Aldhi Chandra
Rabu, 11 Maret 2020 - 22:30 WIB

Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum, Saat, Setelah Terjadi Gempa

Foto/Dok-Adira/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Adira/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Gempa yang terjadi baru-baru ini di beberapa wilayah di Indonesia, membuat kita agar lebih waspada. Untuk meminimalisir dampak gempa, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum, saat dan setelah gempa terjadi.

1. Perhatikan wilayah Anda apakah rawan gempa atau tidak                                                                                                 Hal utama dalam memilih tempat tinggal atau bekerja perhatikan apakah wilayah tersebut merupakan daerah rawan gempa. Apabila di wilayah tersebut merupakan daerah rawan gempa ada baiknya pahami karakteristik gempa yang meliputi skala gempa, frekuensi, dan tingkat kerusakan yang terjadi sebelumnya.

2. Simpan nomor-nomor penting
Pastikan Anda atau keluarga menyimpan nomor penting seperti kepolisian, ambulance, SAR hingga contact center perusahaan asuransi Anda. Anda juga dipastikan menyiapkan daftar alamat kantor aparat terkait kebencanaan seperti kantor desa, kecamatan, maupun PMI.

3. Pertahanan saat berada di dalam ruangan
Apabila Anda berada di dalam rumah segera cari tempat berlindung seperti di bawah meja dengan memegang kaki meja. Jangan lupa lindungi kepala Anda, bisa menggunakan tas, bantal bahkan tangan Anda. Anda juga harus menjauhkan diri dari benda pecah belah, lemari, dan semua benda yang bisa menimpa Anda seperti lemari, rak buku, dan jendela kaca. Waspada terhadap langit-langit rumah yang berisiko runtuh.

4. Pertahanan saat berada di luar bangunan
Jika Anda berada di area terbuka hindari bangunan tinggi, tembok, pusat listrik ,maupun tiang listrik. Anda segeralah mencari tempat terbuk seperti lapangan. Namun hindari jurang atau lereng yang curam karena berpotensi longsor lebih besar.

5. Pertahanan saat berada di dalam kendaraan
Apabila Anda berada di dalam kendaraan segera hentikan kendaraan Anda dan hindari jembatan atau terowongan. Setelah itu menjauh dari mobil untuk menghindari terjadinya pergeseran atau kebakaran.

6. Setelah gempa terjadi segera evakuasi Anda dan keluarga
Keluar dengan hati-hati untuk menghindari puing-puing yang akan menimpa Anda maupun keluarga. Segera evakuasi anak-anak, wanita, manula ke tempat umum atau posko. Periksa pula benda yang berisiko menimbulkan api dan jalur pipa gas jika ada kebocoran. Menetap di posko apabila terjadi gempa susulan. Dan apabila terjadi kerugian pada aset Anda segera laporkan klaim kepada pihak asuransi.

7. Pastikan memiliki asuransi yang melindungi dari risiko gempa bumi
Untuk meminimalisir kerugian yang Anda tanggung, pastikan aset-aset seperti tempat tinggal maupun kendaraan dilindungi oleh asuransi yang mempunyai jaminan dari risiko gempa bumi. Tidak hanya itu, Anda juga harus mempelajari bagaimana melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan dan berikan informasi tentang upaya penyelamatan kepada seluruh anggota keluarga jika terjadi gempa. Julian Noor, Direktur Utama PT. Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance), menambahkan, “Khusus untuk asuransi mobil, Pelanggan terlebih dahulu sudah memiliki jaminan perluasan untuk gempa.

Karena risiko gempa merupakan jaminan tambahan dari jaminan dasar asuransi mobil. Apabila sudah ada jaminan perluasan pastikan juga jangan sampai terlambat untuk melaporkan klaim kerusakan mobil maksimal 5 hari setelah kejadian agar klaim tetap diterima. Pelanggan cukup melaporkan klaim kendaraan yang rusak menggunakan Autocillin Mobile Claim Application.” Terkahir, Julian juga memberikan tips agar tetap berpikiran positif dan jangan panik apabila terjadi musibah gempa bumi yang menimpa Anda dan keluarga.
 

TAGS
  1. adira
  2. gempa
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
 
Nasional
06/08/2026 14:34 WIB
Piala Dunia 1938: Ketika Italia Mengangkat Trofi, Hindia Belanda Membuka Jalan bagi Indonesia (3)
Di turnamen yang sama, sebuah tim dari wilayah yang masih bernama Hindia Belanda melangkah ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya.
 
Nasional
06/08/2026 13:25 WIB
Ekonomi Melampaui Ekspektasi, Mirae Asset Soroti Sikap Selektif Investor
Meski IHSG kembali menguat, reli pasar dinilai belum sepenuhnya didukung oleh saham-saham berfundamental besar maupun arus masuk investor asing."IHSG memang melanjutkan penguatan, tetapi kualitas reli masih terbatas.
 
Nasional
06/08/2026 12:18 WIB
Pertumbuhan ekonomi: Rilis data PDB domestik kuartal II 2026 berada di atas perkiraan pasar.
Pergerakan pasar didominasi saham yang menguat. Tercatat 296 saham naik, 87 saham turun, dan 580 saham tidak mengalami perubahan harga.
 
Nasional
06/08/2026 11:52 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% pada Triwulan II-2026, Semester I Catat Pertumbuhan Tertinggi dalam 5 Tahun
Capaian tersebut diraih di tengah perekonomian global yang bergerak dalam arus silang antara tekanan konflik global dan akselerasi teknologi, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF) hanya sebesar 3,0%.
Ad Placholder