RM
Rabu, 09 Oktober 2019 - 16:52 WIB

Tingkatkan Daya Saing Milenial Papua, Indihome Hadirkan Digital Leraning

Menteri BUMN Republik Indonesia Rini M. Soemarno saat peluncuran program IndiHome Digital Learning di Timika pada Selasa (8/10).Foto/Dok-Telkom/ECONOMICZONE
Menteri BUMN Republik Indonesia Rini M. Soemarno saat peluncuran program IndiHome Digital Learning di Timika pada Selasa (8/10).Foto/Dok-Telkom/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONEJakarta, 8 Oktober 2019 – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung program Pemerintah dalam pemerataan pendidikan di Indonesia, khususnya bagi milenial Papua. Sebagai wujud komitmen tersebut, Menteri BUMN Republik Indonesia Rini M. Soemarno didampingi Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dan Direktur Consumer Service Siti Choiriana meluncurkan program IndiHome Digital Learning di Timika pada Selasa (8/10). Melalui program IndiHome Digital Learning Papua, Telkom menyuguhkan pendidikan formal dan informal guna meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing masyarakat Papua.

Menteri BUMN Republik Indonesia Rini M. Soemarno mengapresiasi program IndiHome Digital Learning yang diinisiasi Telkom. “Sekarang anak-anak Papua dapat belajar melalui aplikasi digital IndiHome, mengakses beragam pelajaran dari SD sampai SMA yang setara dengan standar yang ditetapkan Kementerian Pendidikan. IDL Papua di Timika ini merupakan pilot project, semoga ke depannya bisa dilanjutkan di kota-kota lain dengan lebih baik lagi. Terima kasih kepada BUMN yang mendukung Pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Mari kita bahu membahu saling membantu membuat Papua menjadi surga kecil kembali,” ungkap Rini.

Sementara itu, Direktur Utama Ririek Adriansyah mengatakan bahwa program IndiHome Digital Learning Papua ini merupakan salah satu wujud nyata kehadiran Telkom di tengah-tengah masyarakat untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa. “Sudah saatnya generasi muda Indonesia, khususnya di Papua dapat bersaing dan berjaya tak hanya di panggung domestik tapi hingga mancanegara. Telkom terus berkomitmen mendukung hal tersebut melalui penyediaan infrastruktur dan layanan terbaik menghadirkan konektivitas merata di seluruh Indonesia,” jelas Ririek.

IndiHome Digital Learning Papua memiliki berbagai macam materi khusus bagi milenial Papua yang dapat diakses melalui aplikasi IndiHome Study atau melalui www.indihomestudy.com untuk edukasi formal. IndiHome Study ini kaya akan materi dari beberapa mata pelajaran yang ada di Ujian Nasional, serta dilengkapi buku digital untuk guru dan murid. Sementara itu untuk materi pendidikan non-formal diperoleh melalui IndiHome TV dengan tayangan program-program pembelajaran yang dapat dinikmati pada channel khusus untuk wilayah Papua, yaitu Ruang Trampil. Di dalam channel Ruang Trampil, terdapat beragam program di antaranya Ruang Musik, Ruang Fashion, Ruang Kreatif dan Belajar Yuk.

Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana mengatakan bahwa IndiHome Digital Learning yang dibuat khusus untuk masyarakat Papua merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Telkom dalam membangun pendidikan dan mempercepat proses belajar mengajar masyarakat Papua dengan digital. “Pendidikan formal dan informal ini sifatnya berkelanjutan yang dapat diakses melalui aplikasi IndiHome Study dan channel-channel edukatif yang tersedia di IndiHome TV. Program ini tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan pendidikan saja, namun Telkom juga berharap dapat membantu peningkatan ekonomi keluarga Papua,” jelas Siti Choiriana.

Melalui program ini, Telkom mengajak kurang lebih 200 masyarakat Papua yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengikuti kelas edukasi digital yang akan dipandu oleh karyawan Telkom wilayah Papua. Tidak hanya itu, Telkom juga memberikan bantuan sebesar 650 juta rupiah yang akan digunakan untuk beasiswa, perbaikan perangkat digital learning sekolah, serta 1000 voucher IndiHome Study yang dapat digunakan secara gratis selama 3 bulan untuk para peserta. 

IndiHome merupakan salah satu produk unggulan TelkomGroup dalam bentuk layanan terintegrasi paket triple-play yang meliputi layanan komunikasi, data dan hiburan seperti telepon rumah, internet (Internet fiber atau Internet Kecepatan Tinggi) dan layanan televisi interaktif dengan IPTV teknologi (UseeTV). IndiHome juga dilengkapi dengan berbagai layanan tambahan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan seperti Telepon Mania, wifi.id seamless, TrenMicro Antivirus, IndiHome View (kamera pengintai online) dan banyak lagi.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
20/06/2026 14:19 WIB
BCA Syariah Hadirkan ‘Rumah Sahabat’, Bawa Pengalaman Perbankan Syariah Lebih Dekat ke Masyarakat
Rumah ini merupakan sebuah immersive exhibition yang bertujuan mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah masyarakat melalui kombinasi edukasi, hiburan, dan kajian tentang keberkahan hidup.
 
Bisnis
19/06/2026 23:09 WIB
Kinerja Amar Bank Melonjak, Kredit Tumbuh 30% dan Aset Tembus Rp6,9 Triliun
Amar Bank catat laba Rp71 miliar dan tumbuh kuat di segmen UMKM serta ritel pada kuartal I 2026.
 
Nasional
19/06/2026 20:25 WIB
OJK Setujui Perluasan Wilayah Usaha Nasional Bagi Dua Perusahaan Pergadaian
Sebelumnya, OJK juga telah memberikan persetujuan perubahan lingkup wilayah usaha nasional kepada PT Gadai Mas Nusantara yang berkedudukan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
 
Nasional
19/06/2026 18:25 WIB
InJourney  Tahun Ini Akan Merombak Bandara Minangkabau Dari Empat Lainnya Untuk Meningkatkan Kualitas
Keempat bandara yang tengah dalam masa pengembangan antara lain Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Minangkabau Padang dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang.
 
Nasional
19/06/2026 17:56 WIB
Kemenperin Mendukung Penuh Kesiapan AMDK Memberlakukan SNI
Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan teknis kepada pelaku industri, penguatan pemanfaatan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), serta peningkatan sinergi dengan asosiasi industri di daerah.
 
Nasional
19/06/2026 16:54 WIB
Produsen Tahu-Tempe Keluhkan Subsidi Kedelai Yang Masih Tergantung Dari Impor
Mengutip situs resmi Kementerian Pertanian (Kementan), kebutuhan kedelai nasional tahun 2026 diproyeksikan mencapai 2,7 juta ton. Sekitar 95 persen atau 2,6 juta ton harus dipenuhi dari impor.
 
Nasional
19/06/2026 16:06 WIB
Akibat Gangguan Pasokan, PLN Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa
Dalam pengumuman resminya, PLN menyebut pengurangan beban dilakukan karena adanya penurunan kapasitas suplai listrik yang berasal dari kendala teknis pada pembangkit.
Telkomsel