Fery Pradolo
Kamis, 04 April 2024 - 12:11 WIB

Ciptakan Ekosistem Digital Nasional yang Nyaman bagi Masyarakat

Ciptakan Ekosistem Digital Nasional yang Nyaman bagi Masyarakat
Ciptakan Ekosistem Digital Nasional yang Nyaman bagi Masyarakat
Dummy

ECONOMIC ZONE - Penyebaran informasi yang semakin cepat dan meluas di era perkembangan teknologi saat ini memaksa masyarakat harus semakin waspada dan hati-hati dalam berpartisipasi hiruk pikuk dunia digital. Akibat banyaknya hoaks dan pihak-pihak tertentu yang berniat buruk dalam menggunakan teknologi digital. Direktorat Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar serta Tular Nalar dan Google Indonesia dalam menyelenggarakan kegiatan Gali Ilmu Literasi Digital yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemahaman mengenai literasi digital untuk menciptakan ekosistem digital nasional yang nyaman bagi masyarakat.

“Bapak ibu harus hati-hati dalam menggunakan teknologi, utamanya dalam menggunakan media sosial, bapak ibu salah ketik maka akan berdampak ke hal negatif, dulu kita harus mengendalikan bicara, sekarang kita juga harus mengendalikan jari dalam me-like dan berkomentar di medsos,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Pemerintah Kota Denpasar, Cokorda Istri Sri Kristinadewi saat kegiatan Gali Ilmu Literasi Digital di Aula Kantor Kepala Desa Sanur Kauh, Kota Denpasar (22/03/2024).

Lebih lanjut, Cokorda meminta peserta agar dapat lebih teliti dan tidak buru-buru dalam share informasi yang diterima dan harus perhatikan kembali berita tersebut memiliki nilai kebenaran atau tidak.

Senada dengan Cokorda, Kepala Desa Sanur Kauh, I Made Ada menegaskan bahwa pemahaman mengenai literasi digital sangat penting untuk dimiliki oleh masyarakat.

“Ada empat pilar yang harus kita terapkan di internet, salah satunya mari kita belajar beretika dalam menggunakan media sosial, sering sekali ada orang bilang mulutmu harimaumu, sekarang muncul istilah baru yaitu jarimu harimaumu sehingga penting kita menjaga etika di media sosial,” tegas Made.

Kecakapan digital juga tidak kalah penting untuk dikuasai, lanjut Made, kurang cakapnya kita menggunakan teknologi digital bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Karena kurang cakapnya kita dalam menggunakan teknologi digital ini kita bisa kesusahan di jalan, contohnya kalau kita pakai google maps, karena kita kurang cakap kita bisa tersesat karena tidak bisa mengikuti petunjuk dari google maps tadi” terang Made.

Pilar yang juga dibahas dalam kegiatan kali ini adalah pilar etika dan budaya digital yang disampaikan oleh Chief Advisory Board Universitas Primakara, I Gede Putu Krisna Juliharta melalui materi mengenai multikulturalisme di dunia digital.

“Dalam penggunaan internet ada namanya Netiket atau tatakrama di internet. Salah satu contohnya Ketika kita mengetik sesuatu dengan huruf kapital semua bisa jadi itu menjadi masalah karena kita akan dikira marah” jelas Krisna.

Krisna juga menghimbau agar peserta harus bisa menjaga privasi orang lain dan tidak menggunakan kata-kata vulgar di internet karena seluruh dunia bisa melihat apa yang kita posting, hal itu disebut jejak digital dan sangat berbahaya.

Saat ini, perkembangan teknologi lebih cepat dari literasinya. Judi online sebagai bagian dari perkembangan teknologi digital sangat merugikan masyarakat khususnya bagi anak muda. Hal tersebut menjadi kekhawatiran Krisna dalam menghadapi perkembangan dunia digital.

“Judi online tolong dihindari, sudah dipastikan bapak ibu tidak mungkin menang, mungkin di awal menang tapi seterusnya akan kalah. Banyak anak muda sekarang melakukan pinjam online untuk judi online. Jadi, kita sebagai orang tua harus tetap mengawasi anak-anak kita supaya tidak terjebak judi online karena kerugiannya sangat besar,” pungkas Krisna.

Turut hadir dalam kegiatan ini Performance Marketing & Financial Advisor Fundamental Codes, Romiza Zildjian yang menyampaikan materi mengenai keamanan digital pribadi dan kecakapan digital.

Kegiatan Gali Ilmu Literasi Digital di Kota Denpasar, Bali” merupakan rangkaian kegiatan program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kemenkominfo. Kegiatan ini dihadiri sebanyak kurang lebih 100 peserta yang terdiri kalangan masyarakat umum dan komunitas di Desa Sanur Kauh, Kota Denpasar.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
04/03/2026 22:49 WIB
LPS Lantik Pejabat Baru, Perkuat Reorganisasi dan Kesiapan Penjaminan Polis
embaga Penjamin Simpanan (LPS) melantik sejumlah pejabat baru untuk mengisi posisi strategis sebagai Direktur Eksekutif, Direktur Group, Kepala Divisi, dan Kepala Tim
 
Nasional
03/03/2026 22:53 WIB
Bank Jakarta Raih Penghargaan pada Indonesia Enterprise Risk Management dan Indonesia Best CFO Awards 2026
Bank Jakarta kembali memperoleh apresiasi atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan kinerja berkelanjutan dengan meraih dua penghargaan pada hari yang sama, yakni Indonesia Enterprise Risk Management 2026
 
Bisnis
26/02/2026 16:10 WIB
DBS Foundation dan UNICEF Bangun Sistem Pendidikan dan Gizi di NTT
UNICEF dan DBS Foundation dukung ribuan anak NTT lewat penguatan sistem pendidikan dan gizi terpadu.
 
Nasional
23/02/2026 12:20 WIB
Bale by BTN Dongkrak Perumahan Hingga UMKM di Indonesia
Capaian itu mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat sekaligus hasil transformasi yang dijalankan secara konsisten.
 
Nasional
18/02/2026 22:52 WIB
Membangun Peradaban Digital dari Gerbang Wisata
Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antara sektor pariwisata dan perbankan. Kehadiran BTN dengan solusi digitalnya akan memberikan kemudahan bagi pengunjung dan mitra usaha di kawasan Ancol
 
Nasional
18/02/2026 21:36 WIB
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Bank Jakarta menghadirkan acara inklusi keuangan bertema “From the Pitch to the Branch”
 
Nasional
13/02/2026 11:10 WIB
Bank Jakarta Siap Dukung Pelita Jaya Jakarta Arungi Musim Kompetisi Bola Basket 2026
Bank Jakarta menjalin sinergi dengan Tim Bola Basket Pelita Jaya Jakarta untuk berlaga pada musim kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2026
Telkomsel