Endang Muchtar
Kamis, 16 Juli 2026 - 13:54 WIB

Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WII) milik Hashim Djojohadikusumo, menyediakan Internet Rakyat lewat anak usaha PT Telemedia Komunikasi Pratama. Apa bedanya dengan Starlite?

Paket internet Starlite besutan anak usaha WIFI lainnya yakni Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave), bekerja sama dengan Transvision. Sedangkan Internet Rakyat di bawah Telemedia.

Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.

WIFI atau Surge yang baru saja menang lelang penggunaan pita frekuensi radio 1,4 GHz oleh Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi, bersama OREX SAI Inc menggelar layanan Akses Nirkabel Tetap alias FWA 5G berbasis Open RAN 1,4GHz di seluruh Indonesia.

Program Internet Rakyat ditujukan untuk rumah tangga, mahasiswa dan pelajar, pekerja WFH, UMKM hingga daerah yang belum memiliki layanan fiber. Dengan tarif tersebut, pelanggan bisa menikmati layanan internet unlimited hingga 100 Mbps.

Berdasarkan informasi resmi, Internet Rakyat sementara hanya menawarkan satu jenis paket untuk tahap awal, yakni Paket WiFi Internet Rakyat Rp 100 ribu untuk 30 hari

 Benefit yang diterima pelanggan:
  • Kecepatan hingga 100 Mbps
  • Kuota unlimited
  • Gratis langganan bulan pertama
  • Gratis sewa modem (CPE)
  • Perangkat berbasis OpenWRT, terdiri dari: 1 unit modem, 1 boks perangkat, Buku panduan
  • Antena omni 3,5 dBi dengan teknologi WiFi 5 2+2 (AC1200)
  • Layanan ini baru tersedia untuk pengguna di Jawa, Maluku, dan Papua

Sedangkan Starlite menyediakan beragam paket, di antaranya:

  • 200 Mbps ke atas: mulai dari Rp 100 ribu per bulan
  • 300 Mbps ke atas: mulai dari Rp 150 ribu per bulan, untuk lokasi tertentu
  • 500 Mbps ke atas: mular dari Rp 250 ribu per bulan

Internet Rakyat menggunakan 5G Fixed Wireless Access (FWA) yang beroperasi pada frekuensi 1.4 GHz, dan implementasi Open RAN atau arsitektur terbuka pada radio access. Model ini menjanjikan pengembangan lebih cepat dan biaya modal lebih rendah.

Sedangkan Starlite menggunakan fiber optik. Fiber optik adalah teknologi broadband tetap menggunakan kabel serat optik yang mentransmisikan data lewat sinar cahaya dalam kabel kaca/plastik.

Operator layanan Internet Rakyat saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa layanan tak menerapkan Fair Usage Policy (FUP) alias batas pemakaian maksimal, dengan kecepatan maksimal yang bisa diperoleh adalah up to 100 Mbps. Ini artinya, pelanggan dapat menggunakan koneksi secara unlimited tanpa penurunan kecepatan meski pemakaian data sudah tinggi, selama kondisi jaringan mendukung.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
20 jam yang lalu
Langkah Tegas OJK Menyerahkan Tersangka Kasus Prolife ke Kejaksaan Bukti Nyata Negara Hadir Melindungi hak-hak Pemegang Polis
Penyerahan tersangka dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor, Rabu
 
Nasional
20 jam yang lalu
Menkeu Klaim Kebijakannya Diakui Internasional Menepis Kritik Pengamat Terkait Risiko krisis Ekonomi
arena itu, dirinya mengajak para investor untuk segera membeli saham di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan juga meminta investor untuk segera menukarkan dolar AS ke rupiah.
 
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Resmi Patok Tarif Rp 500 Juta bagi Notaris yang Beralih Domisili ke Jakarta
Adapun perpindahan wilayah jabatan ke Kategori Daerah B dikenai PNBP sebesar Rp 50 juta per orang, sedangkan perpindahan ke Kategori Daerah C dikenakan tarif Rp 25 juta per orang.
 
Nasional
23 jam yang lalu
Modus Baru Mafia Judi Online Incar Petani dan Ibu Rumah Tangga sebagai "Ternak Rekening"
Modus ini menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber tidak hanya menyasar pengguna internet, tetapi juga memanfaatkan keterbatasan ekonomi masyarakat di daerah.
 
Nasional
24 jam yang lalu
Duel Klasik Abadi Ambisi Argentina dan Inggris Saling Sikut ke Final Piala Dunia 2026
Selain memperebutkan satu tempat di final, duel ini juga menjadi ajang pembuktian dua negara yang sama-sama memiliki ambisi mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
 
Nasional
15/07/2026 13:55 WIB
Bertambahnya Populasi, Anak Gajah Sumatera di Lampung Diberi Nama "Rut" oleh Menhut
“Kelahiran anak gajah ini menjadi bukti nyata komitmen Taman Satwa Lembah Hijau dalam mendukung pelestarian Gajah Sumatera.
 
Nasional
15/07/2026 13:38 WIB
Pendekatan Personal Berhasil, Luka Modric Siap Perpanjang Kontrak di AC Milan
Saat ini Modric memang masih menikmati masa liburan musim panasnya, namun sinyal hijau untuk melanjutkan masa bakti di San Siro tampaknya tinggal menunggu peresmian hitam di atas putih.
Telkomsel