Endang Muchtar
Jumat, 02 Agustus 2024 - 13:50 WIB

Rapat KSSK sampai Tengah Malam, Sri Mulyani: Stabilitas Sistem Keuangan RI Masih Terjaga

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kantor Pusat Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Jumat (2/8/2024).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kantor Pusat Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Jumat (2/8/2024).
Dummy

ECONOMIC ZONE - Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sekaligus Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Indonesia pada kuartal II tahun 2024 berada dalam posisi yang terjaga di tengah tekanan pasar keuangan global bahkan geopolitik yang masih tinggi.

Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kantor Pusat Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Jumat (2/8/2024).

"Stabilitas sistem keuangan atau sering kita singkat SSK pada triwulan II-2024 tetap terjaga. Di tengah peningkatan ketidakpastian di pasar keuangan global dan juga seiring dengan ketidakpastian ekonomi serta risiko geopolitik yang masih tinggi," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyatakan, ketidakpastian ekonomi global masih tinggi di tengah perekonomian dunia yang melemah. Hal itu sejalan dengan outlook yang dilakukan oleh lembaga-lembaga internasional menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi adalah stabil meskipun di level lemah.

"Laporan yang terbaru dari World Economic Outlook atau WEO pada periode Juli 2024 oleh International Monetary Fund atau IMF memproyeksikan ekonomi global tumbuh 3,2 persen pada tahun 2024," ucap Sri Mulyani.

Bendahara negara itu menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di negara dengan perekonomian terbesar yaitu Amerika Serikat berada di posisi yang resilient terutama didorong oleh permintaan domestik. Sementara ekonomi terbesar kedua yaitu RRT masih belum kuat dengan pertumbuhan triwulan kedua hanya pada tingkat 4,7 persen.

"Jangan lupa RRT mentargetkan pertumbuhan ekonomi dalam negerinya adalah di 5 persen. Ini berarti dibawah dari pertumbuhan yang mereka harapkan. Ini karena permintaan domestik di RRT itu berarti consumption investment masih lemah dan juga kondisi persoalan di sektor property yang masih berlanjut tekanannya," jelasnya.

Adapun KSSK ini meliputi Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Rapat ini dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan masih sangat dinamisnya kondisi perekonomian global dan nasional.

"Karena ketidakpastian geopolitik dalam hal ini, semua teman-teman juga melihat apa yang terjadi di Timur Tengah, kemudian perang di Ukraina masih terus berjalan, dan terutama banyak sekali negara-negara demokrasi besar melakukan pemilihan umum," ucap Sri Mulyani.

"Yang itu berarti memunculkan banyak sekali overheated policy debate, seperti di Amerika Serikat, di Perancis, di Inggris yang baru selesai, dan bahkan mungkin juga di Jerman," imbuhnya.

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
03/11/2026 20:08 WIB
UMKM Binaan Telkom Jaring Peluang Bisnis di 18 Negara melalui TEI 2026
Himpun prospek pembeli, termasuk calon mitra internasional, untuk memperluas akses pasar dan membuka peluang ekspor produk unggulan Indonesia
 
Nasional
03/11/2026 17:03 WIB
Telkom Kian Agresif Garap Pasar Enterprise, Digiserve Jadi Ujung Tombak Penggerak Pertumbuhan Baru
Beroperasi dengan nama badan hukum PT Telkom Solusi Indonesia, Digiserve fokus memperluas peluang bisnis melalui integrasi solusi B2B ICT TelkomGroup
 
Nasional
03/11/2026 14:59 WIB
Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI Indonesia
NeutraDC jajaki peluang pengembangan kapasitas hingga 1 GW di lokasi strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan komputasi digital
 
Nasional
03/11/2026 12:16 WIB
Ekonomi RI Makin Tangguh! Inflasi Terkendali, Ekspor Surplus, Manufaktur Cetak Rekor
Kinerja positif juga terlihat pada sektor manufaktur. Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia meningkat menjadi 54,0 pada Oktober 2026, naik dari 52,4 pada bulan sebelumnya.
 
Nasional
02/11/2026 20:52 WIB
Telkom Akselerasi Adopsi AI di Segmen Enterprise, Kesiapan Data dan Talenta Jadi Kunci Utama
Pemanfaatan kapabilitas AI Telkom Solution yang terintegrasi membuka peluang peningkatan efektivitas operasional dan penciptaan nilai bisnis.
 
Nasional
02/11/2026 15:24 WIB
Kinerja Makin Menguat, Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun melalui Pertumbuhan Empat Segmen Bisnis Utama
Pendapatan meningkat 3,5% YoY, EBITDA tumbuh 2,0% YoY, dan laba bersih normalisasi naik 3,9% YoY.
 
Nasional
02/11/2026 14:02 WIB
Indonesia Fitness Festival x Deddy Corbuzier Tarik Antusiasme Ribuan Pecinta Olahraga
Indonesia Fitness Festival (IFF) x Deddy Corbuzier menarik perhatian ribuan pecinta olahraga dari berbagai kalangan. Festival yang menghadirkan beragam cabang olahraga tersebut menjadi wadah bagi atlet, komunitas kebugaran, pelaku industri olahraga, dan masyarakat umum untuk berinteraksi…
Ad Placholder