Endang Muchtar
Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Piala Dunia 1934: Italia Mengukir Sejarah di Tengah Tekanan

Foto/ilustrasi AI/ECONOMICZONE
Foto/ilustrasi AI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pada musim panas 1934, dunia sepak bola kembali mencari seorang penguasa baru. Empat tahun setelah Uruguay mengukir sejarah sebagai juara dunia pertama, Piala Dunia kembali digelar.

Kali ini, panggung terbesar sepak bola berpindah ke Italia, sebuah negara yang tidak hanya ingin menjadi tuan rumah, tetapi juga ingin menunjukkan kepada dunia bahwa mereka pantas berdiri di puncak kejayaan.

Bagi Italia, Piala Dunia 1934 bukan sekadar turnamen. Ini adalah sebuah misi besar. Bermain di hadapan pendukung sendiri membawa kebanggaan sekaligus tekanan yang luar biasa. Jutaan mata tertuju kepada mereka, berharap tim nasional mampu mengangkat trofi dan menciptakan sejarah.

Di balik ambisi besar itu, ada sosok pelatih bernama Vittorio Pozzo yang menjadi arsitek utama kebangkitan Italia. Pozzo membangun sebuah tim dengan disiplin tinggi, organisasi permainan yang rapi, dan semangat juang yang kuat. Ia tidak hanya mencari pemain berbakat, tetapi membentuk sebuah tim yang mampu bertarung bersama sebagai satu kesatuan.

Salah satu pemain yang menjadi simbol kekuatan Italia saat itu adalah Giuseppe Meazza. Pemain muda tersebut memiliki teknik luar biasa, kecerdasan bermain, dan kemampuan menciptakan momen penting ketika tim membutuhkannya. Bersama rekan-rekannya, Meazza menjadi harapan bagi sebuah bangsa yang ingin melihat namanya terukir dalam sejarah sepak bola dunia.

Namun perjalanan menuju gelar juara tidak pernah mudah. Piala Dunia 1934 menggunakan sistem gugur langsung, yang berarti setiap pertandingan menjadi pertaruhan terakhir. Tidak ada kesempatan kedua. Satu kekalahan saja akan mengakhiri mimpi sebuah tim.

Italia harus menghadapi ujian berat ketika bertemu Spanyol di babak perempat final. Spanyol datang dengan kekuatan besar dan tidak gentar menghadapi tuan rumah. Pertandingan berlangsung keras dan penuh ketegangan. Kedua tim saling berjuang hingga akhirnya bermain imbang 1-1. Karena aturan saat itu belum mengenal adu penalti, pertandingan harus diulang.

Dalam laga kedua yang berlangsung tidak kalah sengit, Italia akhirnya berhasil meraih kemenangan tipis 1-0. Kemenangan tersebut membawa mereka melaju ke semifinal, meskipun pertandingan itu meninggalkan perdebatan karena beberapa keputusan wasit dianggap kontroversial. Tetapi bagi Italia, yang terpenting adalah mereka masih memiliki kesempatan untuk mengejar trofi.

Di semifinal, tantangan berikutnya datang dari Austria, salah satu tim terbaik Eropa saat itu. Austria dikenal dengan permainan menyerang yang indah dan memiliki banyak pemain berkualitas. Namun Italia menunjukkan mentalitas mereka sebagai tuan rumah. Dengan permainan disiplin dan pertahanan yang kokoh, mereka berhasil memenangkan pertandingan 1-0 dan memastikan tempat di final.

Pada 10 Juni 1934, Stadion Nasional Roma menjadi saksi pertandingan final antara Italia dan Cekoslowakia. Ribuan pendukung memenuhi stadion, menciptakan atmosfer luar biasa. Mereka datang bukan hanya untuk menyaksikan pertandingan, tetapi untuk melihat sebuah mimpi menjadi kenyataan. Namun final itu tidak berjalan mudah bagi Italia.

Pertandingan berlangsung seimbang. Kedua tim bermain hati-hati, menyadari bahwa satu kesalahan kecil dapat menentukan segalanya. Hingga akhirnya pada menit ke-76, kejutan besar terjadi. Cekoslowakia berhasil mencetak gol melalui Antonín Puč. Stadion Roma mendadak terdiam. Italia berada di ambang kehilangan gelar di hadapan pendukungnya sendiri.

