Endang Muchtar
Kamis, 06 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Panduan Praktis Mengganti Atap Asbes Menjadi Genteng Secara Aman

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE -Sebagai wujud komitmen nyata terhadap kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan lingkungan hidup, salah satu warga di wilayah jakarta utara secara resmi  peremajaan infrastruktur.

Pekerjaan  ini berfokus pada penggantian seluruh material atap bangunan yang sebelumnya menggunakan asbes menjadi genteng berkualitas tinggi.Langkah strategis ini diambil sebagai respons aktif terhadap imbauan kesehatan global mengenai risiko jangka panjang penggunaan asbes.

Selain demi menjaga kesehatan para penghuni dan pekerja di lingkungan wilayah tersebut, transisi ke media genteng ini juga bertujuan untuk meningkatkan ketahanan bangunan serta menciptakan efisiensi energi yang lebih baik.

Pekerjaan pembongkaran dan pemasangan ulang ini dilakukan secara bertahap mulai dari sekarang Selasa (4/8) hingga diperkirakan selesai pada batas waktu yang belum ditentukan.Proses pelepasan material asbes lama ditangani oleh warga dengan standar keselamatan ketat guna memastikan serat asbes tidak mencemari lingkungan sekitar selama proses pengerjaan.

Mereka menyampaikan permohonan maaf apabila aktivitas renovasi ini sedikit mengganggu kenyamanan atau mobilitas di sekitar area bangunan selama masa konstruksi. Pengalihan arus maupun protokol keselamatan kerja telah disiapkan secara matang demi kelancaran bersama.Melalui peremajaan atap ini berharap dapat menginspirasi lingkungan sekitar untuk mulai beralih ke material bangunan yang lebih ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan manusia.

Beberapa waktu lalu Presiden Prabowo Subianto menyoroti bahaya penggunaan atap berbahan asbes dan seng yang dinilainya dapat berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat, terutama meningkatkan risiko penyakit paru-paru.

Menurutnya paparan serat maupun zat kimia dari material tersebut diduga menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus kanker paru pada usia muda Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa asbes telah terbukti dapat memicu berbagai penyakit serius, termasuk kanker paru dan mesothelioma.

Hingga kini, lebih dari 60 negara telah melarang penggunaan asbes, sedangkan Indonesia masih mengizinkan penggunaan jenis chrysotile. Paparan serat asbes umumnya terjadi saat material tersebut dipotong, digergaji, atau bahkan ketika atap yang sudah tua disapu. Serat-serat halus yang tidak terlihat mata dapat beterbangan di udara, kemudian terhirup dan menetap di paru-paru dalam jangka waktu yang sangat lama.

Berdasarkan keterangan World Health Organization (WHO) pada 2024, tidak ada batas aman terhadap paparan asbes. Organisasi tersebut menyebut serat asbes dapat menyebabkan asbestosis atau pengerasan jaringan paru, kanker paru, hingga mesothelioma, yakni kanker langka yang menyerang selaput paru.  Bahaya paparan asbes juga sulit dideteksi sejak dini karena gejala penyakitnya baru dapat muncul sekitar 20 hingga 40 tahun setelah seseorang terpapar.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
 
Nasional
02/10/2026 17:20 WIB
DENNY JA TERIMA AMA APPRECIATION AWARD 2026, SEBAGAI PEMIMPIN KORPORASI YANG BERDAMPAK
Penghargaan diberikan dalam AMA Indonesia Conference 2026 yang mengangkat tema “From Management to Wealth Creation,” sebuah tema tentang perubahan makna kepemimpinan korporasi.
 
Nasional
02/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berani Mengeksplorasi Potensi Diri
CIMB Niaga percaya bahwa proses menemukan mimpi sering kali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, namun keberanian untuk melangkah adalah kunci utamanya.
 
Nasional
01/10/2026 17:57 WIB
Padukan Mobilitas Premium dan Seni Kontemporer, BMW Indonesia Jadi Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026
Dalam kemitraan tahun ini, BMW dan MINI menyerahkan total 5 unit kendaraan premium untuk mendukung kelancaran mobilitas para tamu penting, kurator, dan pengisi acara Art Jakarta 2026.
Ad Placholder