RM
Jumat, 13 Desember 2024 - 19:18 WIB

BNI Dorong Keberlanjutan dengan Inisiatif Pengelolaan Sampah Tekstil

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan dan kelestarian lingkungan. Salah satu kontribusi nyata BNI adalah melalui gerakan Wondr Tex bertajuk "A Wondrous Mission for a Brighter Nation". Inisiatif ini menjadi bukti keseriusan BNI dalam mengatasi permasalahan lingkungan, khususnya yang terkait dengan limbah tekstil.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, langkah ini merupakan upaya BNI untuk menjawab tekanan yang semakin besar di industri tekstil dan lingkungan akibat tren fast fashion yang melanda dunia, termasuk Indonesia. Dimana, fenomena ini menyebabkan peningkatan jumlah limbah tekstil, seperti pakaian yang sudah tidak digunakan, yang seringkali hanya berakhir di tempat pembuangan sampah.

Sebagai respons atas tantangan ini, BNI menggandeng UMKM pengolahan sampah Jagatera dalam gerakan Wondr Tex. Bersama-sama, mereka berhasil mengolah 21,67 ton limbah tekstil menjadi produk bernilai tambah yang lebih ramah lingkungan.
"Langkah ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga mendorong ekonomi sirkular yang berkelanjutan," kata Okki dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai langkah konkret lewat kolaborasi dengan Jagatera, BNI meluncurkan program BNI Empathy Dropbox, sebuah inisiatif yang mengajak hi movers dan masyarakat luas untuk mengumpulkan pakaian yang sudah tidak terpakai. Dari target awal sebesar 7,8 ton, program ini berhasil mengumpulkan 21,67 ton pakaian bekas, setara dengan 164.749 potong pakaian.

Hasil pengumpulan ini kemudian dikategorikan berdasarkan kondisi pakaian. Sebanyak 70,57% (15,3 ton) dari total pakaian yang terkumpul dinyatakan tidak layak pakai. Barang-barang ini diproses menjadi bahan daur ulang berupa Ja-Brick, sebuah material yang dapat dimanfaatkan kembali dalam berbagai produk.

Kemudian, sekitar 24,27% (5,3 ton) barang tekstil dianggap layak untuk disalurkan kepada masyarakat pra-sejahtera. Langkah ini memastikan pakaian tersebut dapat digunakan kembali, memperpanjang masa pakainya, dan memberikan manfaat sosial.

Sedangkan sebanyak 5,16% (1,12 ton) barang tekstil yang kondisinya tidak sempurna diengan kondisi di bawah 60% dikelola menjadi produk bernilai tinggi, seperti sepatu Terra. Inovasi ini memberikan kehidupan baru bagi limbah tekstil yang sebelumnya dianggap tidak bernilai.

Okki menekankan bahwa inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan barang layak pakai, tetapi juga untuk mencegah terciptanya masalah baru. Dengan memperpanjang usia pakai barang tersebut, BNI berhasil mengurangi beban lingkungan sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Gerakan Wondr Tex adalah salah satu langkah BNI dalam mewujudkan masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnisnya, BNI tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kelestarian bumi.

"Inisiatif seperti ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara sektor swasta dan masyarakat dapat membawa perubahan yang signifikan dalam mengatasi isu lingkungan global. BNI terus mendorong langkah-langkah inovatif untuk menciptakan Indonesia yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan," imbuh dia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17 jam yang lalu
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Antisipasi Inflasi Tahunan Capai 0,28% pada Mei 2026
Tekanan inflasi yang tercatat dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan itu tercatat lebih tinggi dibanding kondisi April 2026 yang mengalami inflasi 0,13% mtm.
 
Nasional
18 jam yang lalu
Realisasi Lifting Minyak Baru Sentuh 576 Ribu Barel per 31 Mei 2026 Jauh dari Target APBN
Untuk mencapai target 610 ribu minyak barel per hari pada 2026, SKK Migas mendorong, strategi Triple 100 dan Filling The Gap.
 
Industri
31/05/2026 18:47 WIB
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
 
Nasional
30/05/2026 19:12 WIB
TransTRACK Dukung DSRT Raih Juara di Kejurnas Jembrana Time Rally 2026
Prestasi tersebut diraih oleh tim yang diperkuat Rifki Darmawan Haryanto sebagai driver, Muhamad Nur Faiz sebagai navigator, serta Mochammad Fadillah Putra sebagai passenger.
 
Nasional
30/05/2026 16:03 WIB
BP BUMN Rombak Direksi Management Danareksa Guna Perkuat Transformasi Bisnis
Perubahan besar dalam jajaran kepemimpinan perusahaan di Jakarta untuk memperkuat transformasi serta sinergi antarunit bisnis.
 
Nasional
29/05/2026 19:14 WIB
Denny JA: Macron dan Pabowo, Dua Pemain Geopolitik yang Hebat
Bagi Denny JA, hubungan Indonesia-Prancis hari ini lebih dari sekadar kontrak ekonomi atau diplomasi biasa.
Telkomsel