Gilbert Sem Sandro
Kamis, 18 Maret 2021 - 16:57 WIB

22 Teroris Dari Jawa Timur Tiba Di Bandara Soekarno-Hatta

Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Foto/GilbertSemSandro/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sebanyak 22 orang teroris dari Jawa Timur tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pukul 12.30 WIB, Kamis(18/3/2021).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (KaroPenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Rusdi Hartono mengatakan, kelompok teroris tersebut merupaka Jemaah Islamiyah (JI) atau kelompok Fahim.

"Puluhan orang tersebut merupakan pelaku tindak pidana terorisme yang ditangkap di Jawa Timur sejak akhir Februari hingga awal Maret 2021," ujar Brigjen Pol Rusdi Hartono saat menggelas konfrensi pers di Landasan Bandara Soekarno-Hatta, Kamis(18/3/2021).

Rusdi kemudian menerangkan bahwa, kelompok teroris tersebut mulai ditangkap sejak 26 februari 2021 hingga 2 Maret 2021.

"Rekan-rekan dari Densus 88 telah melakukan penegakan hukum terhadap 22 tersangka pelaku tindak pidana terorisme di Jawa Timur. Penangkapan dilakukan di berbagai wilayah Jawa Timur, seperti Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Kediri, Malang dan Bojonegoro," Jelas Rusdi.

Dalam penangkapan kelompok tersebut, Densus 88 mengamankan satu pucuk senjata api jenis FN dengan 50 butir pelurunya. Lalu, beraneka macam senjata tajam dalam bentuk samurai, pedang, pisau, panah, busur dan juga berbagai macam buku yang mayoritas berisi tentang aktivitas jihad.

Selain itu, kelompok teroris tersebut, lanjut Rusdi, juga telah melakukan aktivitas pelatihan di Jawa Timur, yaitu di sekitar Gunung Bromo dan juga telah merencanakan aksi-aksi terorisme yang akan menebarkan rasa kekhawatiran dan ketakutan di masyarakat.

"Salah satu sasarannya adalah aparat keamanan khususnya anggota Polri yang sedang bekerja atau bertugas di lapangan," lanjutnya.

Dalam penurunannya, satu per satu anggota teroris tersebut dijaga ketat saat keluar dari pesawat. Kondisi para teroris tampak dirantai pada bagian tangan dan kakinya, serta mengenakan penutup mata berwarna hitam.

Dan dalam sesi terakhir penurunan para tersangka, tiga teroris diperlihatkan oleh tim kepolisian kepada awak media sebagai pentolan, yaitu AYR alias AZ, F alias AU, dan UBS alias F

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
12/04/2021 18:44 WIB
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idul Fitri 2021
Pemerintah melalui memastikan stok pangan selama Ramadan aman hingga Hari Raya Idul Fitri 2021.
 
Nasional
07/04/2021 15:25 WIB
Jokowi Terbitkan Perpres Nomor 19, TMII Diambil Alih Negara
"Presiden telah menerbitkan Perpres nomor 19 Tahun 2021 tentang TMII. Yang di dalamnya mengatur penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg," ujar Menteri Sekretaris
 
Nasional
07/04/2021 11:33 WIB
Jokowi Sampaikan Arahan Percepat Penanganan Bencana NTT Dan NTB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk mempercepat penanganan banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) dan Nusa Tenggara Barat(NTB).
 
Nasional
05/04/2021 16:23 WIB
Kapolri Pastikan Perayaan Jumat Agung Hingga Paskah Berjalan Lancar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan rangkaian perayaan mulai dari Jumat Agung hingga perayaan Paskah tahun 2021 berjalan dengan lancar, aman dan damai. 
 
Nasional
31/03/2021 23:14 WIB
Kronologis Penyerangan Terduga Teroris Di Mabes Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan kronologi terkait penyerangan yang dilakukan terduga teroris di Mabes Polri.
 
Nasional
31/03/2021 16:45 WIB
Kronologis Ditemukannya CVR Sriwijaya SJ-182
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerdjanto Tjahjanto mengungkap kronologi ditemukannya Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada 9 Januari Lalu.
 
Nasional
31/03/2021 16:11 WIB
Tim Gabungan Basarnas Akhirnya Temukan CVR Sriwijaya SJ-182
Menteri Perhubungan(Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi kinerja dari tim gabungan Basarnas yang terus melakukan pencarian CVR guna melengkapi data dari Flight Data Recorder(FDR) yang sudah lebih dulu ditemukan.
Telkomsel