Endang Muchtar
Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Keuangan dan Perluas Relasi yang Bermakna

Sesi Sequis SHEPRENEUR Learning bekali perempuan wirausaha dengan pemahaman finansial dan networking untuk jaga keberlanjutan usaha sekaligus buka peluang pertumbuhan

 Agency Development Manager Sequis Life Henry Kurniawan dan Founder & CEO Mamiru Priscilla Anais mendapatkan apresiasi dari Sequis Life yang diwakili Public Relations Manager Ineke Novianty Sinaga. (Foto/dok. Sequis Life/ECONOMICZONE)
Agency Development Manager Sequis Life Henry Kurniawan dan Founder & CEO Mamiru Priscilla Anais mendapatkan apresiasi dari Sequis Life yang diwakili Public Relations Manager Ineke Novianty Sinaga. (Foto/dok. Sequis Life/ECONOMICZONE)
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sequis SHEPRENEUR Learning Sesi ke-5 membekali perempuan wirausaha dengan dua perspektif penting, yaitu mengelola dan melindungi kondisi finansial serta membangun relasi bermakna untuk dapat membuka peluang usaha. Agency Development Manager Sequis Life Henry Kurniawan membawakan topik “Protect Your Future Through Financial Protection” untuk membantu perempuan wirausaha memahami pentingnya mengelola dan melindungi finansial keluarga untuk mendukung keberlanjutan usaha.

Selain itu, Founder & CEO Mamiru, Priscilla Anais membawakan to pik “Net-Work to Net-Worth” yang membahas bagaimana relasi yang dibangun secara tepat dapat menjadi aset untuk membuka peluang usaha dan mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Kedua topik tersebut saling melengkapi satu sama lain. Pertumbuhan usaha membutuhkan peluang, tetapi peluang akan lebih bermakna ketika didukung fondasi finansial yang kuat. Karena itu, perempuan wirausaha perlu memiliki kemampuan untuk mengelola kondisi keuangan saat ini, mempersiapkan diri menghadapi risiko, sekaligus membangun jaringan yang relevan untuk mendukung perkembangan usaha. 

Materi “Protect Your Future Through Financial Protection” yang dibawakan oleh Agency Development Manager Sequis Life, Henry Kurniawan ini menekankan bahwa perencanaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan bagaimana meningkatkan pendapatan, tetapi juga bagaimana mengelola dan melindungi hasil yang telah diperoleh untuk menjaga fondasi finansial yang telah dibangun. Terlebih, bagi perempuan wirausaha yang menjalankan berbagai peran sekaligus, hal ini menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan kehidupan pribadi maupun usaha. 

Peserta diperkenalkan pada konsep Perencanaan Finansial Sederhana yang dapat dilakukan melalui tiga langkah, yaitu Adaptasi, Akselerasi, dan Antisipasi. Adaptasi berarti memahami dan mengelola kondisi keuangan yang ada. Akselerasi dilakukan dengan meningkatkan kapasitas diri dan mengoptimalkan peluang untuk meningkatkan pendapatan, baik melalui pengembangan skala usaha, membuka usaha baru, atau mengoptimalkan dana dan aset secara terencana sesuai tujuan keuangan.

Antisipasi berarti mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai risiko dan kondisi tidak terduga pada masa depan. Bagi perempuan wirausaha, peningkatan omzet perlu diikuti dengan pengelolaan keuangan yang tepat. Pendapatan usaha perlu dialokasikan secara terencana untuk memenuhi kebutuhan operasional, kewajiban usaha, kebutuhan pribadi serta tujuan finansial lainnya seperti tabungan dan investasi.

Pemisahan keuangan usaha dan pribadi serta pencatatan yang teratur membantu wirausaha memahami kondisi keuangannya dan mengambil keputusan dengan lebih tepat.  Selain itu, perempuan wirausaha perlu mempertimbangkan risiko yang dapat mengganggu kemampuan menghasilkan income. Ketika kemampuan tersebut terganggu, dampaknya dapat meluas, mulai dari pemenuhan kebutuhan pribadi hingga keberlangsungan usaha.

Kondisi kesehatan, misalnya, dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menjalankan usaha, sementara kebutuhan hidup dan usaha tetap harus berjalan. Selanjutnya, materi “Network to Net Worth: Turning Relationships Into Business Growth” yang dibawakan oleh Founder & CEO Mamiru, Priscilla Anais ini menyoroti pentingnya membangun relasi yang bermakna untuk membuka peluang dan mengembangkan usaha.

