Endang Muchtar
Selasa, 29 April 2025 - 09:42 WIB

Indonesia Perluas Layanan QRIS ke Lima Lintas Negara Jepang, India, Korea Selatan, Tiongkok Hingga Arab Saudi.

Konsumen melakukan transaksi menggunakan layanan QRIS di lapak sayuran salah satu pasar modern di Serpong, Tangsel, belum lama ini. (Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Konsumen melakukan transaksi menggunakan layanan QRIS di lapak sayuran salah satu pasar modern di Serpong, Tangsel, belum lama ini. (Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kabar baik bagi wisatawan dan pelaku UMKM! Dalam waktu dekat, sistem pembayaran digital Indonesia, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), akan bisa digunakan di lima negara besar: Jepang, India, Korea Selatan, China, dan Arab Saudi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia dalam memperluas konektivitas pembayaran lintas negara.

Serta mempermudah transaksi internasional bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri, khususnya wisatawan, jemaah umrah, hingga pebisnis.

Dilansir dari berbagai sumber, integrasi QRIS dengan sistem pembayaran digital negara-negara tersebut sedang dalam tahap finalisasi.

Jika resmi diberlakukan, pengguna QRIS dari Indonesia dapat melakukan pembayaran langsung di merchant-merchant lokal tanpa perlu menukar mata uang atau membawa uang tunai.

Saat ini, QRIS sudah dapat digunakan di beberapa negara Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Dengan ekspansi ke lima negara besar ini, sistem ini akan semakin memperkuat posisinya sebagai metode pembayaran digital lintas batas yang efisien dan aman.

Meski mendapat protes dari Amerika Serikat, Bank Indonesia tetap memperluas jangkauan layanan pembayaran digital berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) ke lintas negara.

Dalam waktu dekat, transaksi menggunakan QRIS dapat dilakukan di Jepang, India, Korea Selatan, Tiongkok, dan Arab Saudi.

Sepanjang triwulan pertama tahun 2025, QRIS telah digunakan oleh 56,3 juta pengguna, dengan volume transaksi mencapai 2,6 miliar transaksi dan nilai transaksi lebih dari Rp260 triliun.

Sementara itu, fasilitas QRIS Tap, yang baru berjalan satu bulan, telah digunakan oleh 20,8 juta pengguna dengan nilai transaksi lebih dari Rp3 miliar.

Langkah ekspansi QRIS ini menunjukkan komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat sistem pembayaran digital nasional dan meningkatkan konektivitas pembayaran global.

Selain memudahkan konsumen, kebijakan ini juga diharapkan meningkatkan daya saing sistem keuangan digital Indonesia di kancah global.

Hal ini diharapkan dapat mendukung transformasi ekonomi berbasis digital secara menyeluruh.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
5 jam yang lalu
Aksi Tegas Bobby Nasution: Walk Out dari Paripurna DPRD Sumut, Serukan OPD Ikut Keluar!  
Sebelum keluar dari ruangan, Bobby sempat memanggil timnya. Ia kemudian meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah atau OPD yang hadir untuk ikut meninggalkan ruang rapat.
 
Nasional
5 jam yang lalu
bale by BTN Dorong Ekonomi Medan Lewat ICX 2026
Diikuti sebanyak 54 peserta booth, ICX Medan menjadi wadah pemberdayaan bagi para petani kopi dari berbagai daerah di Sumatera.
 
Nasional
7 jam yang lalu
Gandeng New York University, Kemenpora Siapkan Atlet Indonesia Berkelas Dunia
Menpora menegaskan, Kemenpora siap memfasilitasi berbagai langkah yang diperlukan apabila NYU berminat mengembangkan program akademik tersebut di Indonesia.
 
Nasional
7 jam yang lalu
Bertemu Wagub Fujian, Menko Airlangga Genjot Proyek TCTP
Kedua belah pihak juga menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan mempercepat implementasi program TCTP melalui penyusunan langkah tindak lanjut yang terukur. Pemerintah Indonesia juga akan mengintegrasikan berbagai masukan yang diperoleh dalam pertemuan tersebut ke…
 
Nasional
7 jam yang lalu
Nanik S Deyang Lepas Jabatan Kepala BGN, CELIOS Pertanyakan Posisi Rangkapnya di Pertamina
Bhima menganggap Nanik enggan mundur sebagai Komisaris Pertamina karena menerima gaji lebih besar dibandingkan ketika masih menjadi Kepala BGN. Karena itu, alasan Nanik mundur karena faktor kesehatan dianggap Bhima tidak logis.
 
Nasional
8 jam yang lalu
Emas Perhiasan Bergerak Bervariasi, Kenali Untung-Ruginya Hari Ini
pergeseran nilai pada instrumen ini secara global terus dipengaruhi oleh dinamika permintaan industri perhiasan, pergerakan nilai tukar mata uang, hingga kebijakan bank sentral terkait cadangan emas. Fluktuasi yang dinamis mengharuskan para pelaku pasar maupun konsumen retail untuk…
 
Nasional
8 jam yang lalu
Misi Berburu Tiket Perempatfinal: 7 Pejuang Merah Putih Siap Tempur di 16 Besar China Open 2026!
Ketujuh wakil tersebut antara lain 3 di ganda putra yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang akan berjumpa dengan ganda putra Jepang Takumi Nomura/Yuchi Shimogami untuk memperebutkan kelolosan ke perempatfinal
Ad Placholder