Aldhi Chandra
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 10:56 WIB

Hyundai Memperlihatkan IONIQ Electric dan KONA Electric ke Pejabat Pemerintahan

Foto/Dok-Hyundai/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Hyundai/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Hyundai Motors Indonesia (HMID) membawa dan memperlihatkan lini produk battery electric vehicle (BEV) unggulannya, IONIQ Electric dan KONA Electric, di area perkantoran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, kemarin (13/8). Kegiatan ini menyusul rencana HMID untuk secara resmi meluncurkan lini produk tersebut di Indonesia pada tahun 2020. Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, turut  mengunjungi area tersebut dan melihat langsung kedua mobil yang diduga menjadi tonggak sejarah atas permulaan era mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.

Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengatakan, “Kami mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak seperti Hyundai Motors Indonesia, yang menunjukkan bahwa para pemangku kepentingan tengah bekerja sama, termasuk pihak pemerintahan dan sektor swasta, dalam mengakselerasi program mobil listrik berbasis baterai. Saya ingin Hyundai menyebarkan pesan kepada para produsen lainnya dari mobil listrik dan baterai, bahwa Indonesia menyambut baik rencana investasi terkait program-program seperti ini. Saya percaya bahwa kita telah berada di jalur yang tepat untuk menyongsong era kemajuan industri di Tanah Air.”

YoungTack Lee, President of Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarters menambahkan, “Hyundai adalah salah satu pelopor dan pemain terkemuka di industri otomotif yang menawarkan kendaraan listrik murni. Kami senang karena telah mendapat kesempatan untuk memperlihatkan kedua model battery electric vehicles kami, IONIQ Electric dan KONA Electric, kepada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Hyundai selalu berkomitmen dalam menyediakan solusi mobilitas yang lebih pintar, dan Indonesia merupakan salah satu pasar penting bagi kami. IONIQ Electric dan KONA Electric merupakan bagian dari banyak lini produk yang telah Hyundai persiapkan untuk Indonesia, yang sejalan dengan visi pemerintahan atas mobilitas masa depan. Kami mengharapkan lebih banyak kolaborasi yang terjadi di industri ini demi melayani tujuan yang sama.”

IONIQ Electric dan KONA Electric memiliki keunggulannya masing-masing dalam menyediakan pengalaman mobilitas terbaik bagi pelanggan di Indonesia. Kedua model ini dijalankan sepenuhnya oleh tenaga baterai, menawarkan jarak tempuh bertenaga yang mengesankan, membuat mereka menjadi kendaraan yang ramah lingkungan, namun tetap memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan bagi para pelanggan.

IONIQ Electric hadir dalam model hatchback yang menawarkan wujud kombinasi dari inovasi, kecanggihan, performa, dan gaya – menjadikannya sebagai pilihan terbaik untuk kehidupan perkotaan. Mobil ini lebih dari sekedar penampilannya yang mewah dan modern, namun juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang nyaman dan kekinian. KONA Electric mempersembahkan compact SUV dengan tampilan yang berani dan ruang interior nan luas. Mobil ini didesain agar menyesuaikan dengan kesibukan aktivitas kebanyakan orang, dan di saat bersamaan, memberikan kepuasaan tersendiri bagi jiwa-jiwa petualang.

Saat ini, sebagai wujud kontribusi jangka panjang dengan cara memperkuat sektor ekspor Indonesia, Hyundai tengah membangun pabrik manufakturnya di Tanah Air, dengan nilai investasi sebesar USD 1,55 miliar hingga 2030, yang mencakup biaya produk dan pembangunan. Fasilitas ini menjadi pusat manufaktur pertama dari Hyundai di kawasan ASEAN yang memasok produk Hyundai ke pasar-pasar utama di kawasan tersebut. HMID juga sedang menjajaki kesempatan untuk memproduksi mobil-mobil listriknya di pabrik tersebut dan diharapkan dapat memberikan kontribusi ekonomi yang bernilai lebih dari USD 20 miliar bagi perekonomian Indonesia selama lebih dari satu dekade.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
22/05/2026 19:58 WIB
Sikapi Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga
Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK terus mencatatkan peningkatan hingga April 2026 telah mencapai sebanyak 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy) dan sebagian besar masih didominasi oleh rekening dengan denominasi rupiah.
 
Nasional
22/05/2026 19:52 WIB
Sikapi Geopolitik Global, OJK Pastikan Fundamental dan Intermediasi Perbankan Tetap Terjaga
Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK terus mencatatkan peningkatan hingga April 2026 telah mencapai sebanyak 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy) dan sebagian besar masih didominasi oleh rekening dengan denominasi rupiah.
 
Nasional
22/05/2026 15:02 WIB
Medco Memprediksi Gas Berpotensi Menggantikan Batu Bara Sebagai Transisi Energi Dunia
Roberto juga memprediksi transisi energi di Indonesia dan sebagian besar di kawasan Asia akan ditopang oleh keberadaan gas.
 
Nasional
22/05/2026 14:55 WIB
Indocement Tebar Dividen Rp 468 per Lembar Saham
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
 
Nasional
22/05/2026 14:27 WIB
Kebijakan DHE Siap Berlaku, Presiden Prabowo Pastikan Ekspor Strategis Tetap Jalan
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan ekspor komoditas strategis seperti crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
 
Nasional
22/05/2026 11:23 WIB
Kemenprin Perkuat Produk IKM Siap Kuasai Pasar Modern
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri nasional, khususnya bagi pelaku IKM agar semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
 
Nasional
22/05/2026 10:36 WIB
S&P kritisi skema ekspor Danantara, IHSG anjlok, sovereign rating dipertaruhkan
IHSG anjlok 3,54% ke 6.094 dipimpin saham tambang pasca-pengumuman Danantara oleh Prabowo, sementara rupiah tetap melemah ke Rp17.678/USD meski BI menaikkan suku bunga 50bps ke 5,25%.
Telkomsel