Hendra Wiradi
Rabu, 22 April 2026 - 22:53 WIB

Satu Tahun IPO, MINE Bagikan Dividen dari Laba Tahun 2025

Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE
Foto/HendraWiradi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONEJakarta, 22 April 2026 – PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) atau STM, perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang pertambangan dan penggalian lainnya, memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp60,23 miliar atau Rp14,75 per saham, setara dengan 30% dari laba tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu, 22 April 2026.

Direktur Utama MINE, Ivo Wangarry, menyampaikan bahwa pembagian dividen tersebut merupakan wujud komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham melalui pengelolaan usaha yang disiplin, terukur, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian, khususnya di tengah dinamika dan tantangan sektor pertambangan.

“Kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan dukungan para pemegang saham yang memungkinkan Perseroan terus menciptakan nilai tambah. Pembagian dividen ini mencerminkan kinerja dan upaya Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara penciptaan nilai bagi pemegang saham dan penguatan fundamental usaha, termasuk pada periode awal pasca IPO,” ujar Ivo dalam Paparan Publik seusai RUPST di Jakarta.

Lebih lanjut, Ivo menegaskan bahwa kebijakan dividen ke depan akan terus mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan Perseroan secara menyeluruh, dengan memperhatikan kinerja keuangan, rencana ekspansi, serta dinamika dan prospek industri, sehingga tetap selaras dengan strategi pertumbuhan jangka panjang dan keberlanjutan bisnis Perseroan.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan kinerja positif di tengah dinamika industri tambang dan ekonomi global yang penuh tantangan. Pendapatan MINE tumbuh 11,8% menjadi Rp2,36 triliun dibandingkan dengan tahun 2024. Peningkatan ini didorong oleh kontribusi dua sumber pendapatan baru, yaitu proyek pembangunan jalan dari PT Erabaru Timur Lestari serta proyek penambangan milik PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM), yang semakin memperkuat portofolio bisnis Perseroan.

Ivo menambahkan, untuk 2026 Perseroan terus aktif dalam memperoleh kontrak baru, disamping terus menjaga kepercayaan mitra kerja yang sudah ada selama ini, serta mengembangkan lini bisnis sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing dan memperluas peluang pertumbuhan.

“Perseroan terus berkomitmen untuk memperkuat kinerja serta mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan. Bagi kami, menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan pengembalian nilai tambah kepada pemegang saham adalah kunci,” ujar Ivo.

Penggunaan dana IPO

Dalam kesempatan yang sama, manajemen juga melaporkan penggunaan dana hasil IPO sebesar Rp129,61 miliar setelah dikurangi biaya emisi. Hingga 31 Desember 2025, seluruh dana tersebut telah direalisasikan 100% sesuai dengan prospektus, yaitu untuk pengadaan alat berat, pembelian aset berupa tanah dan bangunan, serta sebagai modal kerja Perseroan. Selama 2025, MINE telah melakukan pengadaan alat berat sebesar Rp267 miliar yang digunakan untuk menunjang operasional kontrak-kontrak baru.

Lebih lanjut Ivo menyebut industri jasa penunjang pertambangan ke depan menunjukkan prospek positif, meski menghadapi sejumlah tantangan. Hal ini sejalan dengan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain kunci dalam industri pertambangan global, dengan cadangan dan produksi yang signifikan di berbagai komoditas strategis, seperti nikel, batu bara, emas, dan mineral lainnya.

“Dengan potensi sumber daya mineral Indonesia yang beragam, kami melihat ruang pengembangan usaha yang cukup luas di berbagai komoditas. Ke depan, Perseroan akan terus memperluas cakupan layanan serta menjajaki peluang diversifikasi ke mineral lainnya secara disiplin dan terukur. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Perseroan, dan lebih adaptif terhadap dinamika industri, sehingga terus bisa memberikan nilai tambah berkelanjutan kepada seluruh pemangku kepentingan,” tutup Ivo.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
07/05/2026 06:17 WIB
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Rekonstruksi Hukum Transfer Pricing Berbasis Kepastian Hukum untuk Mendukung Optimalisasi Penerimaan Negara Indonesia
 
Nasional
05/05/2026 12:00 WIB
Ericsson: 5G Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Fondasi Ekonomi Digital Indonesia
Ericsson dorong percepatan 5G untuk tingkatkan ekonomi digital Indonesia, dengan potensi kontribusi hingga 41 miliar dolar AS.
 
Nasional
04/05/2026 13:27 WIB
Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital pada 2030, vivo Dorong Akses Pendidikan Teknologi Lewat NexGen Scholars
Sebagai bagian dari kontribusi untuk menjawab tantangan tersebut, vivo menghadirkan program vivo NexGen Scholars untuk membuka akses pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi bagi generasi muda Indonesia.
 
Nasional
04/05/2026 13:10 WIB
BPS: Kunjungan Wisman pada Maret 2026 naik 10,50% Dibandingkan Tahun Sebelumnya
Angka ini menjadi capaian tertinggi sejak 2020, tetapi laju pertumbuhannya tidak seagresif fase pemulihan sebelumnya. Distribusi kunjungan menunjukkan ketergantungan pada pasar regional.
 
Nasional
01/05/2026 11:12 WIB
BINUS University Gandeng Sarinah Hadirkan “Rupa Kala” untuk Perkuat Ekosistem Kreatif Nasional
Melalui pameran ini, karya-karya terpilih mahasiswa School of Design BINUS University ditampilkan kepada publik luas, sekaligus memperkuat posisi Sarinah sebagai ruang kurasi budaya dan kreativitas Indonesia.
 
Nasional
30/04/2026 21:44 WIB
Daftar Sekarang, DAIKIN Bagikan Rp540 Juta untuk Desainer Interior Se-ASEAN
DAIKIN Designer Award 2026 go ASEAN! Total hadiah Rp540 juta. Buka untuk arsitek, desainer interior & mahasiswa. Daftar 1 Mei-31 Agt 2026.
 
Nasional
30/04/2026 13:57 WIB
Chatgpt Prediksi Lukisan Historis Denny JA Yang Diberkati Paus Fransiskus DI Pinggir Jalan Seharga 34 Miliar Rupiah
Estimasi ini disusun melalui pendekatan skenario pasar berbasis analisis kecerdasan buatan dan pembandingan transaksi karya seni religius di lelang internasional.
Telkomsel