RM
Rabu, 10 Juli 2019 - 16:50 WIB

Wacana Pindah Ibu Kota Negara, Bappenas : Jakarta Terlalu Berat Menahan Beban

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.Foto/Ist/ECONOMICZONE
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta - Salah satu alasan kuat perlunya pemindahan ibu kota negara ke luar Jawa adalah sekitar 57 persen penduduk Indonesia berada di Jawa yang berdampak pada ketimpangan pembangunan terpusat di Kawasan Barat Indonesia. Padahal potensi di Kawasan Timur Indonesia juga sangat besar. Sejumlah kriteria penentuan lokasi ibu kota negara (IKN) antara lain lokasi strategis, lahan luas dan bebas bencana, sumber daya air cukup, potensi konflik sosial yang rendah, serta memenuhi perimeter pertahanan dan keamanan. 

“Dalam membangun IKN, Indonesia akan meminimalkan pembiayaan APBN. Porsi pemerintah masih bisa diatasi dengan memanfaatkan manajemen aset hingga melalui skema Public Private Partnership, mendorong partisipasi BUMN, KPBU, dan swasta,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Rabu (10/7).

Selain itu, share PDB Jabodetabek itu lebih dari 20 persen. Itu artinya, seperlima ekonomi Indonesia terkonsentrasi hanya di Jabodetabek. Hal tersebut tidak akan menurun karena rata-rata pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa yang terakhir menunjukkan angka 5,6 persen. Sedangkan di luar Pulau Jawa hanya 4,7 persen. Akibat beban berat itu, Jakarta pasti rawan banjir sehingga posisi Jakarta tidak ideal, lalu tanah di Jakarta akan turun dan permukaan air lautnya akan naik. 

“Bahkan 96 persen kualitas air laut tercemar berat. Belum lagi kemacetan tinggi dan sistem pengelolaan yang buruk menimbulkan kerugian ekonomi akibat kemacetan hingga Rp 56 triliun per tahun,” tuturnya.

Dirinya juga menjelaskan terbatasnya ketersediaan air bersih di Pulau Jawa. Dia menyebutkan, air bersih di Pulau Jawa berada di angka 630 meter kubik per kapita per tahun.  Belum lagi persoalan pertumbuhan urbanisasi yang sangat tinggi. Menurut dia, konsentrasi penduduk terbesar berada di Jabodetabekpunjur. 

“Jika dilihat dari luasan lahan pertaniannya, konsumsi lahan terbangun terbesar terdapat di Pulau Jawa, namun cenderung menurun, dengan penurunan luasan lahan pertanian sebesar satu persen. Kepadatan penduduk Jakarta adalah nomor ketiga saat ini, kalah jauh dari Manila, Paris atau Tokyo. Inilah mengapa beban Jakarta sangat berat dan harus segera dibenahi,” tutur Menteri Bambang

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
31 menit yang lalu
XLSMART Kolaborasi dengan Google Hadirkan Akses Paket Plus Google Gemini 6 Bulan Untuk Pelanggan XL, AXIS, dan SMARTFREN
Melalui kolaborasi dengan Google Gemini, XLSMART menghadirkan akses Paket Plus Google Gemini selama 6 bulan bagi pelanggan prabayar XL, AXIS, dan SMARTFREN melalui pembelian paket internet tertentu, untuk mendukung aktivitas belajar, bekerja, berkarya, dan produktivitas digital sehari-hari.
 
Nasional
6 jam yang lalu
BNI Raih Penghargaan Bank UMKM dan Trade Finance Terbaik
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih dua penghargaan internasional dalam ajang AlphaSEA–20th Best Financial Institution Awards 2026. Perseroan dinobatkan sebagai Best SME Bank in Indonesia dan Best Trade Finance Bank in Indonesia.
 
Nasional
20/07/2026 16:02 WIB
Sukses Rehabilitasi, Empat Orangutan Sumatera Akan Dilepasliarkan ke Hutan Jambi
Keberadaan Orangutan Haven melengkapi upaya konservasi orangutan di Indonesia.
 
Nasional
20/07/2026 15:46 WIB
Kementerian Kehutanan Kerahkan Strategi Lintas Wilayah Antisipasi Karhutla Puncak Musim Kemarau 2026
Lima provinsi dengan luas karhutla terbesar berturut-turut adalah Kalimantan Barat (28.680,47 hektare), Riau (15.477,95 hektare), Nusa Tenggara Timur (10.538,30 hektare), Maluku (7.091,07 hektare), dan Papua Selatan (6.281,81 hektare).
 
Nasional
20/07/2026 14:53 WIB
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern
Bank Jakarta resmi menghadirkan New Look Branch pada Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kebayoran Park sebagai bagian dari transformasi perusahaan dalam menghadirkan layanan perbankan yang modern, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah
 
Nasional
20/07/2026 14:32 WIB
BNI Borong Enam Penghargaan Digital CX Awards 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih enam penghargaan dalam ajang Digital CX Awards 2026
 
Nasional
20/07/2026 14:22 WIB
Dompet Ibu-ibu Bisa Lega Harga Bright Gas12 Kg dan 5,5 Kg Resmi Turun
Berdasarkan penyesuaian tersebut, harga Bright Gas 12 kg turun Rp8.000 per tabung dari sebelumnya Rp228.000 menjadi Rp220.000 per tabung. Sementara itu, harga Bright Gas 5,5 kg turun Rp4.000 per tabung dari Rp107.000 menjadi Rp103.000 per tabung.
Ad Placholder