Networking bukan sekadar menambah kenalan dan memperbanyak kontak, tetapi membangun hubungan secara intentional dengan memahami value yang dimiliki dan menciptakan manfaat bersama. Membangun jaringan juga tidak harus identik dengan menjadi seorang extrovert. Relasi yang autentik dapat tumbuh melalui percakapan personal maupun komunitas yang relevan. Bagi perempuan wirausaha, networking yang tepat dapat menjadi ruang untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, membuka peluang kolaborasi, hingga memperluas akses pasar. 

Karena itu, penting bagi setiap wirausaha untuk memahami value yang dapat ditawarkan kepada pihak lain, baik berupa pengalaman, keahlian, komunitas, maupun akses kepada target pasar. Dengan demikian, kolaborasi dapat dibangun melalui perspektif win-win, bukan sekadar mencari keuntungan bagi satu pihak. Bahkan, sebuah partnership tidak harus dimulai dalam skala besar. Kolaborasi dapat dibangun secara bertahap sesuai kebutuhan dan kecocokan kedua pihak.

Dalam membangun jaringan, perempuan wirausaha juga perlu mampu menentukan prioritas. Tidak semua peluang harus diambil dan tidak semua relasi perlu dikejar. Dengan mempertimbangkan relevansi, kapasitas, manfaat, dan timing, networking dapat menjadi bagian dari strategi pertumbuhan yang sehat—membuka peluang tanpa mengorbankan waktu dan energi yang dimiliki.

Sebagai sesi terakhir dari rangkaian Sequis SHEPRENEUR Learning, pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi perempuan wirausaha untuk terus belajar, menerapkan pengetahuan, membangun relasi, serta mengembangkan usaha dengan lebih percaya diri dan bijak, sehingga semakin siap mengambil keputusan, menjaga apa yang telah dibangun, dan terus bertumbuh. 

Informasi mengenai rangkaian kegiatan Sequis SHEPRENEUR dapat diikuti melalui akun Instagram @bettertomorrowwithsequis

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Bisnis
3 jam yang lalu
Riset DBS Ungkap 5 Sektor Indonesia yang Bakal Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Riset Bank DBS Indonesia mengungkap lima sektor strategis yang menghadapi perubahan menuju bisnis berkelanjutan dan berdaya saing kuat.
 
Industri
19/08/2026 19:15 WIB
Career Day 2026 Hadirkan 25 Perusahaan, 75 Lowongan Siap Diperebutkan Anak Muda
Career Day 2026 menghadirkan 25 perusahaan dan 75 lowongan kerja dengan proyeksi serapan 850 tenaga kerja bagi talenta muda Indonesia.
 
Nasional
19/08/2026 19:04 WIB
Bayang-Bayang Semu Reli IHSG: Saham BYAN Dominan, Rupiah Tertekan Global Yields
Kenaikan headline IHSG belakangan ini ternyata tidak mencerminkan perbaikan kondisi pasar modal secara menyeluruh (market breadth).
 
Nasional
19/08/2026 18:03 WIB
Menkeu Tinjau NTT Pascagempa, Kemenkeu Salurkan Bantuan Awal Senilai Rp565,2 Juta
Dalam kunjungannya, Menkeu melihat langsung kondisi pengungsian serta kebutuhan masyarakat terdampak. Sebagai bantuan awal, Kemenkeu Peduli menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana.
 
Nasional
19/08/2026 10:58 WIB
CIMB Niaga Resmikan Vamos Arena OCTO, Hadirkan Fasilitas Padel Olahraga Kekinian Lewat Media Gathering
Peresmian ini dilakukan dalam rangkaian acara "Media Gathering & Padel Day with CIMB Niaga" yang dihadiri oleh jajaran manajemen CIMB Niaga serta puluhan rekan media nasional di Jakarta.
 
Nasional
19/08/2026 08:31 WIB
Konektivitas Digital Kembali Normal 100%, TelkomGroup Tuntaskan Perbaikan Infrastruktur Pascagempa NTT
Jaga stabilitas layanan secara berkelanjutan dan salurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah titik posko pengungsian.
 
Nasional
19/08/2026 07:55 WIB
Coding Camp 2026 Luluskan 3.000 Anak Muda, Bekali Skill AI hingga Data Science
Coding Camp 2026 meluluskan lebih dari 3.000 mahasiswa dan siswa SMK. Peserta dibekali AI, Data Science, coding, dan kesiapan kerja.
Ad Placholder