Gilbert Sem Sandro
Jumat, 06 Maret 2020 - 17:46 WIB

Bank Mega Catatkan Aset Sebesar 101 Triliun pada Tahun 2019

Foto/Dok-BankMega/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BankMega/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT. Bank Mega Tbk menyampaikan laporan Kinerja selama tahun 2019, yang di selenggarakan pada Kamis(5/3/2020), di Jakarta.

Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib menyampaikan, bahwa di tengah kondisi perekonomian yang cukup menantang kinerja Bank Mega tumbuh menggembirakan dan berhasil melampaui target bisnis yang telah ditetapkan dan berada di atas rata-rata pertumbuhan industri.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp.2,5 triliun atau tumbuh sebesar 25% jika dibandingkan dengan kinerja periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp.2 triliun dan dan berada diatas pertumbuhan industri, yaitu sebesar 7%. Sementara Laba setelah pajak tercatat sebesar Rp.2,0 triliun atau tumbuh sebesar 25% jika dibandingkan dengan kinerja periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp.1,6 triliun.

"Total aset berhasil mencapai Rp101 triliun atau naik 20% dibanding tahun 2018 yang sebesar Rp84 triliun," papar Kostaman.

Kemudian Kostaman melanjutkan, pada tahun 2019 kredit tumbuh sebesar 25% menjadi Rp.53 triliun dari periode  yang sama pada tahun 2018 sebesar Rp.42 triliun. Pertumbuhan ini tercatat diatas rata-rata industri perbankan sebesar 6.0%.

"Pendorong utama pertumbuhan kredit Bank Mega adalah kredit korporasi yang menempati porsi terbesar atau 44% dari total kredit Bank Mega, disusul oleh joint-financing sebesar 29% dan kartu kredit sebesar 15%," lanjut Kostaman.

Lebih lanjut Kostaman menambahkan, Rasio Beban Operasional Bank Mega dibandingkan Pendapatan Operasional (BOPO) juga membaik menjadi 74,10%, atau turun 3,68% dari 2018, yang menunjukan langkah efisiensi yang diterapkan manajemen berjalan tepat sasaran.

"Pencapaian BOPO ini juga berada dibawah rata-rata perbankan yaitu sebesar 80,65% pada 2019 yang mencerminkan program efisiensi di Bank Mega berjalan lebih baik dibanding tingkat efisiensi secara industri," tambah Kostaman.

Bank Mega juga terus melakukan pengembangan dan inovasi pada Sistem Teknologi Informasi untuk menciptakan layanan perbankan digital (digital banking) demi peningkatan kualitas pelayanan terhadap para Nasabah.

" Beberapa layanan digital tersebut diantaranya yaitu M Smile, Digital On Boarding, Mega Intelligent Assistant, dan juga Mega Employe Mobilo," tutup Kostaman.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
03/06/2026 18:32 WIB
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
 
Nasional
03/06/2026 15:51 WIB
Grup Lippo (MPPA) Pastikan Tak Ada Gerai Tutup Akibat Koperasi Merah Putih
MPPA juga menegaskan belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun kinerja gerainya akibat kehadiran KDMP.
 
Nasional
03/06/2026 15:15 WIB
Pefindo Tarik Peringkat Utang BRI (BBRI) idA1+.
Seiring dengan pelunasan penuh atas instrumen tersebut, PEFINDO resmi menarik peringkat idA1+ yang sebelumnya disematkan pada Surat Berharga Komersial Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Seri C.
 
Nasional
03/06/2026 14:32 WIB
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
 
Nasional
03/06/2026 13:51 WIB
Antisipasi Inflasi Tahunan Capai 0,28% pada Mei 2026
Tekanan inflasi yang tercatat dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan itu tercatat lebih tinggi dibanding kondisi April 2026 yang mengalami inflasi 0,13% mtm.
 
Nasional
03/06/2026 13:33 WIB
Realisasi Lifting Minyak Baru Sentuh 576 Ribu Barel per 31 Mei 2026 Jauh dari Target APBN
Untuk mencapai target 610 ribu minyak barel per hari pada 2026, SKK Migas mendorong, strategi Triple 100 dan Filling The Gap.
 
Industri
31/05/2026 18:47 WIB
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
Telkomsel