Yogi Cahyadi
Jumat, 11 Juli 2025 - 12:47 WIB

Semester I-2025 Penumpang KCI Area 2 Capai 9,2 Juta

VP Corporate Secretary PT KCI, Joni Martinus, memaparkan kinerja PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Area 2 Bandung, Jawa Barat (9/7).Foto/YogiCahyadi/ECONOMICZONE
VP Corporate Secretary PT KCI, Joni Martinus, memaparkan kinerja PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Area 2 Bandung, Jawa Barat (9/7).Foto/YogiCahyadi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - BANDUNG— PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Area 2 Bandung berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam jumlah penumpang pada semester I tahun 2025. Selama periode tersebut, sekitar 9,2 juta penumpang telah diangkut menggunakan rangkaian kereta komuter atau KA Lokal yang dioperasikan di wilayah ini.

VP Corporate Secretary PT KCI, Joni Martinus, menyampaikan bahwa pencapaian ini menunjukkan adanya kenaikan sekitar 19,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. "Raihan pada semester ini naik sekitar 19,3 persen dibandingkan dengan tahun lalu di semester I yang mencatatkan 7,7 juta penumpang," ujar Joni di Bandung, Jawa Barat, (9/7).

Joni juga menuturkan bahwa volume penumpang tertinggi selama semester I terjadi pada bulan April 2025, dengan jumlah penumpang mencapai 1,7 juta orang di wilayah operasi KCI Area 2 Bandung.

Dari sisi okupansi, KA Lokal (Commuter Line) Bandung Raya menjadi layanan dengan jumlah penumpang terbanyak, yakni melayani 5,1 juta orang atau rata-rata 28.600 penumpang per hari dari total 38 perjalanan setiap harinya. Selain itu, KA Lokal Walahar mengangkut sekitar 2,29 juta orang atau rata-rata 11 ribu penumpang per hari dari 10 perjalanan, sementara KA Lokal Garut melayani sekitar 1,4 juta penumpang atau rata-rata 8.200 penumpang per hari dari enam perjalanan.

"Komuter line Jatiluhur selama semester 1 ini kami melayani sekitar 557.000 orang atau rata-rata per hari sekitar 3.000 orang penumpang dari empat perjalanan per hari," tambah Joni.

Aktivitas naik turun penumpang tertinggi pada semester I tahun 2025 terjadi di Stasiun Bandung, dengan 1,2 juta orang yang bepergian dan 1,3 juta orang yang tiba. Stasiun Cikarang menyusul dengan sekitar 900 ribu penumpang, diikuti Stasiun Cicalengka dengan sekitar 800 ribu penumpang. "Lalu Stasiun Rancaekek yang mencatatkan 600-700 ribu orang, serta Stasiun Kiaracondong di angka 500 ribu orang lebih," ujarnya.

Joni menilai, peningkatan jumlah penumpang ini menandakan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan Commuter Line sebagai solusi mobilitas atas tantangan kemacetan. "Kita melihat ini karena masyarakat menilai menggunakan Commuter Line selain murah karena subsidi, kemudian ramah lingkungan karena mengangkut dalam jumlah massal, dan tak kalah penting bebas macet. Ini yang membuat kenapa terjadi kenaikan," kata Joni.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
12 jam yang lalu
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
 
Nasional
14 jam yang lalu
Grup Lippo (MPPA) Pastikan Tak Ada Gerai Tutup Akibat Koperasi Merah Putih
MPPA juga menegaskan belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun kinerja gerainya akibat kehadiran KDMP.
 
Nasional
15 jam yang lalu
Pefindo Tarik Peringkat Utang BRI (BBRI) idA1+.
Seiring dengan pelunasan penuh atas instrumen tersebut, PEFINDO resmi menarik peringkat idA1+ yang sebelumnya disematkan pada Surat Berharga Komersial Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Seri C.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Antisipasi Inflasi Tahunan Capai 0,28% pada Mei 2026
Tekanan inflasi yang tercatat dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan itu tercatat lebih tinggi dibanding kondisi April 2026 yang mengalami inflasi 0,13% mtm.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Realisasi Lifting Minyak Baru Sentuh 576 Ribu Barel per 31 Mei 2026 Jauh dari Target APBN
Untuk mencapai target 610 ribu minyak barel per hari pada 2026, SKK Migas mendorong, strategi Triple 100 dan Filling The Gap.
 
Industri
31/05/2026 18:47 WIB
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
Telkomsel