Endang Muchtar
Senin, 10 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Menhut Bersama Unsur Daerah Tinjau Penanganan Karhutla Bromo Tengger Semeru

Menhut Bersama Pangdam V/Brawijaya dan Wagub Jatim (Foto/dok. Kemenhut)
Menhut Bersama Pangdam V/Brawijaya dan Wagub Jatim (Foto/dok. Kemenhut)
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan peninjauan langsung penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Minggu (9/8).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan upaya pengendalian kebakaran berjalan optimal sekaligus memperkuat sinergi antara Kementerian Kehutanan, TNI, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta seluruh unsur terkait dalam menghadapi kebakaran di kawasan konservasi tersebut.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menginstruksikan penutupan sementara secara total kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyusul kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut.

Penutupan dilakukan sebagai langkah untuk memastikan seluruh unsur dapat memusatkan perhatian pada upaya pemadaman kebakaran sekaligus mengantisipasi potensi munculnya kebakaran di lokasi lain. Selain itu, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Menginstruksikan Kepala Balai untuk menutup sementara secara total TN Bromo Tengger Semeru. Tujuannya satu, agar semua bisa fokus memadamkan api sekaligus mengantisipasi terjadinya kebakaran lagi di tempat lain,” ujar Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Menteri menegaskan, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam penanganan kebakaran di kawasan TNBTS. “Yang kedua juga terkait safety, safety first, yang menyangkut nyawa warga negara akibat bencana ini,” tegasnya.

Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, saat ini tiga helikopter telah dioperasikan untuk mendukung pemadaman dari udara (water bombing), khususnya pada titik-titik api yang berada di kawasan dengan kelerengan dan medan yang sulit dijangkau oleh pasukan darat.


Menteri Kehutanan mengatakan, operasi pemadaman dari udara dilakukan untuk menjangkau titik api yang tidak memungkinkan ditangani secara efektif melalui jalur darat. “Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan darat,” kata Raja Juli.

Sementara itu, pasukan darat tetap melakukan pemadaman secara langsung sekaligus membuat sekat bakar untuk membantu mengendalikan dan mencegah penjalaran api. Menteri juga menyampaikan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) belum dapat dilakukan dalam 10 hari ke depan.

Berdasarkan perkembangan terakhir pada pagi hari 9 Agustus 2026, luas areal yang terdampak kebakaran di kawasan TNBTS diperkirakan mencapai sekitar 520 hektare. Angka tersebut merupakan estimasi sementara dan masih terus diperbarui melalui verifikasi serta pemantauan lapangan.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menjelaskan, perkembangan luasan kebakaran saat ini dimana prioritas pemadaman dari udara saat ini difokuskan di kawasan puncak B29 di sisi paling timur. Kendala teknis yang dihadapi selain cuaca adalah ketersediaan air untuk upaya pemadaman.

“Beberapa sudah padam dan dijaga pasukan darat yang melakukan pengawasan. Sedangkan di sisi barat sudah disiagakan tim untuk mengantisipasi,” ujarnya

Untuk memastikan seluruh operasi berjalan terkoordinasi, unsur terkait juga membentuk satuan tugas (satgas) penanganan kebakaran TNBTS dengan menunjuk seorang Incident Commander. Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin menjelaskan, Incident Commander bertugas mengoordinasikan seluruh pergerakan dan kebutuhan operasi, baik di darat maupun udara.

“Kita bentuk satgas dengan menunjuk Incident Commander untuk mengoordinir semua pergerakan udara dan darat, termasuk kebutuhan lapangan bisa melalui satgas yang dibentuk,” ujarnya.

Pembentukan satgas ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara seluruh unsur yang terlibat dalam operasi, termasuk Kementerian Kehutanan, BNPB, BPBD, TNI, POLRI, dan unsur lainnya.

Berdasarkan Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran (SPBK) pada 9 Agustus 2026, sebagian wilayah Jawa Timur berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar. Kondisi tersebut menjadi perhatian Kementerian Kehutanan untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur pengendalian karhutla, terutama pada wilayah yang memiliki tingkat kemudahan terbakar tinggi.

Kementerian Kehutanan bersama seluruh unsur yang terlibat akan terus memantau perkembangan kebakaran dan melakukan pengendalian secara terpadu.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
 
Nasional
02/10/2026 17:20 WIB
DENNY JA TERIMA AMA APPRECIATION AWARD 2026, SEBAGAI PEMIMPIN KORPORASI YANG BERDAMPAK
Penghargaan diberikan dalam AMA Indonesia Conference 2026 yang mengangkat tema “From Management to Wealth Creation,” sebuah tema tentang perubahan makna kepemimpinan korporasi.
 
Nasional
02/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berani Mengeksplorasi Potensi Diri
CIMB Niaga percaya bahwa proses menemukan mimpi sering kali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, namun keberanian untuk melangkah adalah kunci utamanya.
 
Nasional
01/10/2026 17:57 WIB
Padukan Mobilitas Premium dan Seni Kontemporer, BMW Indonesia Jadi Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026
Dalam kemitraan tahun ini, BMW dan MINI menyerahkan total 5 unit kendaraan premium untuk mendukung kelancaran mobilitas para tamu penting, kurator, dan pengisi acara Art Jakarta 2026.
Ad Placholder