JAT
Senin, 03 Desember 2018 - 10:28 WIB

Capitol Nusantara Incar Dua Kontrak Baru

RUPST Capitol Nusantara Indonesia.Foto/JAT/ECONOMICZONE
RUPST Capitol Nusantara Indonesia.Foto/JAT/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jakarta-PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk mengaku bahwa pihaknya tengah mengincar beberapa kontrak baru. Pasalnya kontrak baru yang tengah diincar oleh emiten pelayaran berkode saham CANI ini memiliki tenor yang cukup lama hingga 1 tahun. 

"Kami tengah menjajaki setidaknya dua kontrak baru baik dari swasta maupun pemerintah. Mudah mudahan kontrak ini bisa kami dapatkan di semester pertama tahun depan,"kata Jansen Warokka, Direktur CANI, dalam paparan publiknya, di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Jika kontrak baru tersebut tembus, Jansen berharap, dapat mendongkrak pendapatan CANI di tahun 2019. Namun sayangnya Jansen belum membeberkan berapa besar nilai kontrak pelayaran yang sedang diincarnya tersebut. 

Dalam kesempatan yang sama, Riduwan Kosasih, Sekretaris Perusahaan CANI  mengaku kalau pihaknya tahun ini dan tahun depan masih akan menghadapi tantangan besar, mulai dari industrinya maupun ketidakpastian makro ekonomi. Akan tetapi, CANI masih akan tetap optimis kinerja tahun 2019 akan lebih baik dari tahun sebelumnya. 

"Kami optimis pendapatan tahun depan bisa meningkat 10% hingga 12%. Seiring dengan meningkatnya pendapatan, diharapkan rugi perusahaan juga bakal menyusut nantinya,"tegas Riduwan. 

Selain itu kata Riduwan, perusahaan akan terus berupaya mengurangi kerugian yang diderita. Salah satunya dengan cara mengurangi beban operasional serta menjual kapal - kapal yang dinilai tidak produktif.

"Tahun depan kita tidak anggarkan belanja modal, justru mengurangi atau menjual kapal. Kalau tahun lalu, kami berhasil menjual 5 kapal yang tidak produktif,"ucapnya.

Sebagai informasi, di sepanjang tahun buku Juni 2017 hingga Juni 2018, CANI telah melepas 5 unit kapal baik jenis barge maupun thug boat. Dengan demikian, perusahaan saat ini memiliki 58 unit kapal yang kebanyakan difungsikan untuk mengangkut batubara dan migas.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
24 jam yang lalu
Mantan Kepala BGN Dadan Hidayana Resmi Ditahan Kejaksaan Agung
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Dadan Hindayana maupun materi pemeriksaan yang dijalani.
 
Nasional
03/06/2026 15:51 WIB
Grup Lippo (MPPA) Pastikan Tak Ada Gerai Tutup Akibat Koperasi Merah Putih
MPPA juga menegaskan belum menemukan dampak material terhadap wilayah operasional maupun kinerja gerainya akibat kehadiran KDMP.
 
Nasional
03/06/2026 15:15 WIB
Pefindo Tarik Peringkat Utang BRI (BBRI) idA1+.
Seiring dengan pelunasan penuh atas instrumen tersebut, PEFINDO resmi menarik peringkat idA1+ yang sebelumnya disematkan pada Surat Berharga Komersial Berkelanjutan I BRI Tahun 2025 Tahap I Seri C.
 
Nasional
03/06/2026 14:32 WIB
Biaya Material Bangunan Melonjak Pasokan Rumah Subsidi Berpotensi Terancam
Kenaikan harga besi, baja, dan bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembang menyuarakan usulan agar pemerintah mengerek harga rumah subsidi yang dinilai sudah tidak relevan.
 
Nasional
03/06/2026 13:51 WIB
Antisipasi Inflasi Tahunan Capai 0,28% pada Mei 2026
Tekanan inflasi yang tercatat dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan itu tercatat lebih tinggi dibanding kondisi April 2026 yang mengalami inflasi 0,13% mtm.
 
Nasional
03/06/2026 13:33 WIB
Realisasi Lifting Minyak Baru Sentuh 576 Ribu Barel per 31 Mei 2026 Jauh dari Target APBN
Untuk mencapai target 610 ribu minyak barel per hari pada 2026, SKK Migas mendorong, strategi Triple 100 dan Filling The Gap.
 
Industri
31/05/2026 18:47 WIB
Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Apresiasi Teknisi lewat Insentif Khusus
Memasuki satu tahun AC Nusantara Prestige, DAIKIN beri insentif Rp50-100 ribu per instalasi. Gandeng 9 asosiasi teknisi nasional-daerah.
Telkomsel