ECONOMIC ZONE - Pemerintah melakukan sejumlah antisipasi terhadap potensi lonjakan pergerakan masyarakat pada lintas penyeberangan Jawa-Sumatra selama libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Terdapat dua lintasan baru yang akan dioperasikan guna meringankan beban lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan dua lintasan selain Merak-Bakauheni telah disiapkan guna mengakomodasi perjalanan masyarakat dari Jawa ke Sumatra dan sebaliknya.
Lintasan yang disiapkan sebagai alternatif yakni Pelabuhan Ciwandan, Cilegon menuju Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, serta Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon ke Pelabuhan Panjang.
Pada puncak arus libur Natal 2022, terjadi antrean panjang kendaraan yang akan masuk ke area Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. Antrean terjadi sepanjang tiga kilometer di Jalan Cikuasa Atas.
Untuk saat ini, kendaraan yang menuju Pelabuhan Merak didominasi kendaraan roda empat pribadi dan kendaraan truk besar.
Tak hanya di Jalan Cikuasa Atas, seluruh area parkir di 7 dermaga di Pelabuhan Merak sejak semalam dipenuhi kendaraan yang menunggu untuk masuk ke dalam kapal dan diseberangkan ke Pelabuhan Bakauheni.
Kepadatan terjadi karena otoritas Pelabuhan menutup sementara layanan penyeberangan lintas Pelabuhan Merak-Bakauheni.
Penutupan dilakukan sejak pukul 19.00 WIB hingga 23.40 WIB karena kondisi cuaca buruk dengan gelombang air laut tinggi. Sehingga, kapal tidak dapat sandar di pelabuhan.
Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam (periode 22 Desember 2022 pukul 08.00 WIB hingga 23 Desember 2022 pukul 08.00 WIB) atau H-3, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 31 unit kapal.
Realisasi total penumpang mencapai 38.310 orang dengan total seluruh kendaraan tercatat 8.164 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-3.
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mulai dari H-8 hingga H-3 tercatat 234.352 orang
Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 41.095 unit.
Komentar