RM
Selasa, 25 Mei 2021 - 15:54 WIB

Laba Bersih PLN Naik 38,6 Persen Capai Rp5,9 Triliun

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Berkat efisiensi teknis, operasional dan inovasi-inovasi, laba bersih PLN tahun 2020 naik 38,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2020, PLN berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp5,9 Triliun. Posisi ini naik Rp1,6 Triliun dibandingkan perolehan laba bersih tahun 2019 sebesar Rp4,3 Triliun. Laporan keuangan tahun 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC Indonesia) dengan Opini Tanpa Modifikasian dan dirilis pada tanggal 24 Mei 2021, menunjukkan kenaikan tersebut.

“Laba bersih PLN tahun 2020 tersebut dapat bertambah sebesar Rp13,6 Triliun, apabila tidak mempertimbangkan pencatatan unrealised loss selisih kurs sebesar Rp7,7 Triliun, serta tambahan pengakuan pendapatan dari penyambungan pelanggan sebesar Rp5,9 Triliun, jika pencatatannya dilakukan sama seperti tahun 2019 yang belum menerapkan PSAK 72,” kata Dirut PLN, Zulkifli Zaini dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (25/5).

Program Transformasi memperkuat daya tahan PLN di situasi pandemi, bahkan dapat membukukan peningkatan laba bersihnya. Meskipun sebagian besar bisnis tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang juga menyebabkan perekonomian nasional menurun, PLN berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp345,4 Triliun. Dari jumlah tersebut, pendapatan penjualan tenaga listrik mencapai Rp274,9 Triliun, termasuk didalamnya subsidi stimulus Covid-19 sebesar Rp13,8 Triliun membantu 33 juta pelanggan. Selain itu terdapat pendapatan subsidi sebesar Rp48,0 Triliun yang menjangkau 37 juta pelanggan dan kompensasi Rp17,9 Triliun untuk 42 juta pelanggan.

“Pencapaian ini merupakan hasil dari Transformasi PLN, yang berfokus pada peningkatan pendapatan dan menurunkan biaya pokok penyediaan, serta peningkatan layanan. Korporasi beralih dari strategi supply driven ke demand driven, inovasi-inovasi menciptakan kebutuhan dari pelanggan baru dan eksisting, dan digitalisasi untuk menekan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) Listrik,” tambah Zulkifli.

Menurutnya, PLN beradaptasi dengan tantangan untuk menambah revenue perusahaan sekaligus mendukung perkembangan dunia industri, yaitu melalui akuisisi captive power di industri, elektrifikasi sektor agrikultur dan perikanan, serta migrasi ke kompor listrik atau electrifying lifestyle.

Dalam upaya meningkatkan pendapatan dan pelayanan kepada pelanggan, PLN juga mengembangkan lini usaha di luar kelistrikan dan melakukan optimalisasi aset PLN antara lain membangun layanan internet dan infrastruktur kendaraan listrik. Kemudahan layanan dilakukan melalui Super Apps PLN Mobile. Dengan Super Apps PLN Mobile ini, layanan PLN yang tadinya belum terintegrasi, sekarang sudah menyatu dan terkonsolidasi, sehingga pelanggan dapat menggunakannya dengan sangat mudah dan cepat.

“Dengan peningkatan laba bersih tersebut, terbukti bahwa program Transformasi dapat kami katakan berjalan sesuai rencana dan target,” ujar Zulkifli.

Selain upaya efisiensi, korporasi yang dipimpinnya juga meningkatkan pengelolaan berbasis Good Corporate Governance (GCG), pengendalian likuiditas yang ketat, memperkuat pengelolaan Manajemen Risiko, dan pengelolaan keuangan yang hati-hati.

“Di sisi pengelolaan keuangan, PLN juga membangun “Cash War Room” yang dikelola secara prudent dan dimonitor on daily basis, Management Information System yang terintegrasi, dan sistem pengadaan yang sebagian besar terdigitalisasi,” papar Zulkifli.

Dengan seluruh langkah efisiensi dan penghematan ini, sepanjang tahun 2020, PLN mampu menurunkan beban usaha dengan cukup signifikan. Dari yang semula beban usaha sebesar Rp315,4 Triliun di tahun 2019, menjadi hanya sebesar Rp301,0 Triliun di Tahun 2020. Artinya, ada pengurangan sebesar Rp14,4 Triliun pada beban usahanya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
09/06/2021 15:36 WIB
Pembayaran Produk Tugu Insurance Syariah Kini Bisa Pakai LinkAja dan Layanan Syariah LinkAja
Kerja sama Tugu Insurance dengan LinkAja pada kesempatan ini mencakup pembayaran LinkAja dan Layanan Syariah LinkAja untuk pembelian produk asuransi syariah seperti Produk Asuransi (Ta’min) kendaraan bermotor roda dua, roda empat, dan asuransi kebakaran.
 
Nasional
09/06/2021 15:27 WIB
BRI Targetkan Komposisi UMKM Capai 85 Persen
BRI mengakselerasi pertumbuhan kredit mikro melalui optimalisasi transformasi digital, guna meraih target portofolio kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 85 persen dari total kredit perseroan.
 
Nasional
09/06/2021 15:21 WIB
Presiden Joko Widodo Tinjau Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, meninjau aktivitas vaksinasi anti Covid-19 di Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit, Depok, yang diselenggarakan oleh PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI). Pada kunjungan ini, Presiden menyaksikan langsung…
 
Nasional
07/06/2021 15:23 WIB
Akselerasikan Penguatan Ekosistem 5G Lintas Sektor di Indonesia, Telkomsel Kembali Luncurkan Layanan Telkomsel 5G Serentak di Lima Kota
Direktur Network Telkomsel Nugroho mengatakan, “Hadirnya layanan Telkomsel 5G di lima kota ini menjadi wujud komitmen Telkomsel sebagai the first 5G operator in Indonesia dalam menghadirkan akses konektivitas digital terdepan yang akan semakin mendorong keterbukaan peluang-peluang…
 
Nasional
07/06/2021 15:11 WIB
BTN Edukasi Santri Jadi Pengembang Perumahan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggandeng Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur menggelar Pelatihan BTN Santri Developer Kebangsaan 2021. 
 
Nasional
06/06/2021 21:49 WIB
BP Tapera Gelar Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik 2021
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sebagai lembaga pengelola tabungan perumahan rakyat berkomitmen membantu masyarakat memiliki rumah yang layak huni, sejalan dengan program pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan program sejuta rumah.
 
Nasional
05/06/2021 00:08 WIB
ASABRI bayarkan SRKK Praka Alif Nur M. Angkotasan
PT ASABRI (Persero) diwakili Direktur Investasi Jeffry Haryadi P. M. menyerahkan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) sebesar Rp450 juta dan hak Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) Rp7.743.400 kepada Dalimahu Talaohu istri dari Ahli waris Alm. Praka Alif secara simbolis di Markas…
Telkomsel