Endang Muchtar
Jumat, 14 Februari 2025 - 16:26 WIB

Mirae Asset: Hadapi Puasa dan Lebaran, Saham Barang Konsumsi Pokok Jadi Pilihan

Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto (dari kiri), Research Analyst, Senior Investment Information Adityo Nugroho, Head of Marketing Division Leo Nara Wirendra, Head of Corsec Jeongmin Lee.
Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto (dari kiri), Research Analyst, Senior Investment Information Adityo Nugroho, Head of Marketing Division Leo Nara Wirendra, Head of Corsec Jeongmin Lee.
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyarankan investor melirik saham sektor barang konsumsi pokok menghadapi Bulan Puasa dan Libur Lebaran tahun ini dengan dukungan daya beli masyarakat.

Abyan Habib Yuntoharjo, Research Analyst Mirae Asset, mengatakan kuatnya daya beli masyarakat didukung adanya stimulus diskon tarif listrik sebesar 50% dari pemerintah.

“Kami optimistis daya beli yang terjaga itu dapat menjaga momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini dan sektor barang konsumsi pokok (consumer staples). Pilihan saham utamanya adalah PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP),” ujar Abyan dalam Media Day: February 2025 by Mirae Asset hari ini, 13 Februari 2025.

AMRT adalah salah satu pemilik minimarket kebutuhan sehari-hari Alfamart yang hampir setiap waktu dibutuhkan masyarakat, sedangkan ICBP adalah produsen utama mi instan Indomie yang hampir menjadi kebutuhan pokok di dalam negeri. Untuk AMRT dan ICBP, dia merekomendasi BUY dengan target price (TP) di level Rp 3,500 dan BUY TP 13.200 untuk 12 bulan ke depan.

Di dalam acara bertema “Consumer Trends for the 2025 Fasting Month: Building Smarter Investors” itu, Abyan mengatakan AMRT dan ICBP dapat menjadi representasi (proxy) sektor barang konsumsi pokok (consumer staples) terutama karena sifatnya yang merupakan saham defensif. Saham defensif adalah jenis saham yang kinerjanya cenderung stabil dan tidak terlalu dipengaruhi oleh fluktuasi. 

Terkait dengan fluktuasi dan koreksi pasar saham, Senior Investment Information Mirae Asset Adityo Nugroho, menambahkan faktor eksternal saat ini dipengaruhi ketidakpastian di era Trump 2.0 yang membuat perekonomian Indonesia semakin menantang.

“Selain itu, dari faktor internal terdapat tantangan dari pengetatan dan realokasi anggaran pemerintah, yang berpotensi mengurangi fungsi APBN sebagai peredam guncangan dari dampak ekonomi global.”

Menurut dia, katalis positif lain perekonomian domestik berasal dari momentum Ramadhan serta peluang kebijakan suku bunga Bank Indonesia yang diharapkan lebih pro-growth. “Ramadhan biasanya diiringi oleh peningkatan aktivitas ekonomi yang signifikan, dan kebijakan moneter bank sentral diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.” 

Pada kesempatan yang sama, Leo Nara Wirendra, Head of Marketing Mirae Asset, mengatakan di tengah pasar yang bergejolak hampir setiap waktu, Mirae Asset menyarankan investor untuk memanfaatkan volatilitas dengan menggunakan fasilitas Artificial Intelligence (AI). Salah satu bentuknya adalah aplikasi mobile M-STOCK yaitu Mirae Asset Intelligence Assistant (MAIA).

MAIA, lanjutnya, merupakan salah satu bentuk inovasi dari Mirae Asset untuk meningkatkan layanan literasi keuangan. Dalam peningkatan layanan literasi keuangan, Mirae Asset baru meresmikan studio digital di Mirae Asset Financial Center (MAFC) Lebak Bulus di Gedung Seyeon, Jakarta Selatan.

Studio digital itu diyakini menjadi infrastruktur produksi audio visual terbesar dan terlengkap yang dimiliki sebuah perusahaan di sektor keuangan Indonesia karenda didukung teknologi termutakhir beserta krunya yang lengkap. Dengan fasilitas tersebut, Leo meyakini produksi konten literasi berkualitas Mirae Asset diyakini dapat meningkatkan literasi keuangan dan investasi.

“Sebelumnya, investasi capital market di Indonesia masih rendah dibanding negara lain karena faktor awareness produk yang rendah. Dengan status Indonesia sebagai salah satu negara pengkonsumsi media sosial terbesar di dunia maka produksi konten media sosial berkualitas dan berdampak kami dapat meningkatkan literasi dan inklusi investasi capital market,” tutur Leo.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18/09/2026 13:34 WIB
MELALUI 4 (EMPAT) PROGRAM MANFAAT UTAMA, ASABRI BAYARKAN HAK PESERTA LEBIH DARI RP12,7 TRILIUN; ASABRI HADIR DI SETIAP TAHAP PENGABDIAN, MENJAGA AMANAH NEGARA DAN KESEJAHTERAAN PESERTA
PT ASABRI (Persero) terus menjalankan amanah dalam memberikan perlindungan sosial kepada peserta ASABRI sebagai bagian dari penghargaan negara atas pengabdian kepada bangsa dan negara
 
Nasional
16/09/2026 19:06 WIB
5 Tahun Beroperasi, blu by BCA Digital Dongkrak Lonjakan Transaksi Gaya Hidup dan Pembayaran Global
Pertumbuhan ini digerakkan oleh porsi demografi anak muda yang sangat dominan, di mana 56% nasabah blu merupakan Gen Z dan 35% merupakan Milenial (total 91% digital natives). Laju akuisisi nasabah baru pun dipimpin oleh Gen Z dengan pertumbuhan 30% YoY, disusul Milenial sebesar 20%…
 
Nasional
15/09/2026 08:07 WIB
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia
Penghargaan KGI tegaskan kontribusi Telkom Solution bagi transformasi digital di berbagai Industri.
 
Nasional
14/09/2026 22:02 WIB
Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026
Investasi strategis di CYFIRMA perluas kolaborasi solusi keamanan siber yang inovatif di Indonesia.
 
Nasional
13/09/2026 18:13 WIB
Sequis SHEPRENEUR Gelar SHElebration, Rayakan Semangat dan Perjalanan 60 Perempuan Wirausaha
SHElebration menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada 60 perempuan wirausaha sekaligus merayakan pencapaian TOP 3 SHEPRENEUR 2026
 
Nasional
11/09/2026 17:59 WIB
TelkomGroup Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Zero Plastic Movement
Sediakan fasilitas water refill station bagi karyawan dan perkuat kolaborasi komunitas hingga pelaku usaha.
 
Nasional
10/09/2026 21:55 WIB
Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG
Pertahankan predikat Bintang 5 tiga tahun berturut-turut, tegaskan komitmen GRC sebagai fondasi keberlanjutan bisnis.
Ad Placholder