EKA
Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:25 WIB

Melalui Transaksi Digital, LinkAja Dukung Pengembangan Wisata Banyuwangi

Foto/Dok-LinkAja/ECONOMICZONE
Foto/Dok-LinkAja/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sebelum Pandemi Covid-19, Banyuwangi telah berhasil dikenal sebagai destinasi wisata yang mendunia. Namun kini Banyuwangi tengah mendorong upaya pemulihan sektor pariwisatanya di tengah masa adaptasi kebiasaan baru. Mendukung upaya ini, LinkAja sebagai uang elektronik nasional hadir sebagai solusi pembayaran elektronik yang pertama dan satu-satunya pada aplikasi Banyuwangitourism, yang diresmikan melalui penandatangan Perjanjian Kerja Sama secara virtual antara LinkAja dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi.

Peresmian kerja sama ini dilakukan bersamaan dengan peluncuran aplikasi Banyuwangitourism, sebagai aplikasi pemesanan tiket wisata yang disediakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi bagi para wisatawan yang berencana untuk mengunjungi berbagai destinasi di Banyuwangi tanpa harus membeli tiket di loket. Selain sebagai sumber pembayaran nontunai pada aplikasi Banyuwangitourism, LinkAja, dengan didukung oleh Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) juga secara progresif mendorong digitalisasi transaksi pada ekosistem pariwisata yang masuk ke dalam destinasi wisata pada aplikasi tersebut, melalui metode pembayaran berbasis QRIS (Quick Respons Indonesian Standard) di berbagai UMKM sekitar area wisata yang menjual makanan/minuman dan cendera mata, yang memungkinkan pembayaran untuk dapat dilakukan dengan lebih dari satu operator.

Tidak hanya dapat semakin memberi kemudahan, keamanan, dan kenyamanan dalam bertransaksi, dukungan LinkAja kali ini pun relevan dengan situasi pandemi, dimana pembayaran elektronik dapat membantu seluruh lapisan masyarakat untuk tetap dapat produktif dan tetap menjaga protokol kesehatan, dengan mengurangi paparan terhadap penggunaan uang tunai. Ke depannya, LinkAja juga akan menyediakan tempat pengisian saldo di berbagai area destinasi wisata.

“Kerja sama digitalisasi pembayaran dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi pada aplikasi inovatif Banyuwangitourism yang didukung penuh oleh HIMBARA, merupakan bentuk nyata dari komitmen kami dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Banyuwangi, yang dikenal dengan sebutan The Sunrise of Java di kalangan wisatawan lokal dan mancanegara,” kata Direktur Marketing LinkAja, Edward Kilian Suwignyo di Jakarta, Selasa (20/10).

Dengan tetap memberlakukan secara ketat protokol kesehatan di berbagai destinasi wisata, keberadaan LinkAja dapat semakin mendongkrak upaya pemulihan sektor pariwisata Banyuwangi, yang berkontribusi besar terhadap peningkatan ekonomi daerah. Dirinya berharap warga Banyuwangi maupun wisatawan dapat turut bersama-sama menghidupkan kembali UMKM yang ada, sesuai dengan misi untuk membangun ekosistem dan platform layanan keuangan digital yang melayani terutama kebutuhan masyarakat kelas menengah dan UMKM di Indonesia.

“Kita berharap ke depan destinasi pariwisata dan seluruh pelaku pariwisata yang terlibat dalam kemajuan pariwisata Banyuwangi bisa menikmati layanan yang disajikan oleh LinkAja dalam Aplikasi Banyuwangitourism. Ke depannya, wisatawan Banyuwangi bisa mendapatkan manfaat dari keberadaan aplikasi Banyuwangitourism, dengan kehadiran LinAja di dalamnya yang dapat memudahkan transaksi nontunai,” kata Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, M Yanuarto Bramuda.

Untuk semakin menyemarakkan momentum kerja sama ini, LinkAja memberikan cashback menarik sebesar 20%, dengan minimal transaksi sebesar Rp 25,000, dan nominal cashback sebesar maksimal Rp 10,000 selama periode 19 Oktober – 1 November 2020. Untuk mempermudah kehidupan sehari – hari warga Banyuwangi dalam bertransaksi, LinkAja telah dapat digunakan sebagai metode pembayaran di modern retail (Basmallah, Arthapura Mart), Pasar Rogojampi, Pusat Oleh-oleh dan Kuliner (Tuk Tuk Tea, Nyoklat Klasik, Srengenge Wetan, Osing Deles, Sego Tempong Mbok Wah, Diskuupi), Penginapan (Dialoog Hotel, Kampung Osing Inn, Villa Kemarang, Kokoon Hotel, Pandansari Homestay, Pondok Seruni Homestay, Illira Hotel), dan Objek Wisata (Bangsring Underwater, Grand Watudodol, Pantai Cacalan, Pantai Boom, Air Terjun Jagir, Air Terjun Kalibendo, Agrowisata Taman Suruh, Taman Gandrung Terakota, Pantai Cemara, Sendang Seruni, Green Gumuk Candi, Wisata Pinus Songgon, De Djawatan Forest, dsb).

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
21 jam yang lalu
Resmi : 1 Ramadan 1442 Hijriah Jatuh Pada Selasa 13 April 2021
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan, 1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada Selasa 13 April 2021.
 
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idul Fitri 2021
Pemerintah melalui memastikan stok pangan selama Ramadan aman hingga Hari Raya Idul Fitri 2021.
 
Nasional
07/04/2021 15:25 WIB
Jokowi Terbitkan Perpres Nomor 19, TMII Diambil Alih Negara
"Presiden telah menerbitkan Perpres nomor 19 Tahun 2021 tentang TMII. Yang di dalamnya mengatur penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg," ujar Menteri Sekretaris
 
Nasional
07/04/2021 11:33 WIB
Jokowi Sampaikan Arahan Percepat Penanganan Bencana NTT Dan NTB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk mempercepat penanganan banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) dan Nusa Tenggara Barat(NTB).
 
Nasional
05/04/2021 16:23 WIB
Kapolri Pastikan Perayaan Jumat Agung Hingga Paskah Berjalan Lancar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan rangkaian perayaan mulai dari Jumat Agung hingga perayaan Paskah tahun 2021 berjalan dengan lancar, aman dan damai. 
 
Nasional
31/03/2021 23:14 WIB
Kronologis Penyerangan Terduga Teroris Di Mabes Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan kronologi terkait penyerangan yang dilakukan terduga teroris di Mabes Polri.
 
Nasional
31/03/2021 16:45 WIB
Kronologis Ditemukannya CVR Sriwijaya SJ-182
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerdjanto Tjahjanto mengungkap kronologi ditemukannya Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada 9 Januari Lalu.
Telkomsel