Hedi Suryono
Rabu, 22 April 2026 - 17:28 WIB

Kehadiran Paviliun “OASE: Architecture in the Water Cycle” di ARCH:ID 2026

Paviliun “OASE: Architecture in the Water Cycle” di ARCH:ID 2026 siap merepresentasikan komitmen LIXIL.Foto/Ist/ECONOMICZONE
Paviliun “OASE: Architecture in the Water Cycle” di ARCH:ID 2026 siap merepresentasikan komitmen LIXIL.Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta, 15 April 2026 - Dinamika pembangunan di Indonesia terus bergerak progresif. Kualitas ruang hidup tidak lagi diukur hanya dari nilai estetika, melainkan bagaimana desain dan teknologi mampu menghadirkan pengalaman yang lebih sehat, nyaman, dan relevan bagi masa depan. Dalam lanskap ini, para pelaku industri terkait memegang peran strategis dalam menentukan standar kualitas hidup masyarakat untuk jangka panjang.

Memahami tanggung jawab tersebut, LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, terus mengambil peran aktif sebagai penggerak perubahan, yang memimpin dan memfasilitasi penguatan ekosistem arsitektur serta pembangunan di Indonesia. Perusahaan meyakini bahwa peningkatan kualitas hunian dan ruang publik hanya dapat dicapai ketika desain dan teknologi bersinergi, saling melengkapi dan memperkuat satu sama lain.

“Prinsip gotong royong merupakan fondasi masyarakat kita dalam bertumbuh dan hidup berdampingan. Kemajuan pembangunan saat ini juga sangat bergantung pada kekuatan ide dan kebersamaan. Melalui semangat kolaborasi lintas sektor, LIXIL berkomitmen menjadi mitra strategis yang menghadirkan ruang agar kami dan para profesional di industri ini dapat terus berkembang bersama, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dalam mewujudkan kualitas ruang hidup yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Arfindi Batubara, Marketing Director, LIXIL Water Technology Indonesia.

Mendukung Industri Melalui Akses Ide, Inovasi, dan Inisiatif Kolaborasi

LIXIL tidak hanya menawarkan solusi yang fungsional, tetapi juga membuka akses terhadap perspektif dan peluang baru bagi para profesional di industri. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai upaya yang konsisten dijalankan, mulai dari partisipasi dalam beragam platform edukasi dan diskusi komunitas, hingga inisiatif perusahaan yang mengintegrasikan desain arsitektur dengan inovasi teknologi dalam konteks proyek nyata.

“Melalui keterlibatan rutin dari tahun ke tahun di berbagai ajang industri, salah satunya seperti ARCH:ID, hingga program inisiasi kami seperti LADC (LIXIL Architectural Design Competition) dan LDAD (LIXIL Day of Architecture and Design), kami terus aktif memperkuat wadah bagi para profesional terkait untuk bisa saling berkolaborasi dan menciptakan standar baru di ekosistem industri,” jelas Arfindi.

Paviliun “OASE: Architecture in the Water Cycle” dari LIXIL di ARCH:ID 2026

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, LIXIL kembali berpartisipasi dalam ARCH:ID 2026, ajang arsitektur terbesar di Indonesia yang menjadi titik temu para arsitek, developer, interior designer, produsen material, hingga berbagai pihak pendukung lainnya. Pada kesempatan kali ini, LIXIL menghadirkan Paviliun “OASE: Architecture in the Water Cycle”, hasil kolaborasi dengan arsitek Adi Purnomo dari Mamostudio serta sejumlah pakar lintas disiplin.

Berbeda dengan instalasi pameran konvensional yang umumnya hanya sekadar menampilkan produk dan bersifat sementara hingga berisiko limbah, OASE dari LIXIL mengedepankan prinsip keberlanjutan. Seluruh elemen utama, seperti air dan tanaman, dirancang agar dapat dialihfungsikan kembali (repurposed) sebagai bagian dari komponen pendukung lanskap untuk proyek lain kedepan. Selain itu, melalui pendekatan berbasis riset dan kolaborasi dengan para peneliti, paviliun ini siap menjadi ruang edukasi yang mengundang pengunjung untuk terlibat dalam dialog mengenai masa depan arsitektur dan lingkungan.

“Melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan banyak pihak, bahkan hingga peneliti lingkungan dan sosial, paviliun ini akan memperkaya pengalaman pengunjung dalam memahami relasi antara air, sanitasi, lingkungan, dan sejarah perkembangannya, terutama di kawasan urban. Proyek ini sekaligus membuktikan bagaimana sinergi lintas disiplin dapat menciptakan ‘OASE’, baik secara arti kiasan maupun harafiah,” ungkap Adi Purnomo, Founder, Mamostudio.

Guna memperkuat fungsinya sebagai wadah pertukaran gagasan, Paviliun LIXIL juga akan menghadirkan serangkaian aktivitas strategis, diantaranya, “Step into the Oasis” - sesi open house pada 23 April 2026 yang menerjemahkan konsep arsitektur dan narasi di balik terciptanya paviliun. Selain itu, pada 24 April 2026, akan digelar Alun-alun Talks dengan topik “From Data to Design: Rethinking Architecture Through Environmental Intelligence” yang akan menjadi kesempatan berdiskusi langsung bersama para pakar mengenai bagaimana data lingkungan dapat diolah menjadi sumber inspirasi desain yang adaptif dan solutif.

Melalui kehadiran paviliun dan rangkaian program ini, LIXIL mendorong terciptanya kolaborasi yang lebih luas sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem arsitektur Indonesia yang semakin adaptif, berkelanjutan, dan relevan dalam menjawab tantangan masa depan.

Visi Keberlanjutan

Komitmen LIXIL diperkuat melalui visi jangka panjang perusahaan, yaitu LIXIL Environmental Vision 2050, yang menargetkan pencapaian operasi bisnis yang netral karbon, efisiensi penggunaan air secara signifikan, serta kontribusi terhadap peningkatan akses sanitasi global. Visi ini menjadi landasan dalam setiap inovasi dan solusi yang dikembangkan, termasuk dalam mendukung desain arsitektur urban yang lebih berkelanjutan.

“Kolaborasi adalah standar baru dalam industri. Dengan menyatukan keahlian dan inovasi, kita dapat menciptakan ruang hidup yang tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan, untuk masyarakat hari ini dan generasi masa depan,” tutup Arfindi.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Raup Kinerja Investasi Semester I 2026 Melonjak 7,2% dari Rp1.010,6 Triliun
Capaian tersebut telah memenuhi 49,5% dari target investasi nasional sepanjang 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.
 
Nasional
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking Melalui Daring Proyek Gas Masela Senilai Rp376 Triliun
Peresmian dilakukan oleh Prabowo yang menyatakan dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia tersebut.
 
Nasional
15 jam yang lalu
Update Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Terbaru di Piala ASEAN Hyundai 2026
Harga tiket Piala ASEAN yang ditetapkan PSSI cukup terjangkau dengan empat kategori tribun. Untuk Tribun Utara dan Tribun Selatan, suporter timnas Indonesia cukup membayar Rp 100.000.
 
Nasional
15 jam yang lalu
Kekecewaan Fans dan Kecaman Publik Terhadap Timnas Argentina
Salah satu faktor yang sering disebut sebagai alasan adalah sikap rasis dan arogan penggemar serta pemain Argentina.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Mengenal Internet Rakyat dan Starlite, Dua Layanan Internet dari Grup Surge (WIFI)
Internet Rakyat merupakan inisiatif Surge WIFI, melalui pelaksana operasional Telemedia, dan bekerja sama dengan OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Inggris Disingkirkan Argentina, Tuchel Evaluasi Mental Pemain dan Kane Pasrah Kehilangan Kendali
Thomas Tuchel dan Harry Kane kecewa usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Mentalitas tim dinilai berubah setelah unggul lebih dulu.
 
Nasional
19 jam yang lalu
CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien melalui Cathay Travel Fair 2026
Tawarkan cashback hingga Rp8,8 juta, bonus hingga 88.000 Asia Miles, dan penukaran Poin Xtra hingga 100% untuk perjalanan internasional yang lebih hemat dan nyaman
Telkomsel