ECONOMIC ZONE - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018. Dalam RUPST tersebut, perseroan menyetujui pembagian dividen sebesar Rp133.280.528.000 atau Rp13,924 perlembar saham. Dividen tersebut berasal dari alokasi 30% dari Laba Bersih 2018 sebesar Rp444.249.373.293.
"Berdasarkan Laporan Keuangan (Audited) per tanggal 31 Desember 2018, WEGE meraih pertumbuhan laba mencapai Rp444,50 miliar di akhir tahun 2018 atau naik 50,30% dibandingkan realisasi laba bersih di tahun 2017. Pencapaian laba tersebut melampaui target laba (RKAP) tahun 2018 sebesar Rp 425,70 miliar," kata Direktur Keuangan WEGE, Abiprayadi Riyanto di Jakarta, Kamis (21/3).
Peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh pertumbuhan pendapatan (tidak termasuk proyek kerjasama operasi/KSO) di tahun 2018, yaitu mencapai Rp5,82 triliun atau naik 49,32% dari realisasi pendapatan tahun 2017 sebesar Rp3,90 triliun. Pertumbuhan laba tersebut berasal dari pendapatan yang didapat dari pemerintah sebesar 25%, BUMN dan anak BUMN sebesar 21% dan sisanya dari swasta.

“Porsi pemerintah di tahun 2018 mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 267% dari tahun 2017, serta porsi BUMN dan anak BUMN juga mengalami kenaikan sebesar 411% dari tahun 2017, ini menunjukkan bahwa pasar WEGE di sektor pemerintah serta BUMN dan anak BUMN sekarang lebih besar,” tambahnya.
Adapun, kas dan setara kas per 31 Desember 2018 sebesar Rp1,77 triliun, total ekuitas senilai Rp2,14 triliun naik 24% dari realisasi tahun 2017 dan total aset sebesar Rp5,89 triliun naik28% dari realisasi tahun 2017. Sementara itu terkait cash flow perusahaan per 31 Desember 2018, WEGE membukukan arus kas dari aktivitas operasi mencapai Rp878,80 miliar atau meningkat 38,10% dari realisasi tahun 2017 sebesar Rp636,37 miliar. Arus kas positif ini berasal dari pencairan piutang serta pembayaran uang muka dari pelanggan.
"Untuk Capex 2018, WEGE telah merealisasikan sebesar Rp152,9 miliar atau 23 % dari total dana Capex yang dialokasikan tahun 2018 sebesar Rp667 miliar. Dari pertumbuhan revenue dan laba bersih yang signifikan, arus kas operasi perusahaan yang positif serta ROE sebesar 20,8% mencerminkan fundamental WEGE yang sehat dan tumbuh,” jelasnya.
Komentar