Endang Muchtar
Jumat, 17 Juli 2026 - 13:07 WIB

Kementerian Kehutanan dan Uni Eropa Perkuat Kemitraan Konservasi di Sulawesi Utara

Foto/dok. kemenhut/ECONOMICZONE
Foto/dok. kemenhut/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kementerian Kehutanan bersama Uni Eropa dan Wildlife Conservation Society (WCS) terus memperkuat kemitraan dalam pengelolaan kawasan konservasi melalui kunjungan lapangan Delegasi Uni Eropa ke Sulawesi Utara.

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk meninjau implementasi program konservasi berbasis masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama internasional dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Delegasi Uni Eropa terdiri atas Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia beserta para duta besar dan pejabat tinggi dari negara-negara anggota Uni Eropa. Dalam kunjungan ini, delegasi meninjau berbagai lokasi pelaksanaan program, berdialog dengan masyarakat pesisir, serta melihat secara langsung hasil kolaborasi yang telah dibangun bersama Pemerintah Indonesia selama beberapa tahun terakhir.

Program ini merupakan kerja sama antara Uni Eropa, Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), KfW German Development Bank, serta Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia Programme.

Program tersebut dilaksanakan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara untuk memperkuat konservasi keanekaragaman hayati laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Hadir mewakili Direktur Jenderal KSDAE, Sekretaris Direktorat Jenderal KSDAE, Nandang Prihadi, menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal KSDAE Kementerian Kehutanan telah menjalin kerja sama yang erat dengan Wildlife Conservation Society (WCS) dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi di berbagai wilayah Indonesia.

“Salah satu lokasi kerja sama tersebut berada di Sulawesi Utara. Kawasan ini menjadi salah satu wilayah strategis dalam kemitraan kami bersama WCS dan para mitra pembangunan, yang akan kita kunjungi bersama selama dua hari ke depan,” ujar Nandang, Rabu (15/7/2026).

Lebih lanjut, Nandang menjelaskan bahwa Kementerian Kehutanan bersama WCS saat ini tengah menjajaki pengembangan biodiversity credit serta National Parks Bond yang mengacu pada praktik baik Rhino Bond sebagai salah satu alternatif pembiayaan konservasi yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Nandang juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, WCS, Uni Eropa, KfW German Development Bank, serta seluruh mitra yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Ia berharap kunjungan lapangan ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama internasional sekaligus memperlihatkan praktik-praktik terbaik pengelolaan kawasan konservasi dan pemberdayaan masyarakat di Sulawesi Utara.

Sementara itu, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi, menyampaikan bahwa sejak tahun 2019, program yang didukung Uni Eropa tersebut telah menghasilkan berbagai capaian nyata di bidang konservasi, perikanan berkelanjutan, penguatan kelembagaan masyarakat, hingga pengembangan ekonomi lokal berbasis konservasi.

“Di bidang konservasi, program ini telah mendukung pembentukan dan penguatan sembilan kawasan konservasi perairan dengan total luasan lebih dari 781 ribu hektare di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kawasan tersebut melindungi lebih dari 14 ribu hektare terumbu karang, sekitar 6 ribu hektare mangrove, serta sekitar 5 ribu hektare padang lamun yang menjadi habitat penting bagi berbagai spesies laut,” kata Denis.

Program ini juga mendorong tumbuhnya berbagai usaha ekonomi masyarakat berbasis konservasi. Sebanyak 29 Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) bersama 19 komunitas masyarakat pesisir mengembangkan berbagai kegiatan usaha, mulai dari pengolahan hasil perikanan hingga produk bernilai tambah yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Indonesia, Uni Eropa, serta seluruh mitra pelaksana menegaskan bahwa keberhasilan konservasi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, masyarakat, lembaga pembangunan, sektor swasta, dan mitra internasional. Sinergi tersebut diharapkan terus memperkuat upaya pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
10 jam yang lalu
HADIR LEBIH DEKAT DI BUMI PAPUA, ASABRI BERIKAN LAYANAN DAN SEPENUH HATI DI TIMIKA, PAPUA TENGAH
Wujud Nyata Pemerataan Layanan untuk Memastikan Para Penjaga Kedaulatan Bangsa Memiliki Pemahaman Manfaat dan Kesiapan Finansial Sedari Dini
 
Nasional
02/09/2026 06:08 WIB
Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta
Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.
 
Nasional
01/09/2026 20:33 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar
Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding mencapai sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026.
 
Nasional
01/09/2026 16:27 WIB
Dampak Positif Restrukturisasi, Emiten Konstruksi BUMN Catat Perbaikan Kinerja di Tengah Proses Merger
Berdasarkan laporan kinerja, sejumlah emiten pelat merah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang kuat, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga membukukan kenaikan laba bersih.
 
Nasional
01/09/2026 15:50 WIB
Kemenhut Terapkan Manajemen Risiko Pendakian Gunung Hadapi Puncak Kemarau
Penutupan sementara (risiko tinggi) diterapkan pada kawasan dengan tingkat kerentanan karhutla tinggi, meliputi pendakian Gunung Semeru (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango,…
 
Nasional
01/09/2026 13:41 WIB
OJK PERKUAT PEMBIAYAAN UMKM MELALUI PEMANFAATAN INOVASI TEKNOLOGI SEKTOR KEUANGAN
Forum tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang mendorong pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan untuk mendukung sektor ekonomi unggulan daerah.
 
Nasional
01/09/2026 11:23 WIB
Resmi! Wapres Gibran Mulai Persiapan Berkantor di Ibu Kota Nusantara
Sebagai bentuk transparansi dan untuk meningkatkan antusiasme publik, kawasan Istana Wakil Presiden juga sempat dibuka untuk kunjungan masyarakat umum atas arahan langsung dari Wapres Gibran.
Ad Placholder