ECONOMIC ZONE - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) akan melakukan pembagian dividen tahun buku 2017 senilai Rp52 per lembar saham atau sebesar total Rp83,1 miliar.
Direktur Utama PJAA, C. Paul Tehusijarana mengatakan pembagian dividen ini merupakan 37,7 persen dari raihan laba bersih sepanjang 2017 lalu senilai Rp220,22 miliar.
"Sisa laba bersih setelah pembagian dividen atau sekitar Rp132 miliar akan dialokasikan sebagai laba ditahan untuk penunjang kegiatan bisnis perseroan," katanya disela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan di Jakarta, Senin (15/5)
Tercatat sepanjang tahun lalu PJAA meraih pendapatan mencapai Rp1,24 triliun, turun 3,48 persen dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp1,28 triliun.
Meski mengalami penurunan pendapatan, perseroan berhasil membukukan peningkatan laba bersih 68,33 persen dari Rp130,82 miliar di 2016 menjadi Rp220,22 miliar pada 2017.
Adapun beberapa hal yang menjadi penopang antara lain peningkatan pertumbuhan pengunjung di 2017 sebesar 3,47 persen dari 18,1 juta di 2016 menjadi 18,7 juta pada 2017.
Selain itu, kenaikan laba ini juga didorong oleh beban lain-lain yang turun 79 persen dibanding tahun sebelumnya.
Komentar