I.E.K
Senin, 03 Agustus 2020 - 15:59 WIB

Laba IPCC Anjlok 96,49 Persen, Dihantam Badai Covid-19

Foto/Dok-IPCC/ECONOMICZONE
Foto/Dok-IPCC/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Efek Pandemi Covid-19, kebijakan dan peraturan pembatasan kegiatan usaha dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan penutupan sementara sejumlah produsen otomotif dan pembatasan kegiatan ekspor dan impor di sejumlah negara membuat arus layanan bongkar muat kendaraan terhambat. Dampak tersebut sangat terasa di kuartal kedua dimana hampir mayoritas industri terkena dampak dari pandemi tersebut sehingga terjadi penurunan kinerja.

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) sebagai perusahaan pendukung industri otomotif dan alat berat mencatat terjadi penurunan arus bongkar muat kargo kendaraan. Dengan adanya penurunan pengiriman kendaraan dari produsen manufaktur kendaraan, baik dari dalam maupun luar negeri membuat kinerja keuangan turut terdampak.

“Pada semester I/2020, IPCC mencatatkan pendapatan sebesar Rp175,68 miliar atau lebih rendah 23,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp228,70 miliar. Penurunan disebabkan lebih rendahnya pendapatan dari segmen Pelayanan Jasa Terminal yang memberikan kontribusi 93,20 persen terhadap total pendapatan dimana turun 22,56 persen menjadi Rp164.73 miliar dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp212,72 miliar,” kata Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis, Arif Isnawan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (3/8).

Segmen Pelayanan Jasa Barang berkontribusi 5,42 persen, mengalami penurunan 31,69 persen dari Rp12,87 miliar menjadi Rp8,79 miliar. Segmen Pelayanan Rupa-Rupa Usaha naik tipis 1,84% menjadi Rp1,60 miliar dan Pengusahaan Tanah, Bangunan, Air, dan Listrik turun 63,44% menjadi Rp560 juta. Dampak dari penurunan tersebut membuat Laba Usaha IPCC turut mengalami penurunan.

“Tercatat Laba Usaha IPCC Rp3,16 miliar atau turun 96,49 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp89,92 miliar,” jelasnya.

Adanya peningkatan pencatatan pada Kerjasama Mitra Usaha dimana meningkat 64,75% dari Rp32,21 miliar menjadi Rp53,06 miliar berimbas pada perolehan laba usaha IPCC. Peningkatan beban Kerjasama Mitra Usaha terjadi karena adanya penambahan Perusahaan Bongkar Muat (PBM) yang melakukan pelayanan bongkar muat di Terminal Domestik IPCC seiring adanya perpindahan kargo kendaraan dari Terminal Pelabuhan Tanjung Priok (PTP).

Peningkatan beban juga terjadi pada pencatatan Beban Keuangan dimana mengalami kenaikan beban dari Rp9,91 juta menjadi Rp20,37 miliar karena adanya penambahan pencatatan Bunga atas Liabilitas Sewa sebagai akibat penerapan PSAK 73 terhadap sewa lahan yang dilakukan IPCC terhadap induk usaha, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC. Sementara itu, pendapatan bunga sebesar Rp15,69 miliar dari sebelumnya Rp22,18 miliar. Meski terjadi peningkatan depresiasi dari Rp8,14 miliar di semester pertama 2019 menjadi Rp12,73 miliar di periode yang sama tahun ini dan peningkatan pada amortisasi menjadi Rp35,21 miliar dari sebelumnya Rp1,21 miliar namun, EBITDA IPCC terlihat lebih rendah 45% menjadi Rp66,79 miliar di semester pertama tahun ini karena terjadinya penurunan Laba Usaha.

“Alhasil, bottom line IPCC mengalami koreksi menjadi rugi secara pencatatan menjadi Rp237,78 juta di periode semester pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang masih tercatat laba Rp90,57 miliar. Periode kuartal kedua merupakan periode dimana kinerja kami terkena dampak, baik dari dalam maupun luar negeri dengan adanya pembatasan kegiatan usaha manufaktur kendaraan hingga pertambangan yang berimbas pada pelayanan bongkar muat di terminal kami sehingga secara akumulasi di semester pertama tahun ini akan terlihat penurunan,” terangnya.

Meski terjadi penurunan namun, pihaknya optimis di periode selanjutnya ada kebangkitan industri di kuartal ketiga yang berimbas positif pada kinerja perseroan. “Pada bulan Juli ini, sudah mulai kembali ada pengiriman sejumlah kendaraan, baik CBU maupun alat berat ke terminal kami. Meski belum sepenuhnya normal namun, kami harapkan Juli ini dapat menjadi momentum untuk rebound aktivitas industri manufaktur termasuk logistik pelayanan bongkar muat kendaraan di terminal kami,” pungkasnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
05/10/2026 18:29 WIB
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada 30 September 2026, OJK menyebut perekonomian global menghadapi tantangan berupa kenaikan inflasi, eskalasi konflik geopolitik, kenaikan harga minyak, serta risiko very strong El Nino terhadap harga pangan dan komoditas pertanian.
 
Nasional
04/10/2026 15:12 WIB
Azka Corbuzier Debut di Film Action “Home, Almost”, Tayang Perdana di New York
Azka Corbuzier melakoni debut akting melalui film pendek bergenre drama-action “Home, Almost” karya sutradara Tumpal Tampubolon. Film produksi Aftersun Creative bersama Dektos tersebut akan menjalani world premiere sekaligus berkompetisi di Urbanworld Film Festival 2026 di New…
 
Nasional
03/10/2026 20:34 WIB
CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari, menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
 
Nasional
03/10/2026 18:45 WIB
Festival Palang Pintu XVII Hadirkan Ragam Budaya Nusantara di Kemang
Kegiatan ini melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya serta memberdayakan 250 pelaku UMKM.
 
Nasional
02/10/2026 17:20 WIB
DENNY JA TERIMA AMA APPRECIATION AWARD 2026, SEBAGAI PEMIMPIN KORPORASI YANG BERDAMPAK
Penghargaan diberikan dalam AMA Indonesia Conference 2026 yang mengangkat tema “From Management to Wealth Creation,” sebuah tema tentang perubahan makna kepemimpinan korporasi.
 
Nasional
02/10/2026 17:02 WIB
CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026: Menginspirasi Generasi Muda untuk Berani Mengeksplorasi Potensi Diri
CIMB Niaga percaya bahwa proses menemukan mimpi sering kali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, namun keberanian untuk melangkah adalah kunci utamanya.
 
Nasional
01/10/2026 17:57 WIB
Padukan Mobilitas Premium dan Seni Kontemporer, BMW Indonesia Jadi Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026
Dalam kemitraan tahun ini, BMW dan MINI menyerahkan total 5 unit kendaraan premium untuk mendukung kelancaran mobilitas para tamu penting, kurator, dan pengisi acara Art Jakarta 2026.
Ad Placholder