Wisnu Cakra
Selasa, 21 Agustus 2018 - 08:40 WIB

XL Axiata Uji Coba Layanan 5G

Xl Axiata uji coba layanan berbasis 5G dan WiGig untuk mendukung Jakarta Smartcity.Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Xl Axiata uji coba layanan berbasis 5G dan WiGig untuk mendukung Jakarta Smartcity.Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta menggelar uji coba layanan berbasis 5G dan WiGig untuk meningkatkan kualitas layanan, sekaligus mengelola berbagai sarana fasilitas publik secara efektif dan efisien. 

Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini  mengatakan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan layanan kepada publik semakin menjadi trend di seluruh dunia, terutama di negara-negara maju. 

"Sebagai operator layanan akses data digital, tentu perseroan harus bersiap untuk mengadopsi teknologi terbaru dan tercanggih, saat ini yakni 5G," katanya di Jakarta, kemarin.

Ditambahkan, ujicoba tersebut menjadi sarana bagi perseroan untuk mempelajari lebih jauh terkait penerapannnya di lapangan dan hal-hal lainnya yang bersifat teknis. 

Selain itu, ujicoba ini juga bisa menunjukkan kepada masyarakat luas mengenai seperti apa teknologi 5G dan kegunaannya bisa untuk apa saja. 

"Uji coba dengan kerangka smartcity menjadi cara terbaik untuk mengetahui secara langsung kemampuan teknologi 5G untuk memberikan solusi terhadap permasalahan pengelolaan perkotaan. Ini selaras dengan spirit kami untuk terus berperan aktif mendukung pemerintah memajukan Indonesia #JadiLebihBaik”," paparnya.

Sementara itu Menkominfo Rudiantara mengungkapkan pihaknya mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan digital tercanggih yang ada saat ini untuk bisa diterapkan sebagai solusi pada berbagai bidang, termasuk pengelolaan fasilitas publik. 

"Saya menyambut baik antusiasme Pemprov DKI Jakarta dan juga XL Axiata untuk melakukan uji coba 5G ini, yang kita harapkan bisa memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kemungkinan penerapan 5G dalam sistem Smartcity di DKI Jakarta," terangnya. 

Menurut Rudiantara, teknologi 5G tersebut bisa diterapkan pada banyak hal untuk meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien, tidak hanya di DKI Jakarta, namun juga di kota-kota lainnya mana kala nanti jaringan 5G sudah tersedia.

Secara umum, uji coba penerapan teknologi 5G ini menggunakan frekuensi khusus yaitu 28 Ghz. Sementara itu untuk WiGig menggunakann frekuensi 60Ghz. 

Selain itu untuk 5G juga dipergunakan perangkat end-to-end radio dan core yang terhubung ke perangkat pengguna. Sedangkan untuk sistem WiGig juga menggunakan end-to-end system yang terhubung ke perangkat home unit sehingga masyarakat umum bisa menikmati layanan internet super cepat secara gratis.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
20/06/2026 14:19 WIB
BCA Syariah Hadirkan ‘Rumah Sahabat’, Bawa Pengalaman Perbankan Syariah Lebih Dekat ke Masyarakat
Rumah ini merupakan sebuah immersive exhibition yang bertujuan mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah masyarakat melalui kombinasi edukasi, hiburan, dan kajian tentang keberkahan hidup.
 
Bisnis
19/06/2026 23:09 WIB
Kinerja Amar Bank Melonjak, Kredit Tumbuh 30% dan Aset Tembus Rp6,9 Triliun
Amar Bank catat laba Rp71 miliar dan tumbuh kuat di segmen UMKM serta ritel pada kuartal I 2026.
 
Nasional
19/06/2026 20:25 WIB
OJK Setujui Perluasan Wilayah Usaha Nasional Bagi Dua Perusahaan Pergadaian
Sebelumnya, OJK juga telah memberikan persetujuan perubahan lingkup wilayah usaha nasional kepada PT Gadai Mas Nusantara yang berkedudukan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
 
Nasional
19/06/2026 18:25 WIB
InJourney  Tahun Ini Akan Merombak Bandara Minangkabau Dari Empat Lainnya Untuk Meningkatkan Kualitas
Keempat bandara yang tengah dalam masa pengembangan antara lain Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Minangkabau Padang dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang.
 
Nasional
19/06/2026 17:56 WIB
Kemenperin Mendukung Penuh Kesiapan AMDK Memberlakukan SNI
Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan teknis kepada pelaku industri, penguatan pemanfaatan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), serta peningkatan sinergi dengan asosiasi industri di daerah.
 
Nasional
19/06/2026 16:54 WIB
Produsen Tahu-Tempe Keluhkan Subsidi Kedelai Yang Masih Tergantung Dari Impor
Mengutip situs resmi Kementerian Pertanian (Kementan), kebutuhan kedelai nasional tahun 2026 diproyeksikan mencapai 2,7 juta ton. Sekitar 95 persen atau 2,6 juta ton harus dipenuhi dari impor.
 
Nasional
19/06/2026 16:06 WIB
Akibat Gangguan Pasokan, PLN Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa
Dalam pengumuman resminya, PLN menyebut pengurangan beban dilakukan karena adanya penurunan kapasitas suplai listrik yang berasal dari kendala teknis pada pembangkit.
Telkomsel