa pemerintahakan mempelajari usulan secara komprehensif sebelum mengambil keputusan kebijakan.
 
Nasional
08/07/2026 17:00 WIB
Pasar Modal Kian Prospektif: Tren IPO Berlanjut di Tengah Iklim Investasi Positif
Momentum IPO kali ini menjadi istimewa karena merupakan IPO kedua di Indonesia pada tahun 2026 yang berlangsung di tengah dinamika pasar saham yang cukup tinggi.
Telkomsel