MF Djamal
Kamis, 28 Februari 2019 - 19:52 WIB

BNI Sosialisasi DNDF dan LCS

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati saat mensosialisasikan dan memasarkan transaksi DNDF dan skema transaksi LCS.Foto/Ist/ECONOMICZONE
Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati saat mensosialisasikan dan memasarkan transaksi DNDF dan skema transaksi LCS.Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menggandeng Bank Indonesia mensosialisasi Transaksi Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) dan Local Currencies Settlement (LCS). 

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati mengatakan perseroan berkomitmen ikut serta dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, antara lain dengan memberikan dukungan terhadap BI dalam mensosialisasikan dan memasarkan transaksi DNDF dan skema transaksi LCS. 

Tujuannya, agar produk ini lebih dimanfaatkan para pelaku pasar diantaranya adalah eksportir dan importir yang menjadi nasabah BNI. 

"Salah satu program kami dalam mendukung aktifnya transaksi DNDF dan skema transaksi LCS adalah dengan mengangkat tema pada Event Economic outlook 2019 dan Customer Gathering yang diadakan oleh BNI," katanya di Jakarta, Rabu (27/2).

Adapun DNDF merupakan transaksi derivatif valas terhadap rupiah yang standar (plain vanilla) berupa transaksi forward dengan mekanisme fixing yang dilakukan di pasar domestik. 

Sedangkan mekanisme LCS merupakan kesepekatan kerjasama bilateral antara Indonesia dengan Malaysia dan Thailand untuk meningkatkan penggunaan mata uang lokal yaitu rupiah, ringgit, dan baht dalam transaksi pembayaran barang dan jasa antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand. 

Transaksi DNDF dan skema transaksi LCS merupakan salah satu langkah BI dalam menjaga stabilitas rupiah. 

Produk Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) diluncurkan pada akhir tahun 2018 dan mekanisme transaksi Local Currencies Settlement (LCS) diluncurkan pada triwulan I-2018. 

"Produk yang baru diluncurkan oleh BI ini perlu disosialisasikan lebih lanjut agar eksportir dan importir mendapatkan manfaat penuh dari produk yang diluncurkan  tersebut," paparnya. 

Lebih lanjut, animo eksportir dan importir terhadap LCS cukup tinggi, hal ini terlihat dari total transaksi Local Currencies Settlement (LCS) dengan nasabah pada 2018 (atau tahun pertama diluncurkannya LCS) adalah senilai Rp1,15 triliun. 

BNI mencatatkan peningkatan volume transaksi valuta asing dengan nasabah sebesar 14,04 persen (yoy) pada 2018. Begitu juga volume transaksi lindung nilai (hedging) dengan nasabah BNI pada 2018 meningkat 27,53 persen yoy.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder