RM
Jumat, 25 Februari 2022 - 14:08 WIB

Sepanjang 2021, Ekspor Kendaraan CBU via IPCC Naik 25,79 Persen

Foto/Dok-IKT/ECONOMICZONE
Foto/Dok-IKT/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Perkembangan bongkar muat ekspor kendaraan CBU yang melalui Terminal PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) sepanjang tahun 2021 menunjukan peningkatan dobel digit. Tercatat sepanjang 2021, jumlah kendaraan CBU yang di ekspor mencapai 290.276 unit CBU atau meningkat 25,79% dari tahun 2020. Meski angka tersebut masih di bawah pencapaian di tahun 2019 dimana saat itu ekspor CBU yang melalui Terminal IPCC mencapai 326.047.

“Pencapaian di tahun 2021 patut diapresiasi seiring dengan pemulihan ekonomi global yang dibarengi dengan berkurangnya pembatasan impor kargo di sejumlah negara tujuan dan meningkatnya permintaan akan kendaraan CBU di sejumlah negara tersebut. Bila dibandingkan dengan pertumbuhan di tahun 2020 dimana saat itu terjadi penurunan pertumbuhan menjadi minus 29,22% karena imbas dari Pandemi Covid-19 yang membuat sejumlah industri, termasuk industri manufaktur mengalami penurunan aktivitas yang dibarengi dengan turunnya permintaan akan kendaraan CBU secara global maka pertumbuhan di tahun 2021 menunjukan perbaikan,” kata Sekretaris Perusahaan IPCC, Sofyan Gumelar di Jakarta, Jumat (25/2/22).

Dari angka tersebut, lanjutnya, Filipina masih menjadi tujuan ekspor terbesar kendaraan CBU dari Indonesia. Sepanjang 2021, kendaraan CBU yang telah terekspor ke Filipina mencapai 63.021 unit atau lebih tinggi 0,32% dari tahun sebelumnya yang telah diekspor sebanyak 62.818 unit. Di tempat berikutnya, terdapat negara Vietnam dimana sepanjang tahun 2021 telah mengimpor kendaraan CBU dari Indonesia melalui Terminal IPCC sebanyak 43.301 unit dengan peningkatan 25,93% dibandingkan tahun 2020 sebanyak 34.384 unit CBU. Selain kedua negara tersebut, di sekitar wilayah Asia Tenggara, Indonesia juga telah mengekspor sejumlah kendaraan CBU melalui Terminal IPCC ke negara Thailand, Brunei Darussalam, Malaysia, Kamboja, Laos, dan Singapura. Selain itu, juga telah diekspor sejumlah kendaraan ke Papua Nugini dan Timor Leste. Adapun ekspor ke Benua Australia yang secara geografis sangat berdekatan dengan Indonesia masih tergolong rendah. Namun demikian, patut diapresiasi karena entry barrier untuk tujuan Australia tergolong tidak mudah.

Jika dilihat secara historis, ekspor menuju Australia telah ada sejak tahun 2020. Pada tahun tersebut, telah dilakukan ekspor sebanyak 1 unit CBU dan di tahun 2021 sebanyak 10 unit. Sementara itu, pada bulan Januari 2022 telah dilakukan ekspor CBU ke Australia sebanyak 4 unit CBU dari Terminal IPCC.

Dengan pemulihan ekonomi global yang terus terjadi sejak adanya imbas Pandemi Covid-19 dan meningkatnya permintaan akan kendaraan CBU secara global serta dibarengi dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan bongkar muat yang terintegrasi di Terminal IPCC maka diharapkan laju ekspor kendaraan CBU melalui Terminal IPCC dapat terus mengalami peningkatan. Hal ini juga membantu dan mendukung upaya Pemerintah untuk lebih menggencarkan lagi ekspor kendaraan dari Indonesia sehingga memberikan nilai tambah dan manfaat lebih baik bagi industri otomotif beserta supply chain dan ekosistem logistik khususnya dan juga bagi perekonomian Indonesia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Industri
7 jam yang lalu
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
Telkomsel