Tetapi seorang juara tidak pernah menyerah ketika menghadapi tekanan terbesar. Italia terus menyerang dan mencari kesempatan. Tidak lama setelah tertinggal, Raimundo Orsi muncul sebagai penyelamat. Tendangannya berhasil mengubah keadaan dan membuat skor menjadi 1-1. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Di saat kedua tim mulai kelelahan dan tekanan mencapai puncaknya, datanglah momen yang menentukan sejarah. Pada menit ke-95, Angelo Schiavio mencetak gol yang membawa Italia unggul 2-1. Sebuah gol yang bukan hanya mengubah skor, tetapi juga mengubah perjalanan sepak bola Italia.

Ketika peluit akhir berbunyi, seluruh Roma merayakan kemenangan tersebut. Italia akhirnya menjadi juara dunia untuk pertama kalinya.

Gelar itu menjadi awal dari masa kejayaan sepak bola Italia. Di bawah kepemimpinan Vittorio Pozzo, Italia kembali meraih trofi Piala Dunia pada tahun 1938 dan membuktikan bahwa kemenangan pada 1934 bukanlah sebuah kebetulan.

Piala Dunia 1934 kemudian dikenang sebagai salah satu turnamen paling dramatis dalam sejarah sepak bola. Turnamen ini menghadirkan kisah tentang ambisi, tekanan, kontroversi, perjuangan, dan keberanian untuk bangkit ketika segalanya tampak hampir berakhir.

Karena dalam sepak bola, sebuah pertandingan mungkin hanya berlangsung selama 90 menit. Namun beberapa momen mampu bertahan jauh lebih lama daripada itu. Piala Dunia 1934 adalah salah satunya.

Sebuah kisah tentang Italia yang mengejar kejayaan, tentang pemain yang menolak menyerah, dan tentang bagaimana sebuah gol mampu mengubah sebuah tim menjadi legenda. (Bersambung 2)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18/09/2026 13:34 WIB
MELALUI 4 (EMPAT) PROGRAM MANFAAT UTAMA, ASABRI BAYARKAN HAK PESERTA LEBIH DARI RP12,7 TRILIUN; ASABRI HADIR DI SETIAP TAHAP PENGABDIAN, MENJAGA AMANAH NEGARA DAN KESEJAHTERAAN PESERTA
PT ASABRI (Persero) terus menjalankan amanah dalam memberikan perlindungan sosial kepada peserta ASABRI sebagai bagian dari penghargaan negara atas pengabdian kepada bangsa dan negara
 
Nasional
16/09/2026 19:06 WIB
5 Tahun Beroperasi, blu by BCA Digital Dongkrak Lonjakan Transaksi Gaya Hidup dan Pembayaran Global
Pertumbuhan ini digerakkan oleh porsi demografi anak muda yang sangat dominan, di mana 56% nasabah blu merupakan Gen Z dan 35% merupakan Milenial (total 91% digital natives). Laju akuisisi nasabah baru pun dipimpin oleh Gen Z dengan pertumbuhan 30% YoY, disusul Milenial sebesar 20%…
 
Nasional
15/09/2026 08:07 WIB
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia
Penghargaan KGI tegaskan kontribusi Telkom Solution bagi transformasi digital di berbagai Industri.
 
Nasional
14/09/2026 22:02 WIB
Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026
Investasi strategis di CYFIRMA perluas kolaborasi solusi keamanan siber yang inovatif di Indonesia.
 
Nasional
13/09/2026 18:13 WIB
Sequis SHEPRENEUR Gelar SHElebration, Rayakan Semangat dan Perjalanan 60 Perempuan Wirausaha
SHElebration menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada 60 perempuan wirausaha sekaligus merayakan pencapaian TOP 3 SHEPRENEUR 2026
 
Nasional
11/09/2026 17:59 WIB
TelkomGroup Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Zero Plastic Movement
Sediakan fasilitas water refill station bagi karyawan dan perkuat kolaborasi komunitas hingga pelaku usaha.
 
Nasional
10/09/2026 21:55 WIB
Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG
Pertahankan predikat Bintang 5 tiga tahun berturut-turut, tegaskan komitmen GRC sebagai fondasi keberlanjutan bisnis.
Ad Placholder