Endang Muchtar
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 16:46 WIB

Tumbuh 100%, Pembelian Reksa Dana melalui NAVI Mirae Asset Sekuritas Tembus Rp 1 triliun

Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Foto/EndangMuchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta, 6 Oktober 2022. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia berhasil meningkatkan nilai reksa dana yang dipasarkan (asset under administration/AUA) hingga menembus angka Rp 1 triliun pada awal Oktober 2022, naik 100% dari sekitar Rp 500 miliar pada akhir Desember 2021. Tae Yong Shim, CEO Mirae Asset Sekuritas, mengatakan dana tersebut merupakan nilai investasi
nasabah ritel dan institusi yang berinvestasi melalui platform reksa dana NAVI by Mirae Asset Sekuritas.

“Mirae Asset Sekuritas berhasil memasarkan reksa dana hingga Rp 1 triliun dalam periode kurang dari setahun berkat kerja keras tim. Terima kasih atas kepercayaan nasabah kepada kami,” ujar Mr. Shim
dalam press release, 7 Oktober 2022. AUA adalah istilah untuk reksa dana yang dicatatkan oleh sebuah lembaga administrasi, seperti reksa dana yang dijual oleh agen penjual reksa dana (APERD), salah satunya adalah Mirae Asset Sekuritas.

AUA tersebut sedikit berbeda dengan istilah asset under management (AUM) yang berarti aktivitas pengelolaan reksa dana oleh manajer investasi yang menerbitkan dan mengelola produk tersebut.
NAVI adalah platform reksa dana unggulan Mirae Asset Sekuritas yang mengadministrasikan danmemasarkan ratusan reksa dana yang dikelola oleh 33 manajer investasi ternama di Indonesia. Platform
tersebut tersedia di web page maupun aplikasi mobile (mobile apps) ponsel pintar.

Untuk nasabah korporasi, produk reksa dana dapat dipilih melalui NAVI Corporate by Mirae Asset Sekuritas di situs https://fundcorporate.miraeasset.co.id/. Produk reksa dana yang tersedia di NAVI
adalah produk pilihan yang telah dikurasi berdasarkan performance oleh fund analyst.

NAVI secara konsisten terus berinovasi dengan melakukan upgrade pada user interface (UI) dan user experience (UX) aplikasi guna memberikan layanan terbaik bagi nasabah yang didukung aktivitas
pemasaran online maupun offline melalui 43 gerai Mirae Asset Sekuritas di seluruh Indonesia.Francisca Gerungan, Head of Fund Services Mirae Asset Sekuritas, mengatakan NAVI memiliki dua
keunggulan lain yaitu rekening dana nasabah (RDN) yang terintegrasi dengan investasi saham, serta memiliki fitur investasi berkala (installment) yaitu auto-invest.

Terkait dengan auto-invest, Francisca mengatakan fitur tersebut merupakan salah satu solusi berinvestasi di tengah kondisi pasar yang masih tersengat oleh inflasi dan kenaikan suku bunga acuan,
terutama untuk berinvestasi pada reksa dana pasar uang yang sensitif dengan pergerakan suku bunga acuan berpotensi untuk memberikan imbal hasil yang lebih menarik.

“Dengan berinvestasi secara rutin pada instrumen jangka pendek seperti reksa dana pasar uang, kita bisa mengumpulkan dana darurat & terhindar dari risiko terutama risiko pasar ketika ekonomi global
masuk dalam resesi, NAVI siap menjadi long-term investment partner Anda yang reliable, terpercaya dan didukung oleh dedicated fund counsellor yang berpengalaman” ujar Francisca.

Reksa dana pasar uang, tuturnya, memiliki beberapa keunggulan dibanding produk instrumen jangka pendek lainnya seperti tabungan dan deposito. Beberapa keunggulan tersebut adalah berstatus bukan
objek pajak, tidak ada fee beli-jual, diversifikasi portofolio, likuid karena penarikan dana yang bisa setiap waktu, dan nilai minimal investasi yang rendah.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
29/05/2026 17:52 WIB
Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.
 
Nasional
29/05/2026 07:13 WIB
Tebar Keberkahan Idul Adha, Bank BSN Salurkan Ratusan Hewan Kurban
PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dalam pelaksanaan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H menyalurkan sebanyak 245 hewan kurban
 
Nasional
27/05/2026 17:37 WIB
Sebanyak 1.152 SPPG Masih Disetop Sementara dari total 4.581
BGN menyebutkan, dari total 4.581 SPPG yang sempat dihentikan sementara, sebanyak 3.429 SPPG telah menyelesaikan proses perbaikan dan kini kembali beroperasi dengan kualitas layanan yang lebih baik.
 
Nasional
27/05/2026 17:13 WIB
Pemerintah Akan Ambil Alih Hotel Sultan Milik Indobuildco pada 18 Juni mendatang
Langkah tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menjaga ketertiban agar pelaksanaan eksekusi tidak memicu persoalan baru.
 
Nasional
26/05/2026 20:26 WIB
Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata
Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang.
 
Nasional
26/05/2026 19:44 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Lanjutkan Kebijakan WFH dan Siapkan Stimulus Semester II 2026
Pada kesempatan tersebut, juga membahas sejumlah stimulus yang akan disiapkan untuk triwulan II dan semester II tahun 2026.
 
Nasional
26/05/2026 18:37 WIB
Telkomsel Gardeng TVRI Siap Amankan Live Streaming Piala Dunia 2026 Tanpa Buffering
Sinergi ini menyatukan dua kekuatan besar: Telkomsel sebagai operator dengan basis pelanggan dan jangkauan sinyal seluler terluas, serta TVRI yang saat ini cakupan siaran digitalnya telah menyentuh 75% populasi masyarakat Indonesia.
Telkomsel