MA
Kamis, 25 Februari 2021 - 20:25 WIB

Cegah Banjir, TNI AU Terbangkan Pesawat CN 295 Guna Modifikasi Cuaca

Foto/Dok TNI AU/Economiczone
Foto/Dok TNI AU/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - TNI Angkatan Udara kembali menerbangkan pesawat CN 295 mengangkut Nacl Powder (Garam) 2 sorties penerbangan melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna meminimalisir dan mengurangi intensitas curah hujan tinggi yang dapat berpotensi menyebabkan bencana banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kamis (25/2/2021). 

Hari ini dilaksanakan penerbangan sebanyak 2 sorties menggunakan pesawat CN 295 dari Skadron Udara 2, masing-masing membawa 2.000 Kg Nacl Powder tiap sortie penerbangan dan menebarnya di ketinggian 12.000 Feet. 

Memasuki hari kelima TNI AU bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terus berupaya melakukan Modifikasi cuaca di Ibu Kota dan sekitarnya. Saat ini titik fokus penyemaian garam berada di daerah pantai Timur Lampung, Selat Sunda, Ujung Kulon sampai ke perairan Selatan Provinsi Banten. 

Kepala Koordinator Lapangan Tim BPPT Ir. Dwipa Wirawan Soejoed, M.Sc., mengatakan, Sesuai perkiraan dan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan terjadi curah hujan yang insensitasnya tinggi di wilayah Jabodetabek. 

"Sepanjang pengawasan kami pagi ini, terjadi perubahan arah angin dan peningkatan kecepatan arah angin yang bergerak dari barat laut menuju ke tenggara sehingga di khawatirkan akan memasuki wilayah Jabodetabek, untuk itu dari Tim TNI AU dan Tim BPPT menyiapkan 2 sortie penerbangan untuk menghalau awan-awan tersebut agar jatuh hujan di wilayah sebelum memasuki Jabodetabek," ujar Kakorlap Tim BPPT. 

Lebih lanjut Kakorlap Tim BPPT menyampaikan, Sedikit kendala yang dihadapi kecepatan angin yang tampak kita rasakan dari pagi hari ada peningkatan, berdasarkan BMKG memperkirakan kecepatan angin bisa mencapai 35 knot hal ini diakibatkan karena adanya pusat tekanan rendah dan saat ini tepat dibawah Provinsi Jawa Barat dan hal tersebut menarik massa udara dari laut Jawa bahkan dari perairan Lampung melintasi Provinsi Jawa Barat dan Banten, untuk itu kami berupaya melakukan penyemaian sehingga hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wikayah Jabodetabek. 
 

TAGS
  1. TNI AU
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
22/05/2026 19:58 WIB
Sikapi Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga
Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK terus mencatatkan peningkatan hingga April 2026 telah mencapai sebanyak 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy) dan sebagian besar masih didominasi oleh rekening dengan denominasi rupiah.
 
Nasional
22/05/2026 19:52 WIB
Sikapi Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga
Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK terus mencatatkan peningkatan hingga April 2026 telah mencapai sebanyak 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy) dan sebagian besar masih didominasi oleh rekening dengan denominasi rupiah.
 
Nasional
22/05/2026 15:02 WIB
Medco Memprediksi Gas Berpotensi Menggantikan Batu Bara Sebagai Transisi Energi Dunia
Roberto juga memprediksi transisi energi di Indonesia dan sebagian besar di kawasan Asia akan ditopang oleh keberadaan gas.
 
Nasional
22/05/2026 14:55 WIB
Indocement Tebar Dividen Rp 468 per Lembar Saham
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
 
Nasional
22/05/2026 14:27 WIB
Kebijakan DHE Siap Berlaku, Presiden Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 11:23 WIB
Kemenprin Perkuat Produk IKM Siap Kuasai Pasar Modern
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
 
Nasional
22/05/2026 10:36 WIB
S&P kritisi skema ekspor Danantara, IHSG anjlok, sovereign rating dipertaruhkan
IHSG anjlok 3,54% ke 6.094 dipimpin saham tambang pasca-pengumuman Danantara oleh Prabowo, sementara rupiah tetap melemah ke Rp17.678/USD meski BI menaikkan suku bunga 50bps ke 5,25%.
Telkomsel