Endang Muchtar
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 12:37 WIB

Debut Indonesia Menerima Jet Tempur Baru, Media Asing Iri Kemampuannya Membawa 5 Ton Senjata

Indonesia akan menerima jet tempur T-50i pada November 2025. (Foto/Roni Mawardi/ECONOMICZONE
Indonesia akan menerima jet tempur T-50i pada November 2025. (Foto/Roni Mawardi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Laporan Army Recognition menyebutkan Indonesia akan mulai menerima enam pesawat latih tambahan KAI T-50i Golden Eagle, dua pesawat akan tiba di Indonesia pada November 2025.

Indonesia tak lama lagi dipastikan akan menerima jet tempur baru pada bulan November 2025. Laporan Army Recognition, pada 2 Oktober 2025, dalam artikel berjudul “Indonesia Akan Menerima Enam Jet KAI T-50i Korea Selatan Lagi untuk Latihan dan Tempur Ringan.”

Laporan yang dikutip oleh zonajakarta.com itu menyebut bahwa, Indonesia akan mulai menerima enam pesawat latih tambahan KAI T-50i Golden Eagle. Nantinya dua pesawat akan tiba di Indonesia pada November 2025.

Menurut laporan, pesanan yang dilakukan pada tahun 2021 ini akan meningkatkan pelatihan pilot dan kapasitas pesawat serang ringan seiring dengan modernisasi armada udara Jakarta.

Pada 29 September 2025, pejabat Angkatan Udara Indonesia mengunjungi fasilitas Korea Aerospace Industries di Sacheon dan memeriksa pesawat T-50i yang akan dikirim ke Jakarta.

Hal ini seiring dengan persiapan Indonesia untuk menerima enam pesawat Golden Eagle tambahan. Dua pesawat pertama dijadwalkan tiba pada November 2025.

Pembelian ini merupakan kelanjutan dari kontrak yang ditandatangani pada tahun 2021 dan merupakan bagian dari upaya modernisasi yang lebih luas. Armada T-50i mendukung program pelatihan pesawat tempur terdepan Indonesia dan mendukung tujuan modernisasi kekuatan yang lebih luas.

Beberapa media internasional pun menyoroti langkah Indonesia tersebut, karena berkaitan dengan modernisasi pertahanan udara yang gencar dilakukan Indonesia sejauh ini. Indonesia sendiri juga memesan jet tempur Rafale dari Prancis yang diperkirakan akan segera tiba pada 2026 nanti.

Sementara itu, T-50i merupakan jet tempur ringan, yang nantinya akan pesawat Hawk Mk-53 yang lebih tua.

Pengiriman gelombang pertama selesai pada tahun 2014, membentuk Skuadron Udara ke-15, yang bermarkas di Pangkalan Udara Iswahjudi di Jawa Tengah.

Mengutip dari Zona Militar, pada 2 Oktober 2025, dalam artikel berjudul “KAI Korea Selatan maju dalam pengiriman pesawat latih canggih T-50i baru ke Angkatan Udara Indonesia.” Juga mengungkapkan kemampuan pesawat tempur baru yang akan memperkuat kekuatan udara Indonesia tersebut.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
24/05/2026 11:42 WIB
LIXIL Architectural Design Competition (LADC) 2026
LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, dengan bangga kembali menggelar LIXIL Architectural Design Competition (LADC) 2026
 
Nasional
22/05/2026 23:53 WIB
Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Sinergi TelkomGro up hadirkan kebahagiaan Iduladha bagi lebih dari 60 ribu masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 15:02 WIB
Medco Memprediksi Gas Berpotensi Menggantikan Batu Bara Sebagai Transisi Energi Dunia
Roberto juga memprediksi transisi energi di Indonesia dan sebagian besar di kawasan Asia akan ditopang oleh keberadaan gas.
 
Nasional
22/05/2026 14:55 WIB
Indocement Tebar Dividen Rp 468 per Lembar Saham
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
 
Nasional
22/05/2026 14:27 WIB
Kebijakan DHE Siap Berlaku, Presiden Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 11:23 WIB
Kemenprin Perkuat Produk IKM Siap Kuasai Pasar Modern
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
 
Nasional
22/05/2026 10:36 WIB
S&P kritisi skema ekspor Danantara, IHSG anjlok, sovereign rating dipertaruhkan
IHSG anjlok 3,54% ke 6.094 dipimpin saham tambang pasca-pengumuman Danantara oleh Prabowo, sementara rupiah tetap melemah ke Rp17.678/USD meski BI menaikkan suku bunga 50bps ke 5,25%.
Telkomsel