Gilbert Sem Sandro
Minggu, 20 Desember 2020 - 18:18 WIB

Kronologi Tergelincirnya Pesawat Lion Air JT 173 Di Lampung

Foto/Dok-LionAir/ECONOMICZONE
Foto/Dok-LionAir/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 173, tergelincir saat mendarat di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Lampung, Minggu (20/12/2020) pukul 14.45 WIB.

Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, kronologi terjadinya insiden tersebut, serta memastikan seluruh penumpang dan awak pesawat dalam keadaan selamat.

"Pesawat membawa tujuh awak, 125 penumpang dewasa, dua anak-anak dan satu balita semua dalam keadaan selamat, dan kami akan terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan pengelola Bandar Udara Radin Inten II dan instansi lain terkait proses evakuasi penumpang," kata Danang dalam keterangan resminya, Senin (21/12/2020).

Danang kemudian menceritakan, pesawat itu mengalami insiden saat proses mendarat, pesawat itu tergelincir saat berbelok arah menuju pelataran parkir. Kondisi cuaca saat pesawat Lion Air itu tiba di Lampung itu juga sedang hujan deras.

"Setelah Boeing 737-900ER dalam kecepatan rendah dan proses untuk berbelok arah menuju pelataran parkir (apron), badan pesawat keluar dari landasan pacu yang membuatnya tergelincir," ujar Danang.

Ia mengatakan bahwa pesawat lepas landas dari dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim pukul 13.33 waktu setempat dan dijadwalkan mendarat di Bandar Udara Radin Inten II pukul 14.45 WIB.

"Penerbangan Boeing 737-900ER JT-173 dari Bandara Hang Nadim ke Radin Inten II sudah kita lakukan sebagaimana operasional prosedur (SOP) serta menerapkan protokol kesehatan," lanjutnya.

Danang mengatakan, Lion Air Group meminta maaf atas insiden tergelincirnya pesawat Lion Air penerbangan JT-173 di Bandara Radin Inten II, Lampung.

"Lion Air (kode penerbangan JT) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul atas terganggunya perjalanan udara dampak kejadian ini pada penerbangan JT-173 di Bandar Udara Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung," imbuh Danang.

Dia menuturkan, Lion Air sedang berkoordinasi dan bekerja sama dengan pengelola bandar udara setempat dan instansi lain yang terkait dalam proses evakuasi pesawat.

"Lion Air mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dengan baik dalam proses pemindahan pesawat tersebut," tutup Danang.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16 jam yang lalu
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Antisipasi Inflasi Tahunan Capai 0,28% pada Mei 2026
Tekanan inflasi yang tercatat dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan itu tercatat lebih tinggi dibanding kondisi April 2026 yang mengalami inflasi 0,13% mtm.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Realisasi Lifting Minyak Baru Sentuh 576 Ribu Barel per 31 Mei 2026 Jauh dari Target APBN
Untuk mencapai target 610 ribu minyak barel per hari pada 2026, SKK Migas mendorong, strategi Triple 100 dan Filling The Gap.
 
Industri
31/05/2026 18:47 WIB
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
30/05/2026 19:12 WIB
TransTRACK Dukung DSRT Raih Juara di Kejurnas Jembrana Time Rally 2026
Prestasi tersebut diraih oleh tim yang diperkuat Rifki Darmawan Haryanto sebagai driver, Muhamad Nur Faiz sebagai navigator, serta Mochammad Fadillah Putra sebagai passenger.
 
Nasional
30/05/2026 16:03 WIB
BP BUMN Rombak Direksi Management Danareksa Guna Perkuat Transformasi Bisnis
Perubahan besar dalam jajaran kepemimpinan perusahaan di Jakarta untuk memperkuat transformasi serta sinergi antarunit bisnis.
 
Nasional
29/05/2026 19:14 WIB
Denny JA: Macron dan Pabowo, Dua Pemain Geopolitik yang Hebat
Bagi Denny JA, hubungan Indonesia-Prancis hari ini lebih dari sekadar kontrak ekonomi atau diplomasi biasa.
Telkomsel