Endang Muchtar
Minggu, 18 Mei 2025 - 22:24 WIB

Bambang Susantono: Buku Catatan Penting Tentang IKN Simbol Visi Indonesia yang Lebih Hijau, Modern, dan Berkelanjutan

Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Foto/Endang Muchtar/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Mantan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono memberikan pesan kepada Basuki Hadimuljono, yang kini menduduki posisi Kepala OIKN menggantikan dirinya, agar pembangunan ibu kota baru itu terus dilanjutkan dan tidak berhenti di tengah jalan.

Ia mengingatkan agar semua proses, gagasan, dan pengalaman yang telah dibangun sejak awal tidak boleh berakhir sia-sia.

"Harapan kami tentu ini nanti akan bergulir ya, bahkan mungkin nanti kalau Pak Basuki mau menulis versi 2 karena beliau yang kedua, pengganti saya loh. Bagaimanapun ya yang pertama selalu abadi dong," kata Bambang dalam Peluncuran dan Bedah Buku Nusantara Ver 1.0: The Untold Stories di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (30/4).

Bagi Bambang Susantono, Ibu Kota Nusantara tidak sekadar pusat pemerintahan, tetapi juga simbol visi Indonesia yang lebih hijau, modern, dan berkelanjutan. Dalam rangka memastikan keberlanjutan pembangunan, Bambang menekankan pentingnya peran serta masyarakat lokal dalam setiap tahap pembangunan.

Sejak Bambang Susantono ditunjuk sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 9 Maret 2022 hingga mengundurkan diri pada 3 Juni 2024, dinamika pembangunan IKN terus berkembang.

Puluhan rapat strategis digelar, melibatkan ratusan pihak dan ribuan pekerja yang berkolaborasi. Secara perlahan, cikal bakal ibu kota baru ini mulai terwujud, yakni sebuah kota modern yang terletak di tengah hutan dan tetap mengutamakan kelestarian alam di setiap aspeknya.

Bambang juga membagikan sejumlah pengalaman selama menjabat, termasuk tantangan di lapangan yang melibatkan keselamatan para pekerja.

Ia mengungkapkan beberapa pekerja wafat akibat interaksi dengan binatang buas di kawasan hutan Kalimantan, seperti beruang madu. Hal ini membuat timnya saat itu menyusun pedoman khusus untuk interaksi manusia dengan alam liar.

"Ada beberapa pekerja yang akhirnya wafat karena berinteraksi dengan binatang buas. Itu yang membuat kita waktu itu sangat hati-hati menerbitkan pedoman bagaimana manusia hidup berdampingan dengan alam dan binatang buas," ujarnya.

Ia menggambarkan beruang madu kerap muncul di lokasi kamp pekerja, sehingga risiko keselamatan menjadi perhatian penting sejak awal pembangunan IKN.

Selain itu, Bambang juga menyinggung beberapa proyek yang belum banyak diketahui publik, seperti ide pembangunan Menara 678 dan Monumen Kusuma Bangsa yang masih dalam tahap perencanaan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
20 jam yang lalu
Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%
BNI wondrX 2026 berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Hall 5–10 ICE BSD dan menghadirkan beragam penawaran untuk kebutuhan belanja, perjalanan, kuliner, properti, otomotif, hingga layanan finansial
 
Nasional
24 jam yang lalu
BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan Sejak Dini
BNI memperluas layanan perbankan bagi keluarga melalui wondrZ, tabungan khusus anak dan remaja yang dapat diakses melalui aplikasi wondr by BNI.
 
Nasional
22/08/2026 17:31 WIB
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
BNI menghadirkan area property dalam gelaran BNI wondrX 2026 di ICE BSD
 
Nasional
22/08/2026 13:11 WIB
Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD
BNI menghadirkan deretan musisi Tanah Air dalam gelaran wondrX 2026 di ICE BSD
 
Nasional
22/08/2026 13:08 WIB
Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
BNI berupaya memberikan kemudahan bagi pengunjung sejak perjalanan menuju lokasi hingga saat menikmati seluruh rangkaian acara
 
Nasional
22/08/2026 08:27 WIB
Polda Kalteng Tetapkan 12 Tersangka Kasus Pembakaran Hutan dan Lahan, Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Langkah tegas ini turut mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, saat melakukan peninjauan langsung penanganan karhutla di Palangka Raya, menegaskan komitmen penegakan hukum secara konsisten.
 
Nasional
21/08/2026 18:21 WIB
Pemerintah Pastikan Pengendalian Karhutla Berlanjut Meski Titik Panas Menurun
Penurunan juga terjadi di Kalimantan Selatan, dari 85 titik pada 19 Agustus menjadi 12 titik pada 20 Agustus atau berkurang 73 titik. Secara keseluruhan, jumlah hotspot di ketiga provinsi tersebut turun dari 1.563 menjadi 116 titik atau berkurang sekitar 92,6 persen dalam satu hari.
Ad Placholder