Hendra Wiradi
Senin, 02 Desember 2024 - 16:21 WIB

UOB Indonesia Meluncurkan Program ‘Savings Weeks’ untuk Membantu Nasabah Menabung dan Memiliki Masa Depan Finansial yang Aman

Foto/Hendra Wiradi/ECONOMICZONE
Foto/Hendra Wiradi/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Hari ini, UOB Indonesia pertama kali meluncurkan program “Savings Weeks”, bertujuan untuk mendorong nasabah membangun kebiasaan menabung secara proaktif dan mengamankan masa depan finansial mereka. UOB Savings Weeks merupakan bagian dari komitmen UOB Indonesia untuk memberdayakan nasabah dalam mencapai aspirasi keuangan mereka.

Mulai hari ini hingga 13 Desember 2024, nasabah yang menempatkan dana baru atau fresh fund, menambah saldo, atau mempertahankan tingkat dana yang ada, berhak mendapatkan kupon1 untuk mengikuti permainan Inflatable Coupon Cube Challenge dan memenangkan hadiah eksklusif seperti iPhone 15, Logam Mulia, figur Labubu, dan banyak hadiah menarik lainnya. Semua nasabah UOB, baik yang lama maupun baru, juga memiliki kesempatan memenangkan hadiah tambahan melalui permainan interaktif di beberapa cabang UOB Indonesia pilihan di empat kota besar – Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. 2 Dengan menghadirkan elemen permainan dalam proses menabung, UOB Savings Weeks mendorong nasabah untuk menabung lebih banyak sekaligus menikmati manfaat langsung dalam perencanaan keuangan mereka.

Cristina Teh Tan, Consumer Banking Director, UOB Indonesia, mengatakan, “Melalui program UOB Savings Weeks, kami mempertegas komitmen untuk membantu nasabah mengamankan masa depan finansial mereka. Kami ingin mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia untuk membangun kebiasaan menabung yang kuat, dan diharapkan

dapat menciptakan ketahanan finansial yang lebih baik serta pertumbuhan kekayaan jangka panjang. Inisiatif ini sejalan dengan misi UOB Indonesia untuk mendukung perjalanan pengelolaan kekayaan nasabah melalui produk dan layanan keuangan inovatif yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan dan preferensi mereka.”

Menurut data terbaru CEIC3, total simpanan masyarakat Indonesia mencapai US$528,7 miliar pada September 2024, meningkat dari US$487,8 miliar pada September 2023. Sebagai bank yang berkomitmen dalam mempromosikan literasi keuangan kepada nasabah dan masyarakat, UOB Indonesia berharap dapat berkontribusi pada tren ini dengan meningkatkan pemahaman finansial masyarakat Indonesia.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
4 jam yang lalu
RUU P2 APBN 2025 Disepakati, Lanjut ke Sidang Paripurna DPR
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan dan seluruh Anggota Banggar DPR RI yang mewakili seluruh fraksi dan Komisi DPR RI atas dukungan selama proses pembahasan.
 
Nasional
4 jam yang lalu
Menkeu Minta Dampak FTA Dipetakan, Industri Berpeluang Diselamatkan
Selain industri yang telah terdampak FTA, Purbaya menekankan pentingnya melihat sektor baru yang belum menjadi kekuatan utama Indonesia, tetapi memiliki prospek pertumbuhan tinggi.
 
Nasional
5 jam yang lalu
Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Keuangan dan Perluas Relasi yang Bermakna
Peserta diperkenalkan pada konsep Perencanaan Finansial Sederhana yang dapat dilakukan melalui tiga langkah, yaitu Adaptasi, Akselerasi, dan Antisipasi.
 
Bisnis
6 jam yang lalu
Riset DBS Ungkap 5 Sektor Indonesia yang Bakal Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Riset Bank DBS Indonesia mengungkap lima sektor strategis yang menghadapi perubahan menuju bisnis berkelanjutan dan berdaya saing kuat.
 
Industri
19/08/2026 19:15 WIB
Career Day 2026 Hadirkan 25 Perusahaan, 75 Lowongan Siap Diperebutkan Anak Muda
Career Day 2026 menghadirkan 25 perusahaan dan 75 lowongan kerja dengan proyeksi serapan 850 tenaga kerja bagi talenta muda Indonesia.
 
Nasional
19/08/2026 19:04 WIB
Bayang-Bayang Semu Reli IHSG: Saham BYAN Dominan, Rupiah Tertekan Global Yields
Kenaikan headline IHSG belakangan ini ternyata tidak mencerminkan perbaikan kondisi pasar modal secara menyeluruh (market breadth).
 
Nasional
19/08/2026 18:03 WIB
Menkeu Tinjau NTT Pascagempa, Kemenkeu Salurkan Bantuan Awal Senilai Rp565,2 Juta
Dalam kunjungannya, Menkeu melihat langsung kondisi pengungsian serta kebutuhan masyarakat terdampak. Sebagai bantuan awal, Kemenkeu Peduli menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana.
Ad Placholder