RM
Rabu, 23 Juni 2021 - 20:56 WIB

BSI Fasilitasi Produk dan Layanan Perbankan Syariah untuk MUI

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sebagai bank syariah terbesar di Indonesia melakukan penandatanganan kerjasama strategis dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pemanfaatan layanan produk dan jasa keuangan syariah di Indonesia. Kerjasama ini akan menjadikan BSI sebagai rekanan strategis MUI dalam hal literasi, pendanaan dan pembiayaan syariah, serta fasilitas produk digital BSI. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi dan Ketua Umum MUI KH. Miftachul Akhyar di Kantor Pusat MUI, Jakarta.

“Kami berharap sinergi ini dapat menjadi energi baru bagi ekonomi Indonesia, serta mampu memberikan akses pertumbuhan ekonomi syariah. Kedepannya, kerjasama ini dapat ditingkatkan lebih spesifik terkait pembiayaan, edukasi keuangan syariah, serta kerja sama lainnya yang mendorong potensi ekonomi syariah dan industri halal yang lebih berkembang sehingga bisa memberikan kemaslahatan bagi umat secara berkelanjutan,” ujar Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi di Jakarta, Rabu (23/6).

Sebagai lembaga yang mewadahi ulama, zu’ama, dan cendekiawan Islam di Indonesia, diharapkan kerjasama ini dapat turut mendukung peran MUI dalam mengembangkan program keumatan. Turut hadir dalam penandatanganan tersebut Sekjen MUI H. Amirsyah Tambunan, Wasekjen MUI Azrul Tanjung, Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI H. Nuruzzaman serta direksi Bank Syariah Indonesia.

Saat ini Bank Syariah Indonesia selain sedang melaksanakan program integrasi sistem operasional dan layanan juga tengah gencar melakukan aksi kerjasama strategis untuk mewujudkan visi menjadi Top 10 bank syariah di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar dalam waktu 5 tahun. BSI berkomitmen secara terus menerus dan berkesinambungan melakukan transformasi dan inovasi agar dapat bersaing di industri perbankan syariah dalam skala nasional dan global khususnya dalam transformasi digital. Transformasi digital dilakukan melalui pengembangan fitur BSI Mobile seperti pembukaan rekening via online, tabungan emas, maupun memberikan layanan/ fitur khas syariah seperti pembayaran ZISWAF.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
1 jam yang lalu
Bank Jakarta–Persija "United for Jakarta": Dari Sponsorship Menuju Strategic Partnership
Bank Jakarta memperkuat kolaborasinya dengan Persija Jakarta sebagai Official Partner dalam mengarungi musim kompetisi 2026–2027
 
Nasional
07/08/2026 23:36 WIB
Telkomsel Dorong Pertumbuhan Ekosistem Kreator AI Indonesia melalui AI Cinefest 2026
Capaian tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap pemanfaatan AI untuk berkarya sekaligus mengindikasikan tumbuhnya komunitas kreator AI di Indonesia.
 
Nasional
07/08/2026 18:03 WIB
Sektor Garmen Indonesia Berpeluang Raih Tambahan Ekspor US$2 Miliar
Laporan ini menawarkan perspektif baru terhadap daya saing industri garmen Indonesia,
 
Nasional
07/08/2026 17:04 WIB
CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Integrasikan Investasi Saham ke OCTO Mobile
Kehadiran fitur investasi saham ini melengkapi instrumen pengelolaan kekayaan yang telah tersedia sebelumnya di OCTO, seperti reksa dana, obligasi (SBN Ritel dan obligasi sekunder), hingga jual beli emas.
 
Nasional
06/08/2026 17:57 WIB
Kuatkan Kolaborasi Ekosistem, AAJI Dorong Langkah Nyata Lewat KAPJ
Melalui penguatan ekosistem tersebut, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pembiayaan kesehatan dengan berkontribusi dalam penurunan out of pocket (OOP) belanja kesehatan nasional.
 
Nasional
06/08/2026 15:32 WIB
CIMB Niaga Syariah Dukung Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di UNIDA Gontor
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah, optimalisasi pemanfaatanlayanan transaksi digital, serta dukungan terhadap pengembangan UMKM dan unit usaha di lingkungan UNIDA Gontor.
 
Nasional
06/08/2026 14:51 WIB
OJK: Industri Perbankan Syariah 2025 Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.000 Triliun
OJK menjelaskan bahwa Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) masih menjadi penggerak utama industri dengan kontribusi lebih dari 90 persen terhadap total aset perbankan syariah nasional.
Ad Placholder