RM
Senin, 28 Agustus 2023 - 19:12 WIB

Jaringan 4G XL Axiata Tersedia di Pulau Terpencil NTT, Masyarakat Pulau Alor Bisa Lebih Produktif

Foto/Dok-XlAxiata/ECONOMICZONE
Foto/Dok-XlAxiata/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jaringan XL Axiata di Pulau Alor ditopang oleh 30 unit BTS 4G. Masing-masing BTS bisa melayani maksimal hingga 400 pelanggan dalam waktu bersamaan dan memiliki daya jangkau dalam radius hingga 2 km. Sejak mulai beroperasi pada bulan Oktober 2018 lalu, trafik layanan data di Pulau Alor terus meningkat. Dalam 2 tahun terakhir trafik meningkat hingga 16%.   

Kupang, 28 Agustus 2023. PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus mendukung visi pemerintah dalam percepatan pembangunan nasional melalui pemerataan infrastruktur jaringan telekomunikasi dan data di seluruh Indonesia.  Khusus di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, XL Axiata gencar membangun jaringan 4G, antara lain penambahan lebih dari 120 BTS 4G, hingga ke wilayah pelosok-pelosok pedesaan serta pulau-pulau kecil yang sebelumnya belum terjangkau. Salah satunya adalah Pulau Alor. Kini  jaringan 4G XL Axiata di NTT ditopang oleh lebih dari 850 unit BTS 4G. Dari total kecamatan yang ada di NTT, sekitar 188 kecamatan di 22 kota/kabupaten atau 60% telah terlayani jaringan 4G.

Regional Group Head East Region XL Axiata, Dodik Ariyanto  mengatakan, “Dengan tersedianya jaringan 4G di pulau-pulau terpencil tersebut, maka produktivitas masyarakat setempat bisa lebih dipacu. Selain itu masyarakat juga bisa menikmati layanan digital, baik pada layanan perbankan, kesehatan, jaminan sosial, hingga pendidikan. Karena itu kami pun selalu bersemangat dalam penyediaan layanan telekomunikasi dan data yang mumpuni untuk masyarakat daerah terpencil agar mereka bisa ikut menikmati hasil Pembangunan nasional.”

Menurut Dodik, Pulau Alor dan sekitarnya menjadi salah satu target penguatan jaringan 4G di NTT seiring dengan komitmen  XL Axiata untuk ikut mendorong roda perekonomian di area-area terpencil melalui penyediaan sarana digital dan internet cepat. Jaringan ini telah beroperasi sejak Oktober 2018  lalu. Selain Alor, jaringan 4G XL Axiata juga menjangkau pulau-pulau lain seperti di antaranya pulau Flores, Sumba, Lembata dan Timor sampai pulau Rote.  

Sementara itu, Head Network Operations XL Axiata Region East, Mochamad Irwan Harahap, meyebutkan jaringan XL Axiata di Pulau Alor ditopang oleh 30 unit BTS 4G. Masing-masing BTS bisa melayani maksimal hingga 400 pelanggan dalam waktu bersamaan dan memiliki daya jangkau dalam radius hingga 2 km. Sejak mulai beroperasi pada bulan Oktober 2018 lalu, trafik layanan data di Pulau Alor terus meningkat. Dalam 2 tahun terakhir trafik meningkat hingga 16 %. 

Dalam beberapa tahun terakhir, XL Axiata juga gencar membangun jaringan tulang punggung (backbone) melalui jalur kabel fiber optik di provinsi NTT, hingga saat ini XL Axiata telah memiliki lebih dari 1.100 km jalur kabel fiber optik yang telah melalui Provinsi NTT termasuk jalur yang melewati Kabupaten Alor.  Dengan adanya jaringan XL Axiata di Kabupaten Alor diharapkan dapat meningkatkan produktifitas Masyarakat dengan memanfaatkan teknologi telekomunikasi.

Jaringan USO dan Non 3T

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pelosok-pelosok NTT yang sebelumnya tidak terjangkau jaringan akses telekomunikasi dan data, sejak 2018, XL Axiata juga mengoperasikan jaringan USO bekerja sama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika sebanyak 32 Site BTS 4G. Titik-titik jaringan USO yang dikelola oleh XL Axiata tersebut berlokasi di Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Alor, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ende, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Malaka.
Tak hanya jaringan USO, XL Axiata juga mendukung program pemerintah dalam upaya pemerataan layanan data melalui program jaringan Non 3T. Hingga kini, XL Axiata juga telah mengoperasikan jaringan Non 3T sebanyak 42 BTS di NTT, yang berada di Kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Ngada.

Saat ini, fiberisasi di NTT telah mencapai 33% dari total BTS 4G yang ada. Khusus BTS di Ibukota Propinsi NTT, Kota Kupang, fiberisasi sudah mencapai 100 %. Dari total pelanggan XL Axiata di NTT, 90% di antaranya merupakan pelanggan yang aktif menggunakan data XL Axiata.

XL Axiata sudah hadir di NTT sejak tahun 2017, dan hingga saat ini jaringan 4G telah hadir di 22 kota/kabupaten, dengan dukungan total lebih dari 850 BTS 4G dari total 1.700 BTS. Kota/kabupaten yang sudah terlayani jaringan 4G tersebut adalah Alor, Belu, Ende, Flores Timur, Kota Kupang, Kupang, Lembata, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo Ngada, Rote Ndao, Sikka, Sumba Barat, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Sabu Raijua, Sumba Barat Daya, Malaka, dan Sumba Tengah.
 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
1 jam yang lalu
Telkomsel Dorong Pertumbuhan Ekosistem Kreator AI Indonesia melalui AI Cinefest 2026
Capaian tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap pemanfaatan AI untuk berkarya sekaligus mengindikasikan tumbuhnya komunitas kreator AI di Indonesia.
 
Nasional
7 jam yang lalu
Sektor Garmen Indonesia Berpeluang Raih Tambahan Ekspor US$2 Miliar
Laporan ini menawarkan perspektif baru terhadap daya saing industri garmen Indonesia,
 
Nasional
8 jam yang lalu
CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Integrasikan Investasi Saham ke OCTO Mobile
Kehadiran fitur investasi saham ini melengkapi instrumen pengelolaan kekayaan yang telah tersedia sebelumnya di OCTO, seperti reksa dana, obligasi (SBN Ritel dan obligasi sekunder), hingga jual beli emas.
 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Ad Placholder