Endang Muchtar
Jumat, 18 September 2026 - 11:04 WIB

Klaim Pemerintah: Di Tengah Tekanan Dunia, Ekonomi RI Resilien Ditopang APBN yang Tumbuh 25,4%

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pemerintah menyebut perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah gejolak ekonomi global, mulai dari ketidakpastian geopolitik, tingginya suku bunga global, hingga volatilitas pasar keuangan.

Hingga 31 Agustus 2026, pendapatan negara tercatat tumbuh 25,4%, dengan penerimaan pajak melonjak 24,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di sisi belanja, realisasi tumbuh 17,1%, sementara belanja kementerian/lembaga mencapai Rp912,4 triliun, atau tumbuh 33%.

“APBN-nya berjalan on track, tapi tetap dengan kehati-hatian yang tinggi,” ujar Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam jumpa pers pemaparan kondisi ekonomi dan APBN (APBN KITA) di Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Ketahanan ekonomi juga tercermin dari pertumbuhan ekonomi semester I 2026 yang mencapai 5,45%. Inflasi Agustus berada di level 3,19%, masih dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5% plus-minus 1%.

“Angka-angka itu cukup memberikan confidence kepada kita bahwa perekonomian Indonesia itu stay resilient,” katanya.

Meski demikian, pemerintah tidak menutup mata terhadap tekanan eksternal. Rupiah secara year-to-date berada di sekitar Rp17.415 per dolar AS, lebih lemah dibandingkan asumsi APBN sebesar Rp16.500. Harga minyak mentah Indonesia juga mencapai US$89,2 per barel, jauh di atas asumsi APBN US$70 per barel.

Kondisi pasar keuangan juga masih menjadi perhatian. Hingga 11 September 2026, akumulasi arus modal masuk mencapai Rp141,6 triliun. Aliran dana ke Surat Berharga Negara (SBN) tercatat Rp40,8 triliun, sementara pasar saham masih mengalami outflow Rp70,7 triliun.

Pemerintah menilai kredibilitas pasar keuangan menjadi salah satu kunci untuk mendorong arus modal kembali masuk ke Indonesia.

“Kalau pasar saham kita kredibel, maka para investor akan lebih yakin untuk membeli saham-saham Indonesia,” ujar Suahasil.

Di tengah dinamika tersebut, pemerintah terus mencermati pergerakan harga komoditas seperti minyak, CPO, nikel, batu bara, emas, dan tembaga karena perubahan harganya dapat memengaruhi penerimaan sekaligus belanja negara.

Pemerintah menegaskan APBN akan terus digunakan sebagai instrumen untuk mengantisipasi dampak gejolak global sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik.

“Kita harus waspadai, kita tidak boleh lengah, tapi Indonesia kondisi ekonominya cukup resilient. Malah saya bisa katakan sangat resilient.”

TAGS
  1. APBN
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16 jam yang lalu
Telkom Akselerasi Adopsi AI di Segmen Enterprise, Kesiapan Data dan Talenta Jadi Kunci Utama
Pemanfaatan kapabilitas AI Telkom Solution yang terintegrasi membuka peluang peningkatan efektivitas operasional dan penciptaan nilai bisnis.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Kinerja Makin Menguat, Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun melalui Pertumbuhan Empat Segmen Bisnis Utama
Pendapatan meningkat 3,5% YoY, EBITDA tumbuh 2,0% YoY, dan laba bersih normalisasi naik 3,9% YoY.
 
Nasional
23 jam yang lalu
Indonesia Fitness Festival x Deddy Corbuzier Tarik Antusiasme Ribuan Pecinta Olahraga
Indonesia Fitness Festival (IFF) x Deddy Corbuzier menarik perhatian ribuan pecinta olahraga dari berbagai kalangan. Festival yang menghadirkan beragam cabang olahraga tersebut menjadi wadah bagi atlet, komunitas kebugaran, pelaku industri olahraga, dan masyarakat umum untuk berinteraksi…
 
Nasional
24 jam yang lalu
Rania Balqis dari Jakarta Barat Raih Juara 3 dalam Kompetisi IPS DKI Jakarta 2026
Final Kompetisi Ilmu Pengetahuan Sosial (KIPS) Tingkat Provinsi DKI Jakarta resmi rampung setelah digelar pada Sabtu (31/10/2026) di SMPN 115 Jakarta
 
Nasional
30/10/2026 20:39 WIB
Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026
Pengakuan ini mencerminkan peran strategis tim legal dalam mengawal transformasi bisnis, memperkuat kepatuhan, dan mendorong inovasi layanan hukum berbasis digital.
 
Nasional
30/10/2026 17:36 WIB
Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis
Sinergi portofolio solusi digital untuk mendukung transformasi pendidikan terintegrasi, mulai dari pengelolaan operasional hingga proses pembelajaran.
 
Nasional
29/10/2026 17:18 WIB
Telin Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Melalui dua sesi diskusi, Telin berbagi perspektif mengenai kedaulatan teknologi Indonesia serta pengembangan ekosistem digital di skala global
Ad Placholder