Endang Muchtar
Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Sentuh Kampung Terpencil Waso, Wapres Pilih Naik Motor Ketimbang Mobil Mewah

Foto/BPMI SetWapres/ECONOMICZONE
Foto/BPMI SetWapres/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menempuh perjalanan dengan sepeda motor untuk menjangkau Kampung Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (21/08/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana juga menjangkau masyarakat di daerah yang memiliki tantangan keterbatasan akses.

Di Kampung Waso, Wapres melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak. Kehadiran Wapres merupakan wujud kehadiran negara bagi masyarakat dimanapun berada, karena menjamin keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab negara dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak menjadi prioritas.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres berdialog langsung dengan warga untuk menanyakan kondisi serta berbagai kebutuhan yang masih diperlukan dalam masa penanganan pascabencana.

Aisyah salah satunya, Wapres mendengar aspirasi langsung darinya demi memastikan pemenuhan kebutuhan dasar dapat segera ditindaklanjuti.

“Sudah didata?” tanya Wapres soal penanganan kondisi rumahnya.

“Sudah,” jawab Aisyah.

“Tinggal di posko dulu sementara, ya, Bu. Nanti rumahnya kita perbaiki” pinta Wapres.

Selain mendengar langsung kondisi warga, Wapres memberikan arahan kepada jajaran terkait untuk mempercepat pemulihan berbagai layanan dasar yang terdampak. Wapres meminta agar rumah sakit darurat segera disiapkan, serta mendorong percepatan perbaikan irigasi, rumah ibadah, dan fasilitas pendidikan.

“Rumah Sakit Darurat itu penting, tadi ada lagi perbaikan irigasi, rumah ibadah, sekolah juga, dan itu harus dibangun dari nol,” ungkap Wapres.

Sebagai informasi, Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak berat akibat rangkaian guncangan bencana. Tercatat sebanyak 24 orang meninggal dunia dan 19.803 jiwa mengungsi ke sejumlah posko darurat. Selain itu, sebanyak 9.647 unit rumah warga mengalami kerusakan parah, sementara 1.034 fasilitas umum dan pemerintah turut terdampak, termasuk fasilitas pendidikan dan rumah ibadah.

Peninjauan ini sekaligus menjadi upaya Wapres memastikan kebijakan dan langkah pemerintah benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan. Dengan melihat kondisi secara langsung dan mendengar aspirasi warga, pemerintah dapat memastikan proses pemulihan berjalan tepat sasaran serta kebutuhan masyarakat terdampak menjadi prioritas. (BPMI SetWapres)

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
14 menit yang lalu
BNI Hadirkan Akses Eksklusif Menikmati Andrea Bocelli "Romanza" di Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membuka exclusive presale tiket Andrea Bocelli “Romanza - 30th Anniversary World Tour”
 
Nasional
5 jam yang lalu
RUU P2 APBN 2025 Disepakati, Lanjut ke Sidang Paripurna DPR
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan dan seluruh Anggota Banggar DPR RI yang mewakili seluruh fraksi dan Komisi DPR RI atas dukungan selama proses pembahasan.
 
Nasional
5 jam yang lalu
Menkeu Minta Dampak FTA Dipetakan, Industri Berpeluang Diselamatkan
Selain industri yang telah terdampak FTA, Purbaya menekankan pentingnya melihat sektor baru yang belum menjadi kekuatan utama Indonesia, tetapi memiliki prospek pertumbuhan tinggi.
 
Nasional
6 jam yang lalu
Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Keuangan dan Perluas Relasi yang Bermakna
Peserta diperkenalkan pada konsep Perencanaan Finansial Sederhana yang dapat dilakukan melalui tiga langkah, yaitu Adaptasi, Akselerasi, dan Antisipasi.
 
Bisnis
7 jam yang lalu
Riset DBS Ungkap 5 Sektor Indonesia yang Bakal Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Riset Bank DBS Indonesia mengungkap lima sektor strategis yang menghadapi perubahan menuju bisnis berkelanjutan dan berdaya saing kuat.
 
Industri
19/08/2026 19:15 WIB
Career Day 2026 Hadirkan 25 Perusahaan, 75 Lowongan Siap Diperebutkan Anak Muda
Career Day 2026 menghadirkan 25 perusahaan dan 75 lowongan kerja dengan proyeksi serapan 850 tenaga kerja bagi talenta muda Indonesia.
 
Nasional
19/08/2026 19:04 WIB
Bayang-Bayang Semu Reli IHSG: Saham BYAN Dominan, Rupiah Tertekan Global Yields
Kenaikan headline IHSG belakangan ini ternyata tidak mencerminkan perbaikan kondisi pasar modal secara menyeluruh (market breadth).
Ad Placholder