Endang Muchtar
Jumat, 22 Agustus 2025 - 12:52 WIB

IHSG Diprediksi Berbalik Melemah, Buy BTPS, CTRA, DSNG, AALI, EXCL dan SCMA

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pada perdagangan di akhir pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan menurun, setelah kemarin ditutup terkoreksi 0,67% ke level 7.890.

Pelemahan IHSG di perdagangan Kamis (21/8) dipengaruhi penurunan harga pada 283 saham, sedangkan sebanyak 366 saham terpantau menguat dan 152 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp17,01 triliun atau menurun dibandingkan sehari sebelumnya Rp20,2 triliun.

Berdasarkan analisis yang dilakukan Tim Riset CGS International Sekuritas Indonesia, pelemahan tiga indeks utama di Wall Street akan menjadi sentimen negatif bagi IHSG. Kemarin, Dow Jones ditutup melemah 0,34%, S&P 500 terkoreksi 0,4% dan Nasdaq menurun 0,34%. Seperti dikutif financial review.id

"IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan melemah, dengan level support di posisi 7.830 dan 7770, sedangkan resistance-nya di level 7.950 dan 8.015," tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Jumat (22/8).

Tim riset menyebutkan bahwa pergerakan IHSG di akhir pekan ini akan mendapatkan tambahan sentimen negatif dari penurunan harga pada sebagian besar komoditas unggulan di perdagangan kemarin, emas, batubara, minyak sawit mentah (CPO), timah, nikel hingga bubur kertas.

Namun demikian, pergerakan IHSG akan mendapatkan katalis positif terkait dengan berlanjutnya aksi beli bersih yang dilakukan oleh investor asing. Pada perdagangan kemarin, net foreign buy di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp533,38 miliar.

Untuk perdagangan di akhir pekan ini, rekomendasi saham yang disajikan Tim Riset CGS International Sekuritas kepada para trader adalah, akumulasi pembelian pada AMRT, INTP, JPFA, CPIN, TLKM dan MIDI.

Sementara itu, menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, IHSG tetap memiliki ruang untuk bergerak menguat. "Kami memperkirakan perkirakan, saat ini posisi IHSG sedang berada pada bagian Wave [v] dari Wave 1 dan Wave (3) pada label hitam," kata Herditya dalam riset Daily Scope Wave.

Dia menjelaskan, pola pergerakan secara teknikal tersebut menunjukkan bahwa IHSG memiliki ruang menguat untuk menguji area 8.025-8.102. "Namun demikian, tetap cermati potensi koreksi jangka pendek ke rentang 7.815-7.831," ujar Herditya.

Saat ini support IHSG di level 7.800 dan 7.680, sedangkan resistance-nya 8.008 dan 8.103. MNC Sekuritas merekomendasikan para trader untuk menerapkan strategi Buy on Weakness pada PANI, sementara itu BBTN dan KRAS memiliki rating trading Speculative Buy, serta Sell on Strength pada WINS. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
21/06/2026 14:48 WIB
Hydro Coco Hadirkan Semangat Selebrasi dan Kebersamaan Lewat Kampanye “Don’t Stop The Celebration”
Berangkat dari semangat tersebut, Kalbe Nutritionals melalui Hydro Coco mengajak masyarakat untuk terus merayakan setiap momen kebersamaan dengan energi positif dan semangat yang terus berlanjut melalui kampanye “Don’t Stop The Celebration”.
 
Nasional
20/06/2026 15:05 WIB
CIMB Niaga Hadirkan “Ada OCTO Land”, Ajak Masyarakat Nikmati Serunya Eksplor Blok M Jakarta
Ada OCTO Land akan berlangsung mulai 20 Juni 2026 hingga 31 Mei 2027, menghadirkan berbagai aktivitas menarik yang bisa dinikmati sepanjang tahun.
 
Nasional
20/06/2026 14:19 WIB
BCA Syariah Hadirkan ‘Rumah Sahabat’, Bawa Pengalaman Perbankan Syariah Lebih Dekat ke Masyarakat
Rumah ini merupakan sebuah immersive exhibition yang bertujuan mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah masyarakat melalui kombinasi edukasi, hiburan, dan kajian tentang keberkahan hidup.
 
Bisnis
19/06/2026 23:09 WIB
Kinerja Amar Bank Melonjak, Kredit Tumbuh 30% dan Aset Tembus Rp6,9 Triliun
Amar Bank catat laba Rp71 miliar dan tumbuh kuat di segmen UMKM serta ritel pada kuartal I 2026.
 
Nasional
19/06/2026 20:25 WIB
OJK Setujui Perluasan Wilayah Usaha Nasional Bagi Dua Perusahaan Pergadaian
Sebelumnya, OJK juga telah memberikan persetujuan perubahan lingkup wilayah usaha nasional kepada PT Gadai Mas Nusantara yang berkedudukan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
 
Nasional
19/06/2026 18:25 WIB
InJourney  Tahun Ini Akan Merombak Bandara Minangkabau Dari Empat Lainnya Untuk Meningkatkan Kualitas
Keempat bandara yang tengah dalam masa pengembangan antara lain Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Minangkabau Padang dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang.
 
Nasional
19/06/2026 17:56 WIB
Kemenperin Mendukung Penuh Kesiapan AMDK Memberlakukan SNI
Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan teknis kepada pelaku industri, penguatan pemanfaatan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), serta peningkatan sinergi dengan asosiasi industri di daerah.
Telkomsel