Roni Mawardi
Minggu, 19 Juli 2026 - 10:18 WIB

BNI Perkuat Tata Kelola, Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud

Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan penerapan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk fraud dan korupsi sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan serta perlindungan terhadap nasabah dan kepercayaan publik.

Komitmen tersebut sejalan dengan penguatan tata kelola di lingkungan badan usaha milik negara di bawah koordinasi Danantara. BNI menjalankan penanganan fraud secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, deteksi dini, investigasi, hingga pelaporan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, tata kelola dan integritas merupakan fondasi utama yang dijaga perseroan selama delapan dekade.

“Selama delapan dekade, BNI dibangun di atas fondasi kepercayaan. Karena itu, penguatan tata kelola dan budaya integritas bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan bagian dari jati diri perseroan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, BNI tidak memberikan toleransi terhadap fraud maupun korupsi karena tindakan tersebut berpotensi merugikan perusahaan dan nasabah, sekaligus menggerus kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan.

Untuk memperkuat pencegahan, BNI terus menyempurnakan sistem pengendalian internal, mekanisme pengawasan, serta proses bisnis yang berorientasi pada prinsip kehati-hatian. Perseroan juga meningkatkan kemampuan deteksi dini dengan memanfaatkan teknologi untuk mengidentifikasi potensi penyimpangan secara lebih cepat.

“Melalui semangat Swadharma Bhakti Nagara, kami berkomitmen menjaga amanah masyarakat dan negara dengan memastikan setiap proses bisnis dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik fraud maupun korupsi,” kata Okki.

Swadharma Bhakti Nagara menjadi tema peringatan hari ulang tahun ke-80 BNI pada 5 Juli 2026. Tema tersebut mencerminkan komitmen perseroan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan negara.

BNI menilai efektivitas pencegahan fraud tidak hanya bergantung pada sistem dan teknologi, tetapi juga pada integritas pegawai serta konsistensi penerapan budaya kepatuhan di seluruh tingkatan organisasi.

Dengan penguatan tata kelola, pengawasan, dan budaya integritas, BNI berupaya menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memastikan fungsi intermediasi berjalan secara sehat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian nasional. (*)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
De la Fuente Sebut Spanyol Layak Menang Lebih Cepat, Puji Skuat Matador yang Kompak bak Keluarga
Luis de la Fuente bangga Spanyol juara Piala Dunia 2026 usai tekuk Argentina. Dia memuji mentalitas skuat Matador yang kompak bak keluarga.
 
Nasional
5 jam yang lalu
Sukses Rehabilitasi, Empat Orangutan Sumatera Akan Dilepasliarkan ke Hutan Jambi
Keberadaan Orangutan Haven melengkapi upaya konservasi orangutan di Indonesia.
 
Nasional
6 jam yang lalu
Kementerian Kehutanan Kerahkan Strategi Lintas Wilayah Antisipasi Karhutla Puncak Musim Kemarau 2026
Lima provinsi dengan luas karhutla terbesar berturut-turut adalah Kalimantan Barat (28.680,47 hektare), Riau (15.477,95 hektare), Nusa Tenggara Timur (10.538,30 hektare), Maluku (7.091,07 hektare), dan Papua Selatan (6.281,81 hektare).
 
Nasional
7 jam yang lalu
BNI Borong Enam Penghargaan Digital CX Awards 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih enam penghargaan dalam ajang Digital CX Awards 2026
 
Nasional
7 jam yang lalu
Dompet Ibu-ibu Bisa Lega Harga Bright Gas12 Kg dan 5,5 Kg Resmi Turun
Berdasarkan penyesuaian tersebut, harga Bright Gas 12 kg turun Rp8.000 per tabung dari sebelumnya Rp228.000 menjadi Rp220.000 per tabung. Sementara itu, harga Bright Gas 5,5 kg turun Rp4.000 per tabung dari Rp107.000 menjadi Rp103.000 per tabung.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Langkah Strategis LPS Menuju Aktivasi Program Penjaminan Polis
Sebagai bagian dari persiapan implementasi PPP, LPS juga terus memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan pengelolaan data.
 
Nasional
12 jam yang lalu
BTN RAIH DUA PENGHARGAAN ASEAN RISK AWARDS 2026, MANAJEMEN RISIKO YANG KUAT JADI FONDASI KINERJA BERKELANJUTAN DI TENGAH DINAMIKA EKONOMI GLOBAL
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali memperoleh pengakuan internasional dengan meraih dua penghargaan pada ajang ASEAN Risk Awards 2026, yakni ASEAN Risk Champion Award (Category 2) dan Risk Culture Award
Ad Placholder